Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Merajut Pesona Desa Wisata Kerta melalui Pelatihan Hospitality, Bahasa Asing dan Pengembangan Website sebagai Strategi Promosi dalam Menyongsong Era 5.0 Ida Ayu, Putri Gita Ardiantari; Dwi Puspitawati, Ni Made; Agung Permata Sari, Putri
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.348

Abstract

Desa wisata adalah desa yang memiliki daya tarik tertentu dan dikembangkan menjadi tempat wisata. Desa Wisata Kerta merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali yang terbentuk pada tahun 2019. Letak dan topografi desa yang sangat menguntungkan dan dengan potensi desa yang dimiliki dapat menjadi peluang wisata yang menjanjikan. Namun sangat disayangkan kehadiran Desa Wisata Kerta belum banyak diketahui oleh pengunjung baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini dikarenakan kegiatan promosi desa yang dilakukan masih secara konvensional dan sederhana serta kemampuan sumber daya manusia dalam melayani wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara belum maksimal karena keterampilan berbahasa asing belum optimal. Untuk menanggulangi masalah ini, dilakukanlah kegitan Pengabdian kepada Masyarakat untuk membantu pengembangan Desa Wisata Kerta dengan meningkatkan promosi desa secara digital dan meningkatkan keterampilan masyarakat mengenai hospitality kepariwisataan dan bahasa asing. Giat pengabdian ini mencakup pelatihan hospitality pariwisata, pengajaran pengetahuan lintas budaya, pelatihan Bahasa Inggris dan Jepang, dan perancangan dan peluncuran website resmi Desa Wisata Kerta. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperluas jangkauan promosi desa wisata sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Honorific Words in Japanese and Balinese Languages: A Case Study of Social Interaction Dynamics Ida Ayu, Putri Gita Ardiantari; Meidariani, Ni Wayan; Andriyani, Anak Agung Ayu Dian
Humanus Vol 24, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/humanus.v24i2.133929

Abstract

Honorifics are words that show respect and politeness. They are important in languages like Balinese and Japanese because they reflect the culture and social rules of the society This study aims to examine the use of honorifics in Balinese and Japanese languages, with a focus on their dynamic role in everyday communication. The research investigates how honorific expressions reflect cultural norms, social hierarchies, and interpersonal relationships in both linguistic contexts. A qualitative comparative method was employed, using data collected from native speakers through participant observation, and structured interviews. The primary sources of data include recorded conversations, cultural texts, and interviews with Balinese and Japanese speakers. Data collection techniques involved field study and discourse analysis, while the data were analyzed using sociolinguistic and pragmatic frameworks. The results showed that Balinese honorifics come from traditions like caste, age, and social status, while Japanese honorifics depend more on the situation and how people relate to each other, influenced by context and the nature of interpersonal relationships. These results highlight the role of honorifics in maintaining social harmony and expressing cultural values. The study contributes to a deeper understanding of politeness strategies across cultures and offers insights for cross-cultural communication and sociolinguistic research