Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian penggunaan madu dan sarang lebah madu oleh masyarakat Pulau Timor sebagai obat tradisional Tukan, Gerardus Diri; Nadut, Anggelinus; Taek, Maximus Markus; Lengary, Helena Hapa; Tukan, Amandha Victoria Dwiputri; Wokal, Monika Woli; Lasar, Maria Wilhelmina
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i2.13909

Abstract

Madu Timor merupakan salah satu komoditi hasil hutan di pulau Timor yang dikenal oleh masyarakat di luar pulau Timor sebagai salah satu jenis obat herbal. Belum banyak informasi ilmiah mengenai  penggunaan madu dan sarang lebah madu oleh masyarakat Timor. Penelitian ini untuk mengetahui penggunaan madu lebah dan sarang lebah madu oleh masyarakat pulau Timor, dalam kaitannya dengan penanganan kesehatahn secara tradisional. Metode penelitian yakni survei di lima kabupaten dalam wilayah Pulau Timor, dengan menggunakan angket sebagai instrumen penggalangan pendapat responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu lebah yang dipanen oleh masyarakat untuk dijual dan juga digunakan sebagai obat yaitu dari lebah jenis Trigona sp, Apis cerana dan Apis dorsata. Yang merupakan lebah liar. Jenis penyakit yang diobati menggunakan madu lebah yaitu: sariawan, panas dalam, mag, sakit lambung, batuk dan flu, dan penyakit dalam. Cara penggunaan yakni diminum. Sarang lebah digunakan oleh masyarakat di Timor Tengah Utara sebagai obat batuk, pilek dan penyakit dalam. Cara penggunaannya adalah sarang lebah direbus dan dikonsumsi, dapat dokonsmsi langsung atau dimasak bersama dengan sayur.
Optimalisasi Potensi Jagung Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Wajik Sehat di Desa Billa Kabupaten Timor Tengah Selatan: Optimizing Local Corn Potential through Healthy Wajik Production Training in Billa Village Timor Tengah Selatan Regency Latumakulita, Gertreda; Pote, Lodowik Landi; Kadebu, Juliano M. P. Umbu Jima; Tukan, Amandha Victoria Dwiputri
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i1.10664

Abstract

Billa Village, located in the South Central Timor Regency, is known as a major corn-producing area with abundant harvests. However, this agricultural potential has yet to be fully harnessed by the local community, particularly in transforming raw produce into nutritious and economically valuable products. The situation is further complicated by limited access to electricity and a high prevalence of malnutrition, especially among homemakers. In response to these challenges, this community service initiative was designed to empower residents through a participatory training program focused on producing healthy corn-based snacks—specifically wajik jagung—using locally sourced ingredients. The training involved close coordination with local partners, preparation of tools and materials, hands-on technical sessions, and evaluation of outcomes. Throughout the process, participants demonstrated improved understanding and skills in processing corn into nutritious food, and began taking initial steps toward simple product marketing strategies.