Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Campuran Bioetanol Kulit Buah Nangka dengan Pertalite Terhadap Performa Mesin Motor 4 Langkah Zaini, Mustofa; Kusumaningrum, Ira; Usman, Mualifi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i2.1254

Abstract

Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif yang terbuat dari tanaman. Ada tiga kelompok tanaman sumber bioetanol, yaitu tanaman yang mengandung pati, glukosa, dan selulosa. Kulit nangka memiliki kandungan karbohidrat yang didalamnya terdapat pati, glukosa dan selulosa. Dengan demikian, kulit nangka dapat dimanfaatkan sebagai bahan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performa mesin motor 4 langkah yang menggunakan bahan bakar campuran bioetanol kulit buah nangka dengan pertalite. Campuran bioetanol kulit nangka dengan pertalite diaplikasikan pada motor dengan komposisi 10%, 20% dan 30% bioetanol kulit nangka. Pengujian dilakukan dengan putaran mesin yang bervariasi mulai dari 3000 rpm hingga 9000 rpm. Hasil penelitian menunjukkan ada konsentarasi bioetanol kulit nangka yang optimum untuk menghasilkan performa maksimal. Torsi tertinggi telah didapatkan ketika menggunakan campuran 20% bioetanol pada pertalite saat putaran mesin 6000 rpm yaitu sebesar 18,10 Nm. Pada penggunaan campuran bahan bakar 10% bioetanol dan 90% pertalite untuk putaran mesin 8000 rpm, diperoleh nilai daya sebesar 18,53 HP yang merupakan daya tertinggi. Sedangkan laju konsumsi bahan bakar terendah yaitu 2,80 L/jam diperoleh pada penggunaan campuran 30% bioetanol.
Performansi Ekstrak Campuran Daun Jambu Biji dan Blimbing Wuluh sebagai Inhibitor Korosi pada Proteksi Logam dari Lingkungan Agresif Kusumaningrum, Ira; Usman, Mualifi; Rafi Hartawan, Rahmat
PROTON Vol. 15 No. 01 (2025): PROTON: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Mesin
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v15i01.7329

Abstract

Sampah tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan inhibitor korosi. Pemanfaatan inhibitor korosi merupakan salah satu cara untuk mengendalikan korosi. Inhibitor berbahan senyawa organik menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan. Dalam penelitian ini, kaji teoritis dan eksperimen dilakukan pada ekstrak campuran daun belimbing wuluh dan daun jambu biji yang dimanfaatkan sebagai inhibitor korosi guna memproteksi baja AISI 1037 dalam larutan HCl 1 M. Penambahan inhibitor dibuat bervariasi mulai 200 ppm, 600 ppm dan 1000 ppm. Pengujian laju korosi dilakukan dengan metode kehilangan berat. Peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan laju korosi menurun dan efisiensi inhibitornya meningkat .Pada konsentrasi 1000 ppm efisiensi inhibitor mencapai 64,03%. Adsorpsi inhibitor yang terjadi adalah adsorpsi secara fisika. Molekul-molekul inhibitor yang teradsorpsi, menutupi permukaan baja AISI 1037 dan melindunginya dari serangan korosi