Dalam kegiatan bisnis tradisional, pemilik perusahaan melakukan pencatatan bisnisnya berdasarkan masuk dan keluarnya kas atau dikenal dengan dasar kas. Dalam kegiatan bisnis masa kini, pemilik perusahaan dituntut untuk mencatat transaksi bisnisnya dengan menggunakan dasar akrual (accrual basis) karena dapat memberikan gambaran keuangan perusahaan dengan lebih akurat dan komprehensif. Berdasarkan hasil observasi ke SMA Negeri 2 Jakarta, Tim PKM Untar mendapati bahwa pihak sekolah memberikan pelajaran akuntansi hanya kepada peserta didik kelas XII. Oleh karena itu, Tim PKM Untar memberikan solusi dengan melakukan pelatihan dasar akrual dalam akuntansi perusahaan jasa bagi siswa/i SMAN 2 di kelas XI. Pelaksanaan pelatihan secara langsung (luring) dilakukan pada hari Rabu, 12 Maret 2025, pukul 13.00 – 15.00 WIB. Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat sangat antusias dengan aktif mengerjakan soal latihan serta terlibat dalam diskusi saat pembahasan materi. Dalam kegiatan pelatihan ini juga terlihat bahwa partisipasi peserta dalam mengerjakan soal latihan, menjawab kuis, dan mengisi kuesioner evaluasi dapat melatih pengembangan sikap mandiri, percaya diri, berpikir kritis, ketelitian, dan jujur. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan dan hasil kuesioner dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi siswa/i dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai konsep dasar akrual dalam akuntansi perusahaan jasa.
Copyrights © 2025