Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor - Faktor Yang Mendorong Adopsi Qris sebagai Solusi Pembayaran Digital untuk Mempermudah Transaksi UMKM Sriyono, Sriyono; Adam, Julian; Dwi Kinasih, Ramona; Agustina, Dayuk; Maulidah, Ummul; Al Adawiyah, Eka Robi’atul
Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/exclusive.v3i3.7373

Abstract

Elaborating on the factors that encourage QRIS adoption by MSMEs is the aim of this study. Literature review is the research method that we use. Data was obtained through analysis of related articles that reveal the views of industry players. The study results prove that there are factors that encourage the adoption of QRIS by MSMEs, namely: (1) QRIS is easy to use and does not require special equipment. (2) The security of QRIS is guaranteed by Bank Indonesia. (3) QRIS can speed up the transaction process and increase the operational efficiency of MSMEs. (4) Using QRIS can increase MSME sales because it attracts more customers who use digital payments. It is hoped that with more and more MSMEs adopting QRIS, financial transactions will become more efficient, easier and safer, so that they can encourage the economic growth of MSMEs in Indonesia. However, there are still several inhibiting factors that need to be improved by the government and Bank Indonesia.
The Optimalisasi Kapasitas Sumber Daya Manusia Hijau dalam Upaya Pelestarian Kualitas Lingkungan Berkelanjutan Firdaus, Vera; Wulandari, Indah Apriliana Sari; Sudarso, Satrio; Maulidah, Ummul; Mutawakkil, Rizqy
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v6i2.2672

Abstract

This community service project aims to strengthen Green Human Resource (Green HR) capacity through internal campaigns and awareness-raising among herbal MSMEs in Desa Keplaksari and Pagotan, Jombang Regency. The methods employed include educational presentations, distributing campaign posters and stickers, providing sustainability education and processing waste from date seeds, as well as evaluating with pre- and post-tests. The results show that participants’ comprehension scores increased from an average of 45 to 77, awareness of cleanliness and waste management rose from approximately 20% to 80%, and satisfaction was high regarding the clarity and practical benefits of the material. The program shifted perceptions of waste from burden to business opportunity and fostered a green work culture among herbal MSMEs. Limitations such as small sample size, short duration, and not all follow-up implementation stages being completed are acknowledged. This study implies that Green HR and internal campaigns can be effective strategies to enhance environmental and economic sustainability at the MSME community level.
The Transformasi Limbah Herbal Menjadi Produk Ekonomis melalui Teknologi Upcycling dan Digital Marketing : Peran Green Human Resource dalam Mendukung Upcycling Limbah Herbal Firdaus, Vera; Wulandari, Indah Apriliana Sari; Sudarso, Satrio; Maulidah, Ummul; Mutawakki, Rizky
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.771

Abstract

Penumpukan limbah industri herbal menjadi permasalahan karena berdampak pada pencemaran lingkungan, keterbatasan gudang penyimpanan, menyebabkan pembusukan, mengundang hama dan menimbulkan bau tidak sedap. Pendekatan Green Human Resource dengan circular economy dan penerapan teknologi menjadi solusi guna mengatasi permasalahan mitra. Kegiatan abdimas ini kerja sama dengan mitra yaitu Sahabat Mitra Khallaz yang berlokasi di Jalan Al Hidayah, Dusun Pagotan, Keplaksari, Peterongan, Jombang, Jawa Timur. Tim pengabdi memperkenalkan teknologi mesin roasting biji kurma untuk mengolah limbah menjadi produk baru berupa kopi kurma dengan kemasan orisinil yang lebih menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membawa pesan kesadaran akan green human resource dengan memadukan teknologi. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang makna circular ekonomi dengan pemanfaatan limbah biji kurma menjadi kopi kurma, kesadaran dalam melestarikan lingkungan, menerapkan, serta pengembangan pemasaran dengan digital marketing dan partnership. Metode kegiatan dilakukan dengan 5 tahapan meliputi Sosialisasi Dan Kampanye Internal Green Human Resource; Penerapan Teknologi Upcycle Limbah; Membuat Kemasan Premium; Pelatihan Strategi Marketing; Pelatihan Digital Marketing.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% anggota komunitas memberikan respon positif terhadap peningkatan kesadaran Green Human Resource. Penerapan teknologi upcycle limbah biji kurma berhasil mengalihkan sekitar 80% limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Pada aspek pemasaran, 80% peserta menyatakan memahami dan siap memanfaatkan digital marketing, serta 60% menunjukkan kesiapan membangun kemitraan usaha.