Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Model Inkuiri Untuk Meningkatkan Minat Belajar IPAS Pada Siswa Kelas Iv Sdn No. 100900 Gunungtua Siregar, Khalida Ziah
Mandalika Journal of Community Services Vol. 2 No. 2 (2025): Mandalika Journal of Community Services
Publisher : Penerbit Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/mjcs.v2i2.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dengan model inkuiri untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV pada materi siklus air. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan minat masing-masing. Prosedur pelaksanaan dilakukan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus difokuskan pada pelaksanaan pembelajaran inkuiri yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, termasuk pembagian kelompok berdasarkan gaya belajar, pemberian materi berdiferensiasi, dan aktivitas diskusi serta eksperimen terkait siklus air. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada minat belajar siswa terhadap pembelajaran IPAS setelah penerapan model ini. Siswa menunjukkan ketertarikan lebih tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran, berpartisipasi aktif dalam diskusi, dan antusias dalam melakukan eksperimen. Hasil angket dan observasi mengindikasikan peningkatan minat belajar sebesar 25% dari siklus pertama ke siklus kedua. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model inkuiri efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV. Tindak lanjut yang direkomendasikan adalah penerapan model ini pada materi lainnya di pembelajaran IPAS serta pelatihan bagi guru untuk lebih menguasai penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang berkelanjutan.
PENGARUH TEORI BELAJAR COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Siregar, Khalida Ziah; Fauzi, Amin
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 1 No 1 (2023): Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v1i1.97

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN No. 100900 Gunungtua Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara pada pembelajaran bangun datar menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar peserta didik, peningkatan kemampuan pemahaman matematis peserta didik serta mengetahui pengaruh dari model cooperative learning tipe two stay two stray terhadap pemahaman matematis peserta didik. Hal ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar, yaitu kurangnya kemampuan pemahaman matematis yang dialami oleh peserta didik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental). Kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni tes berupa pretest dan posttest kemampuan pemahaman matematis serta non tes berupa lembar observasi peserta didik. Pretest kemampuan pemahaman matematis peserta didik setara. Peningkatan kemampuan pemahaman matematis kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Selain itu aktivitas peserta didik menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray mengalami peningkatan setiap pertemuan yaitu diperoleh persentase 69% dengan kategori baik pada pertemuan pertama, 79% dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua, 81% dengan kategori sangat baik pada pertemuan ketiga, dan 92% dengan kategori sangat baik pada pertemuan keempat. Pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe two stay two stray terlihat dari hasil uji regresi menggunakan software SPSS 21 memiliki pengaruh.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA DAN SINGAPURA: TINJAUAN LITERATUR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN NASIONAL Dalimunthe, Putri Camelia; Ash-Shiddiqy, Ahmad Rifqy; Indah, Nur Luluk; Siregar, Khalida Ziah; Muliana, Muliana; Priscarina, Revi
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5408

Abstract

This study aims to analyze the differences and similarities between the education systems in Indonesia and Singapore and examine their implications for improving the quality of national education. The background of this study is based on the importance of education reform in Indonesia in order to be able to compete globally. The focus of the study includes education policies, curriculum, teaching methods, and student learning outcomes in both countries. This study uses a literature study method by reviewing various official documents, international reports, and related research results. The research steps begin with identifying the main indicators of the education system, comparative analysis of the structure and implementation of policies, to evaluating the impact on student learning outcomes. The results of the study show that Singapore is superior in the effectiveness of education policies, the implementation of a 21st century skills-based curriculum, and the consistency of learning outcomes at the international level. Meanwhile, Indonesia still faces challenges in equalizing the quality and innovation of learning. The main conclusion of this study emphasizes the importance of adopting best practices from Singapore, such as strengthening teacher training and curriculum reform, as strategic recommendations to strengthen Indonesia's national education system. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan persamaan sistem pendidikan di Indonesia dan Singapura serta mengkaji implikasinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya reformasi pendidikan di Indonesia agar mampu bersaing secara global. Fokus kajian meliputi kebijakan pendidikan, kurikulum, metode pengajaran, serta hasil belajar siswa di kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai dokumen resmi, laporan internasional, dan hasil penelitian terkait. Langkah penelitian dimulai dengan identifikasi indikator utama sistem pendidikan, analisis perbandingan struktur dan implementasi kebijakan, hingga evaluasi dampak terhadap capaian belajar siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa Singapura lebih unggul dalam efektivitas kebijakan pendidikan, penerapan kurikulum berbasis keterampilan abad ke-21, serta konsistensi pencapaian hasil belajar pada tingkat internasional. Sementara itu, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemerataan mutu dan inovasi pembelajaran. Simpulan utama penelitian ini menekankan pentingnya adopsi praktik terbaik dari Singapura, seperti penguatan pelatihan guru dan reformasi kurikulum, sebagai rekomendasi strategis untuk memperkuat sistem pendidikan nasional Indonesia.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA SDN Siregar, Khalida Ziah; Ramdhani, Sendi; Sumarni, Sumarni
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.10734

Abstract

This research is motivated by students' low mathematical understanding and critical thinking skills in mathematics learning in elementary schools. Initial observations at SDN 100900 Gunungtua showed that some students still had difficulty understanding the concept of plane figures and had not yet achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). This study aims to determine the effect of the Two Stay Two Stray (TSTS) Cooperative Learning model on the mathematical understanding and critical thinking skills of fourth-grade students at SDN 100900 Gunungtua. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental type and a Nonequivalent Control Group Design. The study population was all 40 fourth-grade students. The sampling technique used total sampling, with class IV-B as the experimental class and class IV-A as the control class. Data collection techniques were carried out through mathematical understanding tests and critical thinking skills tests. The research instrument was a descriptive test that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, Independent Sample t-tests, and MANOVA. The results of the study showed that the TSTS learning model had a significant effect on students' mathematical understanding (t = 4.367; Sig. 0.000 < 0.05) and critical thinking skills (t = 3.835; Sig. 0.000 < 0.05). The MANOVA test results also showed a significant simultaneous effect (F = 10.025; Sig. 0.000 < 0.05). Thus, the TSTS learning model effectively improves students' mathematical understanding and critical thinking skills. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Hasil observasi awal di SDN 100900 Gunungtua menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami konsep bangun datar dan belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 100900 Gunungtua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu kelas IV-B sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman matematis dan tes kemampuan berpikir kritis. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample t-test, dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TSTS berpengaruh signifikan terhadap pemahaman matematis siswa (t = 4,367; Sig. 0,000 < 0,05) dan kemampuan berpikir kritis siswa (t = 3,835; Sig. 0,000 < 0,05). Hasil uji MANOVA juga menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan (F = 10,025; Sig. 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model pembelajaran TSTS efektif meningkatkan pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa.