Herian, M. Fauzan Alfatin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM AKUAPONIK SEBAGAI SOLUSI PANGAN UNTUK PEMENUHAN GIZI KELUARGA BERKELANJUTAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING Ramadhan, Galang; HSB, Fatur M Ahmad; Herian, M. Fauzan Alfatin; Kesuma, Ilham Jaya; Ramadhan, Reza Mukti; Sembiring, Khairul Rasyid; Atmaja, Pramudia; Lubis, Humairah Medina Liza
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5785

Abstract

Stunting masih menjadi masalah utama di Indonesia, terutama di kalangan keluarga dengan akses terbatas terhadap pangan bergizi. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui sistem akuaponik yang menjadi inovasi dalam bidang peternakan dan pertanian. Sistem akuaponik merupakan penggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem tertutup. Akuaponik tidak hanya menyediakan sumber protein dari ikan, tetapi juga sayuran segar yang kaya nutrisi, menjadikannya solusi yang berkelanjutan untuk pemenuhan gizi keluarga. Artikel ini membahas penerapan sistem akuaponik sebagai solusi pangan dalam pencegahan stunting, dengan fokus pada manfaat gizi, keberlanjutan, dan keterjangkauan untuk keluarga di Indonesia. Pengabdian ini bekerja sama dengan kader desa dan perangkat desa dengan tujuan menuju desa sehat bebas stunting. Hasil pengabdian masyarakat melalui sistem akuaponik ini diharapkan efektif dalam meningkatkan asupan gizi keluarga dan berpotensi mengurangi angka stunting jika diterapkan secara luas dengan asupan protein yang tinggi yang berasal dari ikan lele dan juga asupan gizi sayuran yang berasal dari tanaman.Kata kunci: akuaponik, budidaya ikan, gizi keluarga, pangan berkelanjutan, stunting
Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-4 Tahun Di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara Herian, M. Fauzan Alfatin; Lubis, Humairah Medina Liza
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.27868

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia, dengan prevalensi 30,2% menurut World Health Organization (WHO), menempatkan Indonesia pada urutan kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah Timor-Leste (48,8%). Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah berat badan lahir rendah (BBLR), yang meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan dan infeksi pada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 1–4 tahun di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 52 balita dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi balita usia 1–4 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran langsung dan wawancara dengan ibu menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS dengan analisis univariat dan uji chi-square (α=0,05) untuk melihat hubungan antara berat badan lahir dan kejadian stunting. Hasil: Dari 52 responden, 34,6% balita memiliki berat badan lahir rendah dan 32,7% mengalami stunting. Analisis chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan kejadian stunting (p=0,001), dengan odds ratio (OR) sebesar 0,013. Kesimpulan: Berat badan lahir memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting pada balita usia 1–4 tahun di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara.Kata kunci: stunting, berat badan lahir, balita