Abstrak: Krisis etika dan rendahnya disiplin diantara siswa menekankan betapa pentingnya pengajaran karakter di sekolah, terutama dalam hal disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui Program KURAS LIBAS (Kurangi Sampah Lingkungan Barasih) di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin, yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik dan membangun disiplin siswa melalui kebijakan tanpa tempat sampah, kewajiban membawa tas belanja dan botol minum sendiri, serta pengurangan makanan yang dibungkus plastik di kantin. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik untuk menemukan tema utama yang berkaitan dengan pelaksanaan program, dampak, tantangan, dan solusi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa terhadap limbah yang mereka hasilkan, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, serta meningkatkan kesadaran untuk peduli pada lingkungan. Tantangan seperti kurangnya kesadaran diantara beberapa siswa dapat ditanggulangi melalui pendidikan yang berkelanjutan dan contoh yang baik dari para guru. Secara keseluruhan, Program KURAS LIBAS berhasil mendorong terbentuknya budaya sekolah yang bersih, disiplin, dan peduli lingkungan. Kata Kunci: Kuras Libas, Lingkungan, Disiplin, peduli lingkungan