Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sentiment analysis of public opinion on public housing savings policy (Tapera) on social media “X” Thufailah, Karina Khansa; Albianazwa, Biyan Mahesa; Ahsanti, Deliana Maulida
Tamalanrea: Journal of Government and Development (JGD) Vol. 1 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Department of Government Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69816/jgd.v1i2.35841

Abstract

This study aims to analyze public sentiment towards the People's Housing Savings (TAPERA) policy on social media platform X (formerly Twitter). Responses to the Tapera policy can reflect the level of public trust in the government and the agency that manages Tapera. Sentiment analysis can provide an overview of this trust. This study uses a quantitative method with sentiment analysis techniques to measure public reactions based on comments on platform X. Data were collected from several comments related to the TAPERA policy and analyzed using the confusion matrix validation technique to ensure the accuracy of the results. The results showed that more than 90% of public sentiment towards the TAPERA policy was negative. This negative sentiment was mostly triggered by public concerns about salary cuts that were considered burdensome and low trust in the government's ability to manage the funds in a transparent and accountable manner. These findings emphasize the importance of transparency, effective communication, and public participation in the formulation of public policy. These findings are expected to provide insight for stakeholders in formulating policies that are more responsive to the needs and aspirations of the community.
Evaluasi Penerimaan Publik Terhadap Kebijakan Labelisasi Stiker Keluarga Miskin di Kabupaten Kepahiang Melalui Analisis Sentimen dan Social Judgement Theory Albianazwa, Biyan Mahesa; Hutama, Ferdian Al Ghifari Ganda; Ukasyah, Holis; Winata, Hilma Mutiara
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.679

Abstract

Kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” di Kabupaten Kepahiang diterapkan sebagai instrumen verifikasi penerima bantuan sosial agar penyaluran lebih tepat sasaran. Meskipun secara administratif dinilai efektif, kebijakan ini memunculkan fenomena masalah berupa perdebatan publik karena dianggap berpotensi menimbulkan stigma sosial dan merendahkan martabat penerima bantuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan publik terhadap kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” melalui analisis sentimen dan pemetaan sikap menggunakan Social Judgment Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari 7.576 komentar pengguna Instagram pada akun @kemensosri, @cretivox, dan @geraldvincent yang dikumpulkan melalui teknik crawling, kemudian dianalisis melalui tahapan pre-processing, klasifikasi sentimen, serta pemetaan ke dalam dimensi latitude of acceptance, latitude of non-commitment, dan latitude of rejection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi respons publik dengan persentase lebih dari 50% pada seluruh akun, sementara sentimen positif dan netral berada pada proporsi yang lebih kecil. Pemetaan menggunakan Social Judgment Theory mengungkapkan bahwa mayoritas publik menempatkan kebijakan ini pada latitude of rejection, yang menandakan adanya ketidaksesuaian antara tujuan administratif kebijakan dan nilai sosial masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan publik terhadap kebijakan labelisasi stiker “Keluarga Miskin” di Kabupaten Kepahiang masih tergolong rendah, sehingga efektivitas kebijakan tidak hanya bergantung pada keberhasilan verifikasi data, tetapi juga pada sensitivitas sosial dan strategi komunikasi kebijakan yang lebih inklusif dan non-stigmatis.