Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Pencegahan dan Penilaian Risiko Strok Berbasis Aplikasi Web di Desa Karang Duren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Ernanda, Shelby Amrus
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2024.004.02.54

Abstract

Strok merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia yang dapat diprediksi dan dicegah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang risiko strok. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan aplikasi berbasis web bernama Sinarsis untuk penilaian risiko strok secara mandiri. Pengabdi melakukan edukasi tentang mengenali dan menangani strok di kondisi pra-rumah sakit dan cara membawa pasien ke rumah sakit kepada masyarakat Desa Karangduren pada tanggal 14 Oktober 2023. Selain itu, juga dilakukan pemaparan tentang aplikasi berbasis web yang dapat membantu menilai risiko strok. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini. Pre-test dan post-test digunakan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kuesioner digunakan untuk menilai persepsi peserta tentang kegiatan dan menilai penerimaan masyarakat terhadap aplikasi yang diperkenalkan. Aplikasi berbasis web yang disosialisasikan berdasar pada Stroke Risk Score Card yang dikeluarkan oleh National Stroke Association atau saat ini dikenal sebagai American Stroke Association. Terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test terhadap 14% peserta. Ditemukan bahwa 60% peserta sangat setuju dan 40% setuju bahwa kegiatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat umum. Selain itu, seluruh peserta kegiatan telah mencoba menggunakan aplikasi Sinarsis menggunakan Web App. Sebanyak 94% peserta berencana menggunakan aplikasi ini dalam kegiatan promosi kesehatan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin di Desa Karang Duren. Aplikasi Sinarsis ini dapat digunakan oleh masyarakat yang lebih luas di berbagai lokasi.
Edukasi Pencegahan dan Penilaian Risiko Strok Berbasis Aplikasi Web di Desa Karang Duren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Ernanda, Shelby Amrus
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2024.004.02.54

Abstract

Strok merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia yang dapat diprediksi dan dicegah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang risiko strok. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan aplikasi berbasis web bernama Sinarsis untuk penilaian risiko strok secara mandiri. Pengabdi melakukan edukasi tentang mengenali dan menangani strok di kondisi pra-rumah sakit dan cara membawa pasien ke rumah sakit kepada masyarakat Desa Karangduren pada tanggal 14 Oktober 2023. Selain itu, juga dilakukan pemaparan tentang aplikasi berbasis web yang dapat membantu menilai risiko strok. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini. Pre-test dan post-test digunakan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kuesioner digunakan untuk menilai persepsi peserta tentang kegiatan dan menilai penerimaan masyarakat terhadap aplikasi yang diperkenalkan. Aplikasi berbasis web yang disosialisasikan berdasar pada Stroke Risk Score Card yang dikeluarkan oleh National Stroke Association atau saat ini dikenal sebagai American Stroke Association. Terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test terhadap 14% peserta. Ditemukan bahwa 60% peserta sangat setuju dan 40% setuju bahwa kegiatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat umum. Selain itu, seluruh peserta kegiatan telah mencoba menggunakan aplikasi Sinarsis menggunakan Web App. Sebanyak 94% peserta berencana menggunakan aplikasi ini dalam kegiatan promosi kesehatan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin di Desa Karang Duren. Aplikasi Sinarsis ini dapat digunakan oleh masyarakat yang lebih luas di berbagai lokasi.
ANALYSIS OF INDONESIAN NATIONAL DATA FOR RELATIONSHIP BETWEEN PREVALENCE OF HYPERTENSION, PHYSICAL ACTIVITY, AND HIGH-RISK FOOD CONSUMPTION WITH STROKE PREVALENCE Haq, Nabiila Ala Qoonita Najma; Ernanda, Shelby Amrus; Marhaendraputro, Eko Arisetijono
Journal of Pain, Headache and Vertigo Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : PERDOSNI (Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia Cabang Malang) - Indonesian Neurological Association Branch of Malang cooperated with Neurology Residency Program, Faculty of Medicine Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

physical activity, and high-risk food consumption. This study aimed to analyze the relationship between these risk factors and stroke prevalence across Indonesia, using data from the Indonesian Health Survey covering 514 districts/cities in 38 provinces. The analysis focused on hypertension prevalence, physical activity levels, and dietary habits (particularly high salt intake). Spearman correlation results showed a significant association between hypertension and stroke prevalence (P < 0.001, r² = 0.451). In contrast, no significant association was found between low physical activity and stroke (P = 0.161, r² = 0.05), nor between high salt intake and stroke (P = 0.110, r² = 0.06). In conclusion, the study confirms that hypertension is significantly associated with an increased risk of stroke in Indonesia, emphasizing the need for interventions targeting hypertension to reduce stroke cases nationwide. While low physical activity and risky dietary habits did not show strong associations with stroke prevalence, these factors still warrant attention.
EARLY FLUID THERAPY IN NEUROCRITICAL CARE: DIAGNOSIS-SPECIFIC MORTALITY PATTERNS FROM AN OPEN DATASET ANALYSIS Firdaus, Indy Zahrotul; Sitepu, Imanuel Suranta Pemerana; Putri, Syarellia Syafira; Ferdian, Farrel Rafif; Ernanda, Shelby Amrus; Rakhmatiar, Rodhiyan
MNJ (Malang Neurology Journal) Vol. 12 No. 1 (2026): January
Publisher : PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia Cabang Malang) - Indonesian Neurological Association Branch of Malang cooperated with Neurology Residency Program, Faculty of Medicine Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mnj.2026.012.01.13

Abstract

Background: Neurocritical conditions such as traumatic brain injury, stroke, and brain tumor contribute significantly to mortality. Fluid balance is a key determinant of outcome, as overload can exacerbate brain edema and intracranial hypertension. However, diagnosis-specific evidence remains limited. Objective: To investigate the association between early fluid balance and in-hospital mortality across major neurocritical diagnoses through secondary analysis of a large critical care dataset. Methods: We conducted a secondary analysis using a publicly available dataset from Harvard Dataverse. Adult patients with neurocritical diagnoses were identified, and cumulative fluid balance within the first 72 hours was calculated. Patients were stratified by diagnosis and categorized into positive (>0 mL) or negative fluid balance groups. The primary outcome was in-hospital mortality. Results: A positive early fluid balance was likely correlated with higher mortality across the cohort even without having significant correlation (OR 0.205, 95% CI 0.031–1.301, p=0.093). The effect was strongest for SAH (OR 5.35, 95% CI 0.84–34.12, p=0.036) and for SAH, TBI, ICH, and brain tumor, the interaction terms all approached statistical significance (p=0.036-0.051), suggesting that more positive fluid balance might be associated with an increased risk of death. In contrast, infarct showed no such pattern (p = 0.256). Fluid type could not be distinguished in this dataset, but prior studies suggest composition may further modify outcomes. Conclusion: Early fluid balance shows diagnosis-specific prognostic value in neurocritical care, with fluid overload strongly linked to mortality in SAH, TBI, ICH and Brain tumor. Future studies should integrate fluid type alongside balance to refine individualized strategies.