Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Environmental sustainability in Indonesian pesantren: Integrating pious principles and da’wah efforts Alam, Lukis; Alam, Meredian; Samaalee, Abdunrorma; Suyatno, Suyatno
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23607

Abstract

Purpose - This article examined the role of environmentalism within Java pesantren, Indonesia, focusing on how faith-based teachings and da’wah can support sustainability practices. Method - The article focuses on the pesantren communities in Java, Indonesia. It employs a qualitative that incorporates fieldwork and document analysis to investigate the interplay between environmental consciousness, religious instruction, and sustainable practices. Data was gathered through in-depth interviews and participant observation involving pesantren leaders, educators, and students, offering a comprehensive insight into the community. Result  -  The article's findings indicate a significant impact of religious teachings on environmental awareness and sustainable practices within pesantren. Environmental efforts, implicitly tied to da’wah and rooted in spiritual principles, positively influence the inclination of students and community members to engage in sustainability initiatives. Implication – The article shows that including faith-based education and dawah in environmental practices can greatly support sustainability efforts in faith-based institutions. This integration is essential for raising environmental awareness and encouraging proactive measures among community members. Originality - As an original attempt, this research eludates environmental awareness into understanding the influence of religious instruction, implicitly through da’wah, on sustainable practices within pesantren communities.*** Tujuan - Artikel ini mengkaji peran lingkungan hidup dalam pesantren di Jawa, Indonesia, dengan fokus pada bagaimana ajaran berbasis keagamaan dan da’wah dapat mendukung praktik keberlanjutan pelestarian lingkungan. Metode- Artikel ini berfokus pada komunitas pesantren di Jawa, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan kerja lapangan dan analisis dokumen untuk menyelidiki keterkaitan antara kesadaran lingkungan, pengajaran agama, dan praktik berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif yang melibatkan para pemimpin pesantren, pendidik, dan santri, sehingga memberikan wawasan yang komprehensif tentang komunitas tersebut. Hasil  -  Artikel mencermati pengajaran agama terhadap kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan pelestarian lingkungan di dalam pesantren. Pengajaran dan dakwah terkait dengan prinsip-prinsip keislaman dan spiritualitas telah mempengaruhi prinsip dan perilaku santri serta  masyarakat di pesantren untuk terlibat keberlanjutan pelestarian lingkungan. Implikasi – Kontribusi artikel ini mendorong pesantren di Jawa, Indonesia sebagai lembaga yang konsisten dalam pengajaran keislaman dan dakwah untuk senantiasa menginisiasi kesadaran lingkungan. Proses ini penting karena menjadi instrumen utama dalam melihat dan memahami tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan Orisinalitas/Nilai- Riset ini orisinal dalam mengurai kesadaran lingkungan yang didasarkan atas praktik dan pengajaran keislaman serta aktivitas da’wah di komunitas pesantren.
Environmental sustainability in Indonesian pesantren: Integrating pious principles and da’wah efforts Alam, Lukis; Alam, Meredian; Samaalee, Abdunrorma; Suyatno, Suyatno
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23607

Abstract

Purpose - This article examined the role of environmentalism within Java pesantren, Indonesia, focusing on how faith-based teachings and da’wah can support sustainability practices. Method - The article focuses on the pesantren communities in Java, Indonesia. It employs a qualitative that incorporates fieldwork and document analysis to investigate the interplay between environmental consciousness, religious instruction, and sustainable practices. Data was gathered through in-depth interviews and participant observation involving pesantren leaders, educators, and students, offering a comprehensive insight into the community. Result  -  The article's findings indicate a significant impact of religious teachings on environmental awareness and sustainable practices within pesantren. Environmental efforts, implicitly tied to da’wah and rooted in spiritual principles, positively influence the inclination of students and community members to engage in sustainability initiatives. Implication – The article shows that including faith-based education and dawah in environmental practices can greatly support sustainability efforts in faith-based institutions. This integration is essential for raising environmental awareness and encouraging proactive measures among community members. Originality - As an original attempt, this research eludates environmental awareness into understanding the influence of religious instruction, implicitly through da’wah, on sustainable practices within pesantren communities.*** Tujuan - Artikel ini mengkaji peran lingkungan hidup dalam pesantren di Jawa, Indonesia, dengan fokus pada bagaimana ajaran berbasis keagamaan dan da’wah dapat mendukung praktik keberlanjutan pelestarian lingkungan. Metode- Artikel ini berfokus pada komunitas pesantren di Jawa, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan kerja lapangan dan analisis dokumen untuk menyelidiki keterkaitan antara kesadaran lingkungan, pengajaran agama, dan praktik berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif yang melibatkan para pemimpin pesantren, pendidik, dan santri, sehingga memberikan wawasan yang komprehensif tentang komunitas tersebut. Hasil  -  Artikel mencermati pengajaran agama terhadap kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan pelestarian lingkungan di dalam pesantren. Pengajaran dan dakwah terkait dengan prinsip-prinsip keislaman dan spiritualitas telah mempengaruhi prinsip dan perilaku santri serta  masyarakat di pesantren untuk terlibat keberlanjutan pelestarian lingkungan. Implikasi – Kontribusi artikel ini mendorong pesantren di Jawa, Indonesia sebagai lembaga yang konsisten dalam pengajaran keislaman dan dakwah untuk senantiasa menginisiasi kesadaran lingkungan. Proses ini penting karena menjadi instrumen utama dalam melihat dan memahami tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan Orisinalitas/Nilai- Riset ini orisinal dalam mengurai kesadaran lingkungan yang didasarkan atas praktik dan pengajaran keislaman serta aktivitas da’wah di komunitas pesantren.
Implementasi Platform Merdeka Mengajar dalam Pengembangan Kompetensi Guru: Systematic Literature Review Hidayat, Recky; Sukiman, Sukiman; Suyatno, Suyatno; Samaalee, Abdunrorma
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2261

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap pendidikan, menuntut guru untuk tetap relevan dan inovatif. Platform Merdeka Mengajar (PMM) hadir sebagai salah satu solusi meningkatkan kompetensi guru untuk mengajar secara profesional dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang fitur dan dampak PMM, mengidentifikasi tantangan penggunaan PMM, melihat kesenjangan PMM dalam literatur dan memberikan implikasi praktis dalam pemanfaatan PMM. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review melalui teknik PRISMA. Hasil penelitian ini menemukan bahwa PMM menawarkan fasilitas untuk pengembangan profesionalisme guru, termasuk konten yang telah dikurasi, peluang pembelajaran kolaboratif dan panduan pembelajaran yang dipersonalisasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, beban kerja dan dukungan yang tidak memadai menghambat penggunaannya. Pembuat kebijakan harus berinvestasi dalam infrastruktur, menyediakan sumber daya yang memadai, membuat kebijakan yang mendukung penggunaan PMM dan memberi apresiasi berupa insentif bagi partisipasi guru. Pengembang platform harus mengumpulkan umpan balik untuk perbaikan platform yang berkelanjutan dengan memprioritaskan peningkatan pengalaman pengguna, mengatasi masalah teknis dan menyediakan dukungan teknis yang kuat
“My Concerns Were Unproven”: A Phenomenological Study on Tolerance Experiences of Non-Muslim Students at Muhammadiyah University Suyatno, Suyatno; Sayuti, Muhammad; Rahmatika, Nuniek; Hartanto , Dody; Wu , Febiana Kornelia; Samaalee, Abdunrorma
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i1.307

Abstract

Muhammadiyah University (PTM), as an educational institution with a distinct ideological mission, frequently admits non-Muslim students. This phenomenon theoretically creates a quo-vadis scenario, and the primary objective of the university is to instill the ideology of association in students. However, there is an interest for Muhammadiyah to emphasize its position as a moderate organization that upholds religious tolerance. Therefore, this study aimed to investigate the experiences of non-Muslim students at Muhammadiyah University in Yogyakarta, particularly in terms of religious tolerance. This study used a qualitative with a phenomenological method. In-depth interviews were conducted with 7 non-Muslim students who had completed studies at Muhammadiyah University in Yogyakarta. Subsequently, data were analyzed using interpretative phenomenological analysis. The results showed that non-Muslim students experienced tolerance when studying. Based on the report, initial concerns were unproven, as students felt comfortable with differences, worshiped according to beliefs, and were free from discrimination. Moreover, Muhammadiyah University provided a platform for interfaith dialogue, facilitating a shift from mere tolerance theology to active engagement. The results showed the significant role of Muhammadiyah University in fostering tolerance education for non-Muslim students.