Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SUP JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus Ostreatus) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL SUBJEK OBESITAS Afiah, Afiah; Rahayuningsih, Hesti Murwani
Journal of Nutrition College Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.941 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i4.6828

Abstract

LatarBelakang : Obesitas terutama obesitas sentral berhubungan dengan meningkatnya kolesterol LDL (low density lipoprotein), VLDL (very low density lipoprotein) dan trigliserida; dan penurunan kolesterol HDL (high density lipoprotein). Hiperkolesterolemia merupakan gangguan metabolik lipoprotein yang ditandai dengan tingginya kadar LDL dan kolesterol merupakan faktor yang mendorong terjadinya jantung koroner dan sindroma metabolik. Jamur tiram putih mengandung serat pangan beta glukan yang memiliki sifat hipokolesterolemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sup jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) terhadap kadar kolesterol total pada subjek obesitas.Metode :Jenis penelitian adalah pre experiment dengan rancangan one group pre test – post test. Subjek adalah 15 pria dan wanita obesitas dengan kadar kolesterol total 200-239 mg/dl. Subjek mendapat 1,21 g/kgbb/hari jamur tiram putih dalam bentuk sup jamur tiram putih selama 21 hari. Analisis kadar kolesterol total menggunakan metode CHOD-PAP, darah diambil setelah subjek berpuasa selama 10 jam. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisis statistic menggunakan uji wilcoxon.Hasil : Nilai tengah kadar kolesterol total subjek sebelum intervensi yaitu 226 mg/dl. Nilai tengah kadar kolesterol total setelah intervensi yaitu 189 mg/dl. Konsumsi sup jamur tiram putih dengan dosis1,21 g/kgbb/hari selama 21 hari secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total  (p=0,001). Kesimpulan : Konsumsi sup jamur tiram putih berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total pada subjek obesitas.
OLAHAN DAUN PANDAN DURI (PANDANUS TECTORIUS) MENJADI TIKAR DI KABUPATEN KAMPAR Aprilla, Nia; Viora, Dwi; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.656 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5310

Abstract

Abstrak: Daun pandan duri (Pandanus Tectorius) adalah sejenis tanaman yang biasa ditemui disekitar kita. Daun pandan duri ini tumbuh pada rentang ketinggian antara 0–610 m dpl di seluruh pantai dan pulau di kawasan Asia Selatan dan Timur sampai ke Polinesia. Tanaman ini sekarang mulai dilupakan oleh masyarakat dan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Padahal daun pandan duri ini bisa diolah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi dan tentunya akan menambah pendapatan masyarakat. Daun pandan duri bisa diolah menjadi anyaman tikar. Tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang membuat kerajinan olahan pandan duri menjadi tikar dan olahan kerajinan anyaman produk dnegan desain-desain baru yang lebih beragam, meningkatkan pendampingan mitra dengan produk-produk kerajinan anyaman dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas kerajinan. Menigkatakn mitra dalam pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana memanfaatkan media-media sosial yang ada untuk kegiatan e-marketing.Abstract: Pandan thorn leaf (Pandanus tectorius) is a type of plant that is commonly found around us. This thorny pandan leaf grows at an altitude range between 0–610 m above sea level on all coasts and islands in the South and East Asia region to Polynesia. This plant is now starting to be forgotten by the community and is not used properly by the community. Even though this thorny pandan leaf can be processed into handicrafts that have a high selling value and will certainly increase people's income. Pandan thorn leaves can be processed into woven mats. The goal is to provide knowledge and skills about making processed pandanus thorns crafts into mats and processed woven craft products with new and more diverse designs, increasing partner assistance with woven craft products by paying attention to the quality and quantity of handicrafts. Increase partners in a better understanding of how to utilize existing social media for e-marketing activities.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA, ASUPAN FE, DAN VITAMIN A DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURNAMA Yulistiawati, Dewi; Afrinis, Nur; Afiah, Afiah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v2i4.22410

Abstract

Kehamilan merupakan salah satu kondisi fisiologis yang terjadi akibat pembuahan sel telur yang dibuahi oleh sel sperma. Masalah gizi yang terjadi pada masa kehamilan adalah anemia kekurangan sel darah merah atau anemia. Anemia pada ibu hamil terjadi ditandai dengan kadar haemoglobin < 11,0 g/dL. Faktor yang dapat mempengaruhi anemia pada ibu hamil adalah rendahnya pengetahuan tentang gizi, asupan zat gizi terutama zat besi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang anemia, asupan Fe dan asupan vitamin A dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 15 Maret s/d 30 April 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang tercatat dalam register ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Purnama periode Januari s.d Maret 2023 berjumlah 295 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu sebanyak 170 responden. Pengumpulan data yaitu berupa kuisioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat 170 responden, 69 responden anemia, 64 responden tingkat pengetahuan kurang, 130 responden asupan Fe kurang dan 136 responden asupan vitamin A kurang. Hasil uji statistik didapat p value= 0,000 artinya ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia, p value= 0,006 artinya ada hubungan asupan Fe dengan kejadian anemia, dan p value= 0,762 artinya tidak ada hubungan asupan vitamin A dengan kejadian anemia. Diharapkan bagi Puskesmas Purnama agar terus meningkatkan layanan edukasi gizi bagi ibu hamil agar kejadian anemia pada ibu hamil dapat dicegah.
HUBUNGAN PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT PADA PEREMPUAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG Maharani, Denissa; Afiah, Afiah; Lubis, Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Perilaku Picky Eater Dengan Status Gizi Pada Anak Prasekolah Erlinawati, Erlinawati; Wati, Wati; Afiah, Afiah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.28489

Abstract

Status gizi dapat pula diartikan sebagai gambaran kondisi fisik seseorang sebagai refleksi dari keseimbangan energi yang masuk dan yang dikeluarkan oleh tubuh yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Salah satu yang mempengaruhi status gizi yaitu faktor konsumsi makanan seperti kebiasaan anak untuk melakukan pilih-pilih makanan dengan jenis-jenis tertentu serta melakukan penolakan makanan yang disebut picky eater. Kurang optimalnya asupan gizi maka akan menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan kerja dan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku Picky eater dengan status gizi pada anak usia prasekolah di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan rancangan crossectional. Populasinya yaitu anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun Ajaran 2019/2020 yaitu sebanyak 46 orang dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang. Berdasarkan hasil uji statistik dengan chi square, maka diperoleh nilai p-value untuk variabel pendidikan 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan perilaku picky eater terhadap status gizi pada anak usia prasekolah di TK Trisula Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan para orang tua untuk dapat lebih aktif untuk menangani masalah dalam pemberian makan terhadap anak.
HUBUNGAN PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT PADA PEREMPUAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG Maharani, Denissa; Afiah, Afiah; Lubis, Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Gangguan Tidur gengan Sleep Hygiene pada Anak Sekolah Dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau Ramadhani, Revany Nur; Afiah, Afiah; Indrawati, Iin
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.144

Abstract

Gangguan tidur merupakan kondisi yang ditandai dengan jumlah, kualitas, atau waktu tidur. Dampak gangguan tidur adalah gangguan belajar, memori, perilaku. Sleep hygiene adalah sebuah terapi non- farmakologis untuk masalah gangguan tidur yang memaparkan pembentukan rutinitas tidur, pola tidur yang baik dan tidur secara berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Mei 2024 jumlah sampel 60 orang yang diperoleh menggunakan total sampling. Teknik mengmpulkan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil uji fisher’s exast test menunjukkan ada hubungan antara gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Dengan diadakan penelitian ini diharapkan kepada penderita gangguan tidur dan sleep hygiene yang buruk agar dapat memperbaiki waktu tidur dan dapat tidur dengan lingkungan kondisi tempat tidur yang nyaman.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III NY. H G2 P1 A0 H1 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) NELLY SURYANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK Ridhatullah, Rahmi Yanda; Afiah, Afiah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.028 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i4.7519

Abstract

Kehamilan trimester tiga merupakan trimester akhir kehamilan, pada periode ini pertumbuhan janin dalam rentang waktu 29-40 minggu dimana periode ini adalah waktu untuk mempersiapkan persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester tiga di PMB Nelly Suryani wilayah kerja puskesmas Kuok tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan studi kasus, subjek penelitian dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester tiga. Data dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara langsung pada ibu hamil, keluarga responden dan pemeriksaan fisik. Pada hari pertama sampai hari keempat dilakukan penatalaksanaan sesuai dengan permasalahan yang dikeluhkan. Saran asuhan kebidanan yang dilakukan dapat terlaksana secara efektif dan dapat mengatasi masalah subjek penelitian serta diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan yang lebih dan keterampilan dengan perkembangan zaman yang semakin maju serta meningkatkan mutu asuhan kebidanan yang diberikan kepada pasien langsung dalam asuhan kebidanan kehamilan trimester tiga secara komprehensif.
Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian ISPA pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Tahun 2022: Formula Milk, ISPA, Babies Aged 6-12 Months Nur Elza Syafira; Apriyanti, Fitri; Afiah, Afiah
Evidence Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v4i1.41819

Abstract

Infants who are given formula milk after 6 months are at lower risk of developing ISPA than infants who are given formula milk before the age of 6 months. This is because infants who are given formula milk from the start have weaker immunity than infants who are given breast milk because infants who are not given breast milk do not get complete nutrition so that infants are more susceptible to disease. The purpose of this study was to determine the relationship between giving formula milk and the incidence of ISPA in infants aged 6-12 months in Tarai Bangun village, Tambang Health Center working area in 2022. The population of this study was all mothers who had infants aged 6-12 months totaling 45 infants with a case sampling technique using total sampling. The measuring instrument used was a questionnaire. The analysis used was univariate and bivariate with the chi square test. Based on the results of the study, out of 45 mothers who had infants aged 6-12 months, most of them gave formula milk to their children, as many as 31 people (68.9%) and there was no ISPA as many as 26 people (57.8%). The statistical test results showed a p value = 0.002 (≤ 0.05), which means that there is a relationship between giving formula milk and the incidence of ISPA in infants aged 6-12 months in Tarai Bangun village, Tambang Health Center work area in 2022. It is hoped that the results of this study can be used as input for respondents to provide exclusive breastfeeding to infants aged 0-6 months without being influenced by the promotion of existing formula milk
Hubungan Asupan Energi, Protein, Lemak dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Underweight pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Purnama Kumala, Hera; Afrinis, Nur; Afiah, Afiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah gizi yang terjadi pada anak balita adalah underweight. Underweight merupakan masalah gizi yang ditandai dengan indikator status gizi BB/U < - 2 SD. Penyebab langsung terjadinya underweight diakibatkan asupan gizi yang tidak adekuat serta adanya infeksi yang tidak diobati. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, protein, lemak dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 Maret-29 April 2023 dengan jumlah sampel 279 ibu dan balita usia 24-59 bulan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh 68 responden mengalami underweight, 155 responden memiliki asupan energi kurang, 144 responden memiliki asupan protein kurang, 184 responden memiliki asupan lemak cukup dan 155 responden memiliki riwayat penyakit infeksi. Hasil uji Chi-square ada hubungan antara asupan energi dengan kejadian underweight (p value = 0,006), ada hubungan antara asupan protein dengan kejadian underweight (p value = 0,038), ada hubungan antara asupan lemak dengan kejadian underweight (p value = 0,000) dan ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight (p value = 0,023). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi, protein, lemak dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight pada Balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Diharapkan agar Puskesmas Purnama terus mengupayakan pencegahan kejadian underweight dengan memberikan penyuluhan serta konseling bagi ibu balita tentang gizi dan kesehatan.