Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SISTEM PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PT. EPIC GAYA PRATAMA Wirianata, Henny; Alberto, Metio; Rusi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.30419

Abstract

Business processes in a company will be easy to understand if the company has a Standard Operating Procedure (SOP) for every transaction procedure that occurs. MSME owners tend to rely on the owner's experience in running a business and do not document their business processes. They consider that SOPs are not yet a necessity because they consider the additional costs in creating and implementing SOPs. Since its founding and operation, PT. Epic Gaya Pratama carries out its business processes by relying on the owner's personal experience. PT. Epic Gaya Pratama does not yet have a written SOP for its business processes. In this community service activity, the team from Untar provided training and assistance in preparing SOPs for the Cash Receipt and Disbursement System at PT. Primary Style Epic. This SOP was chosen because cash is the most liquid asset and is the main asset that supports the company's operations, and its presence in the company can encourage cash abuse because cash is easy to change hands. In this activity, the Team will carry out direct and open observations. This method is carried out considering that this activities are carried out on the basis of agreement and approval from both parties. It is hoped that the SOP regarding the cycle of cash receipts and disbursements can be a guide for owners and employees in managing company cash/funds so that companies can minimize the risk of misuse of existing cash/funds ABSTRAK Proses bisnis di perusahaan akan mudah dipahami jika perusahaan telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk setiap prosedur transaksi yang terjadi. Pemilik UMKM cenderung mengandalkan pengalaman pemilik dalam menjalankan usaha dan tidak mendokumentasikan proses bisnisnya. Mereka menganggap SOP belum menjadi suatu keharusan karena mempertimbangkan adanya tambahan biaya dalam membuat dan menerapkan SOP. Sejak didirikan dan beroperasi, PT. Epic Gaya Pratama melakukan proses bisnisnya dengan mengandalkan pengalaman pribadi pemilik. PT. Epic Gaya Pratama belum memiliki SOP secara tertulis untuk proses bisnisnya. Pada kegiatan PKM kali ini Tim PKM Untar memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menyusun SOP untuk Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Kas di PT. Epic Gaya Pratama. SOP ini dipilih karena kas merupakan aset perusahaan yang paling likuid dan menjadi aset utama yang menopang operasional perusahaan, dan keberadaannya di perusahaan dapat mendorong timbulnya penyalahgunaan kas karena kas mudah untuk dipindah tangankan. Dalam kegiatan PKM ini Tim PKM Untar akan melakukan observasi langsung dan terbuka. Cara ini dilakukan mengingat kegiatan PKM ini dilakukan atas dasar kesepakatan dan persetujuan dari dua belah pihak. SOP tentang siklus penerimaan dan pengeluaran kas diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemilik dan karyawan dalam pengelolaan kas/dana perusahaan sehingga perusahaan dapat memperkecil risiko terjadinya penyalahgunaan kas/dana yang ada
PEMAHAMAN TRANSPARANSI INFORMASI MELALUI PERMAINAN LEMON MARKET THEORY BAGI SISWA/I SMA KATOLIK RICCI 1 Verawati, Verawati; Rusi; Metio Alberto
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.31675

Abstract

Quality information is the basis for making the right decisions. However, quality information is not always available to access, giving rise to information asymmetry between one party and another. Information asymmetry that occurs between one party and another can cause disputes. In order to overcome the problem of information asymmetry, quality information transparency is needed. PKM partners is SMA Katolik Ricci 1. The problem faced by partners is the possibility of students making wrong decisions due to the wrong sorting of quality information and not being careful in conveying information to other parties. The solution and method used is to provide training on understanding information transparency through the lemon market theory game to class X students of SMA Katolik Ricci 1. The training was held face-to-face at SMA Katolik Ricci 1 classroom. The training included games and theoretical explanations. The lemon market theory game is given at the beginning of the training so that students can be directly involved and easily understand the material. After that, a theoretical explanation regarding information asymmetry, information transparency, and information quality was given. At the end of the training, a questions and answers session were held to find out how the students responded to the training that had been provided. The result of PKM is that students understand the importance of information and how to filter and utilize quality information. From the results of the questionnaire, 94.5% of students considered the topic of information asymmetry and information transparency were interesting, 93.5% of students were able to understand the material well, and 95.75% of students experienced increased insight after participating in the training. In addition, through this training, students will be encouraged to get used to providing quality and reliable information. ABSTRAK Informasi yang berkualitas merupakan dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat. Namun, informasi yang berkualitas tidak senantiasa tersedia untuk diakses, sehingga menimbulkan asimetri informasi antara satu pihak dan pihak lainnya. Asimetri informasi yang terjadi antara satu pihak dan pihak lainnya dapat menyebabkan terjadinya perselisihan. Guna mengatasi masalah dari adanya asimetri informasi, maka diperlukan transparansi informasi yang berkualitas. Mitra PKM adalah SMA Katolik Ricci 1. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah kemungkinan siswa salah dalam mengambil keputusan akibat salah memilih informasi yang berkualitas dan tidak berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada pihak lain. Solusi dan metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan mengenai pemahaman transparansi informasi melalui permainan lemon market theory kepada para siswa kelas X SMA Katolik Ricci 1. Pelatihan diadakan secara tatap muka di ruang kelas SMA Katolik Ricci 1. Pelaksanaan pelatihan mencakup permainan dan pemaparan teori. Permainan lemon market theory diberikan di awal pelatihan supaya siswa dapat terlibat langsung dan mudah memahami materi. Setelah itu, pemaparan teori mengenai asimetri informasi, transparansi informasi, dan kualitas informasi diberikan. Pada akhir pelatihan, diadakan sesi tanya jawab untuk mengetahui bagaimana tanggapan para siswa atas pelatihan yang telah diberikan. Hasil dari PKM berupa pelatihan ini adalah siswa memahami pentingnya informasi serta bagaimana menyaring dan memanfaatkan informasi yang berkualitas. Berdasarkan hasil kuesioner, 94,5% siswa menganggap bahwa topik mengenai asimetri informasi dan transparansi informasi merupakan topik yang menarik, 93,5% siswa dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik, dan 95,75% siswa memiliki peningkatan wawasan setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, melalui pelatihan ini para siswa akan terdorong untuk terbiasa dalam memberikan informasi yang berkualitas dan terpercaya.
PENGENALAN METODE PENILAIAN PERSEDIAAN PADA PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA/I SMA KATOLIK RICCI I JAKARTA Wirianata, Henny; Alberto, Metio; Rusi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32101

Abstract

For trading and manufacturing companies, inventory is one of the largest investments in the company's current assets. Trading companies and manufacturing companies will use a lot of the funds to invest in buying merchandise for resale. Therefore, trading companies need to understand accounting for inventory so as not to experience errors in presenting information to users of financial statements. Students at SMA Katolik Ricci 1 Jakarta have not received any training regarding inventory accounting, especially inventory valuation methods. Based on the problems faced by these school, this community service team provided training on inventory valuation methods. Training will be held on Wednesday, April 17 2024 at 13.00 – 15.00. This training was carried out in the form of explanation about inventory accounting, especially inventory valuation methods. Training is carried out offline to provide more opportunities for training participants to hold discussions related to the material provided. Based on the results of the questionnaire, pre-test and post-test, it can be concluded that the training has gone well and met the expected goals. The results of the questionnaire and post-test indicated that the training participants were able to absorb and understand the material presented. After attending this training, it is hoped that the training participants will be able to implement it in the community if they are already working or become entrepreneurs. ABSTRAK Bagi perusahaan dagang dan manufaktur, persediaan merupakan salah satu investasi terbesar dalam aset lancar perusahaan. Perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur akan banyak menggunakan dana yang dimilikinya untuk berinvestasi membeli barang dagang untuk dijual kembali. Oleh karena itu, perusahaan dagang perlu memahami akuntansi untuk persediaan agar tidak mengalami kesalahan dalam menyajikan informasi bagi pemakai laporan keuangan. Siswa/i SMA Katolik Ricci 1 Jakarta belum mendapatkan pembekalan tentang akuntansi persediaan khususnya metode penilaian persediaan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM ini, maka Tim PKM Untar memberikan pelatihan tentang metode penilaian persediaan. Pelatihan diadakan pada hari Rabu, 17 April 2024 pukul 13.00 – 15.00. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam bentuk pemaparan materi tentang akuntansi persediaan khususnya metode penilaian persediaan. Pelatihan dilakukan secara luring (offline) agar memberikan lebih banyak kesempatan bagi peserta pelatihan untuk melakukan diskusi terkait materi yang diberikan. Berdasarkan hasil kuesioner, pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah berjalan dengan baik dan sesuai tujuan yang diharapkan. Hasil kuesioner dan post-test mengindikasikan bahwa peserta pelatihan dapat menyerap dan memahami materi yang disampaikan. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan dapat mempraktikkannya di masyarakat apabila peserta pelatihan sudah bekerja ataupun menjadi seorang wirausaha
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA BAGI SISWA/I SMA NEGERI 2 JAKARTA Wirianata, Henny; Alberto, Metio; Rusi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32107

Abstract

Today's young generation is one of the generations that will be the driving force of the economy in Indonesia in the future. Many young people today have started start-up companies and MSMEs. However, there are still few who have literacy about preparing financial statements. An understanding of financial statements is needed so that when they are starting their business, they can manage their business and their finances properly. Community Service Team from Tarumanagara University (UNTAR) decided to conduct training on how to prepare financial statements for one form of MSMEs, namely a service company for students of SMA Negeri 2 Jakarta. The financial statements to be discussed refer to the MSME Financial Statements as stipulated in the EMKM SAK which consists of income statement, statement of changes in capital, and statement of financial position statements. Training will be carried out offline on Tuesday, March 19, 2024 at 10.00 – 12.00. This activity was attended by students from grades 10 and 11 both from science and social studies majors. Based on the results of the questionnaire, it can be concluded that the training went well as planned. The training participants, students of SMA Negeri 2 Jakarta, gained new knowledge and understood how to prepare financial statements for service companies. This training is expected to improve financial management literacy for SMA Negeri 2 Jakarta students so that they are ready to become business owners and can provide job opportunities in the future. ABSTRAK Para pemuda masa kini merupakan salah satu generasi yang akan menjadi penggerak perekonomian di Indonesia pada masa depan. Banyak generasi muda masa kini yang telah memulai perusahaan start-up dan UMKM. Namun, masih sedikit generasi muda masa kini yang memiliki literasi tentang penyusunan laporan keuangan. Pemahaman tentang laporan keuangan diperlukan agar saat mereka berwirausaha mereka dapat mengelola bisnis dan keuangan usaha mereka dengan benar. Tim PKM Universitas Tarumanagara (UNTAR) memutuskan untuk melakukan kegiatan pelatihan tentang cara penyusunan laporan keuangan untuk salah satu bentuk UMKM yaitu perusahaan jasa bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Jakarta. Laporan keuangan yang akan dibahas mengacu pada Laporan Keuangan UMKM seperti diatur dalam SAK EMKM yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan posisi keuangan. Kegiatan pelatihan dilakukan secara luring atau offline pada hari Selasa, 19 Maret 2024 pukul 10.00 – 12.00. Kegiatan ini diikuti oleh oleh siswa/i dari kelas 10 dan 11 baik yang berasal dari jurusan IPA maupun IPS. Berdasarkan hasil kuesioner, dapat disimpulkan bahwa pelatihan berjalan dengan baik sesuai rencana. Peserta pelatihan yaitu siswa/i SMA Negeri 2 Jakarta mendapatkan pengetahuan baru dan memahami cara menyusun laporan keuangan perusahaan jasa. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi pengelolaan keuangan bagi para siswa/i SMA Negeri 2 Jakarta agar mereka siap menjadi pemilik usaha dan dapat membuka lapangan pekerjaan di masa depan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN AKUNTANSI SISWA/I SMK KRISTEN RAHMANI MELALUI PELATIHAN SOFTWARE ACCURATE Wirianata, Henny; Metio Alberto; Rusi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33518

Abstract

In this Community Service Activity, Untar Team provided training on using Accurate accounting software to students at SMK Kristen Rahmani. This training aims to increase students' competence in mastering information technology in the field of accounting. Due to time constraints and the available number of modules, this training only focuses on the Purchasing Cycle. This training held offline on Thursday, September 12 2024. The software used is Accurate ver. 5 for Education. The implementation method used is the conventional method with lectures providing presentation of material, discussions and practice questions. In this training, Untar Team explained recording in Accurate related to the purchasing process from suppliers. The practice questions consists of forms used to record purchase transactions from suppliers. During the training, the students who participated looked enthusiastic because this training used an interactive learning method, which participants were asked to practice directly using the Accurate software. Participants seemed capable and understood the activity to enter purchase data transactions in Accurate. After attending this training, they gain understanding and knowledge about how to record in the Accurate software related to requests for purchasing goods, ordering goods from suppliers, receiving goods from suppliers, receiving and paying bills to suppliers, as well as returning goods that do not match the order. Thus, this training has increased the competency of training participants in using Accurate accounting software. ABSTRAK Pada kegiatan PKM kali ini, Tim PKM Untar memberikan pelatihan tentang penggunaan software akuntansi Accurate kepada siswa/i SMK Kristen Rahmani. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa-siswi dalam menguasai teknologi informasi di bidang akuntansi. Karena keterbatasan waktu dan banyaknya modul yang ada, pelatihan kali ini hanya fokus pada Siklus Pembelian. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 12 September 2024, secara offline/luring. Software Accurate yang digunakan adalah versi 5 untuk Education. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah cara konvensional dengan ceramah memberikan pemaparan materi, diskusi, dan latihan soal. Dalam pelatihan ini, Tim PKM Untar membahas pencatatan dalam software Accurate yang berkaitan dengan proses pembelian dari pemasok. Latihan soal berupa input form-form yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian dari pemasok. Selama pelatihan, siswa/i peserta pelatihan terlihat antusias karena pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran yang interaktif yaitu peserta diminta mempraktekkan langsung latihan soal menggunakan software Accurate. Peserta terlihat mampu dan memahami kegiatan peng-input-an transaksi pembelian dalam Accurate. Setelah mengikuti pelatihan ini, mereka mendapatkan pemahaman dan pengetahuan tentang cara mencatat dalam software Accurate yang berkaitan dengan permintaan pembelian barang, pemesanan barang kepada pemasok, penerimaan barang dari pemasok, penerimaan dan pembayaran tagihan kepada pemasok, serta pengembalian barang yang tidak sesuai pesanan. Dengan demikian, pelatihan ini telah meningkatkan kompetensi peserta pelatihan dalam menggunakan software akuntansi Accurate.
PELATIHAN PENGANTAR AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA TERHADAP SISWA-SISWI SMA TARSISIUS 1 JAKARTA Wirianata, Henny; Metio Alberto; Rusi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33539

Abstract

Journals in accounting are the main basis for financial reports, which are essential for business decision-making. This Community Service team conducted training at SMA Tarsisius 1 Jakarta. The first step was a survey to identify the problems faced by the school. The issue found was that, despite offering accounting education, some students still struggled with basic concepts like the difference between debits and credits and how to record journal entries correctly. In response, the Untar team provided a solution through training on basic accounting principles, including journal entry exercises. The training was held on Wednesday, 25 September 2024, and lasted for 120 minutes. The students showed great enthusiasm throughout the session, actively participating in discussions and practicing how to make accurate journal entries. The training aimed to clarify accounting basics and strengthen the students’ understanding of fundamental concepts that are crucial for preparing financial reports. To evaluate the effectiveness of the training, questionnaires and quizzes were used. The results showed that the students understood the material well, with an average score of 4 out of 5 on the post-training questionnaire. This indicates that the training was successful and beneficial in enhancing students' knowledge of basic accounting, specifically for service companies. The knowledge gained will serve as a strong foundation for future financial report preparation and informed decision-making. ABSTRAK Jurnal dalam akuntansi merupakan landasan dasar dan utama dalam pembuatan laporan keuangan yang dapat menjadi sumber utama pengambilan keputusan bisnis. Tim PKM melakukan pelatihan kegiatan di satuan pendidikan yaitu, SMA Tarsisius 1 Jakarta. Tahap pertama yang dilakukan adalah survei untuk mengetahui permasalahan yang dialami mitra. Permasalahan yang ditemukan adalah walaupun SMA Tarsisius 1 Jakarta telah menyediakan pendidikan akuntansi kepada siswanya, terdapat sebagian siswa yang masih belum memahami konsep dasar akuntansi seperti perbedaan debit dan kredit dan cara menjurnal yang tepat. Oleh karena itu, Tim PKM Universitas Tarumanagara memberikan solusi berupa pelatihan teori tentang landasan dasar akuntansi dan pembahasan latihan tentang jurnal. Pelatihan ini dilakukan secara langsung (onsite) dengan mendatangi langsung sekolah Tarsisius 1 pada hari Rabu tanggal 25 September 2024. Pelatihan dilakukan selama 120 menit. Selama kegiatan pelatihan, peserta pelatihan menunjukkan antusiasme dengan berpartisipasi aktif dalam mengerjakan soal latihan membuat jurnal dan berdiskusi selama pembahasan. Evaluasi pelatihan materi menggunakan kuesioner dan kuis menunjukkan bahwa pelaksanaannya telah berjalan dengan baik dan sukses. Hasilnya menunjukan bahwa materi akuntansi dapat dipahami dengan baik oleh siswa/i. Rata-rata jawaban kuesioner setelah pelatihan adalah 4 dari skala 5. Hasil ini juga mengindikasikan bahwa pelaksanaan pelatihan oleh tim PKM Untar memberikan manfaat dan meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang akuntansi dasar perusahaan jasa, yang akan menjadi landasan dasar yang utama dalam pembuatan laporan keuangan dan pengambilan keputusan.
PELATIHAN DASAR AKRUAL (ACCRUAL BASIS) DALAM AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA BAGI SISWA/I SMAN 2 JAKARTA Wirianata, Henny; Alberto, Metio; Rusi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34704

Abstract

Dalam kegiatan bisnis tradisional, pemilik perusahaan melakukan pencatatan bisnisnya berdasarkan masuk dan keluarnya kas atau dikenal dengan dasar kas. Dalam kegiatan bisnis masa kini, pemilik perusahaan dituntut untuk mencatat transaksi bisnisnya dengan menggunakan dasar akrual (accrual basis) karena dapat memberikan gambaran keuangan perusahaan dengan lebih akurat dan komprehensif. Berdasarkan hasil observasi ke SMA Negeri 2 Jakarta, Tim PKM Untar mendapati bahwa pihak sekolah memberikan pelajaran akuntansi hanya kepada peserta didik kelas XII. Oleh karena itu, Tim PKM Untar memberikan solusi dengan melakukan pelatihan dasar akrual dalam akuntansi perusahaan jasa bagi siswa/i SMAN 2 di kelas XI. Pelaksanaan pelatihan secara langsung (luring) dilakukan pada hari Rabu, 12 Maret 2025, pukul 13.00 – 15.00 WIB. Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat sangat antusias dengan aktif mengerjakan soal latihan serta terlibat dalam diskusi saat pembahasan materi. Dalam kegiatan pelatihan ini juga terlihat bahwa partisipasi peserta dalam mengerjakan soal latihan, menjawab kuis, dan mengisi kuesioner evaluasi dapat melatih pengembangan sikap mandiri, percaya diri, berpikir kritis, ketelitian, dan jujur. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan dan hasil kuesioner dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi siswa/i dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai konsep dasar akrual dalam akuntansi perusahaan jasa.