Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Meningkatkan Pengetahuan dan Perubahan Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi melalui Penyuluhan dan Edukasi di SMK 1 Krian Selfya Ningrum; Rony Kriswibowo; Putri Ariatna Alia
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyaraka
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i1.994

Abstract

This study aims to improve adolescents' knowledge and behavior regarding reproductive health through counseling and education at SMK 1 Krian. The background highlights the low awareness of reproductive health among Indonesian youth, leading to issues such as unwanted pregnancies and sexually transmitted infections. The counseling program involved 12th-grade students and teachers, utilizing interactive methods to engage participants effectively. Results indicate a significant increase in knowledge, with average scores rising from 55% to 80% post-counseling. Additionally, 70% of students reported positive behavioral changes, such as increased willingness to discuss reproductive health issues. Participant feedback was overwhelmingly positive, with 85% finding the information beneficial. However, challenges remain, particularly regarding access to accurate information. The findings emphasize the necessity for ongoing education and community support to sustain positive changes in adolescents' reproductive health awareness and behavior.
Remaja Hebat, Mental Kuat: Penyuluhan Manajemen Stres dan Kecemasan di SMA Katolik Untung Suropati Selfya Ningrum; Dwike Primadita Rosanti
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i3.1836

Abstract

The community service program titled Great Youth, Strong Mentality at Untung Suropati Catholic High School aimed to enhance students understanding and skills in managing stress and anxiety, which are increasingly prevalent among adolescents due to academic pressures, social dynamics, environmental changes, and excessive exposure to social media. These issues are exacerbated by a lack of knowledge about effective stress management strategies, such as relaxation techniques and emotional communication, as well as the stigma surrounding mental health that discourages adolescents from seeking help. The counseling was conducted using an interactive approach, comprising a 30-minute informative lecture to explain the concepts of stress and anxiety, small group discussions (5–7 students) to encourage reflection and sharing of experiences, and practical exercises on relaxation techniques, such as diaphragmatic breathing and mindfulness, to provide hands-on experience. Supporting materials, including visual presentations and interactive quizzes, were utilized to enhance student engagement. Post-event evaluation revealed significant improvements in the understanding of stress and anxiety among students in grades X, XI, and XII. Students demonstrated enthusiasm through active participation in discussions and practical sessions, as well as positive feedback on the supportive and stigma-free environment. The program successfully equipped students with practical skills for stress management and fostered a healthier learning environment. For sustainability, it is recommended to conduct similar programs regularly, integrate mental health education into the school curriculum or extracurricular activities, provide concise modules for students’ independent use, and collaborate with school counselors to monitor technique implementation and offer ongoing support to ensure long-term impact on students mental well-being.
Digitalisasi Layanan Kesehatan: Pelatihan IT untuk Kader Posyandu Desa Simogirang dalam Pencatatan Data Kesehatan Rony Kriswibowo; Rusina Widha Febriana; Johan Suryo Prayogo; Purwanto Purwanto; Selfya Ningrum; Agung Teguh Setyadi; Firdaus Kamilullah Suhada; Mohammad Alif Riskyansah
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejaht
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i2.1910

Abstract

This community service program was implemented to strengthen the digital literacy and competencies of health cadres in Simogirang Village, Prambon Sub-district, Sidoarjo Regency, particularly in the recording and management of Posyandu (integrated health service post) data. The initiative responded to ongoing issues stemming from manual documentation methods, which were prone to human error, inefficiency, and lack of integration with regional health information systems. To address these challenges, the program delivered an IT-based training module using a combination of direct instruction, demonstrations, and hands-on simulations. The training emphasized the use of accessible and cost-effective tools such as Google Forms and Google Sheets, designed in alignment with the principles of adult learning (andragogy) and Kurt Lewin’s change management model to facilitate behavioral adaptation and technology acceptance among the participants. A total of 25 health cadres participated in the program. Pre- and post-training evaluations demonstrated significant improvement in digital skills, with 80% of participants achieving a minimum of 85% accuracy in completing digital forms and managing records. In addition, a prototype digital system based on Google Workspace was successfully piloted in two Posyandu locations. This system enhanced the timeliness, accuracy, and integration of health data reporting to local health centers (Puskesmas), offering a scalable and sustainable solution for grassroots healthcare data management. Despite the positive outcomes, the program also identified key challenges, notably limited internet infrastructure and varying levels of prior digital exposure among cadres. These findings underscore the need for continuous mentoring, support from local government stakeholders, and potential investment in digital infrastructure. Overall, the initiative contributes to Indonesia’s broader goals of digital transformation in public health, particularly at the village level.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Herbal sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat Desa Sumbergede Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito syawal zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; putri aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5616

Abstract

Teh merupakan salah satu jenis minuman yang sangat digemari oleh orang-orang di Indonesiakarena memiliki bau dan rasa yang unik. Namun masyarakat Desa Sumbergede masih memilikiketerbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman herbal lokal menjadi produksiap konsumsi. Kegiatan edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal serta keterampilan teknis dalam pembuatan simplisia,pengemasan, dan pelabelan produk. Metode pelaksanaannya meliputi pretest, penyampaianmateri, praktik langsung pembuatan simplisia, pengemasan pelatihan dan pelabelan, serta posttestsebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal meningkat hingga 93,75% pada kategori tinggi,dan keterampilan pembuatan simplisia mencapai 100% pada kategori tinggi setelah pelatihan.Kesimpulan menegaskan bahwa metode berbasis praktik mampu memperkuat pengetahuansekaligus keterampilan teknis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong budidayatanaman herbal lokal menjadi produk teh herbal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapijuga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi.Kata kunci : Edukasi, Herbal, Pelatihan, Pisang, Teh.
Edukasi dan pelatihan pengemesan, pembuatan kemasan produk teh herbal di desa sumber gede kec wringinanom, kab gresik Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito syawal zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; putri aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5618

Abstract

Latihan pembuatan kemasan teh herbal di Desa Sumber Gede, Kecamatan Wringinanom, Gresikbertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam merancang kemasan yang higienis,menarik, dan sesuai standar. Sebelum program, sebagian besar UMKM masih menggunakankemasan sederhana sehingga daya saing produk rendah. Kegiatan diikuti 37 peserta melaluitahapan observasi, penyusunan materi, teori, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pretestdan posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dari pemahaman dasar menjadi mampumembuat desain profesional dengan aplikasi Canva. Dengan metode Training of Trainers (TOT),peserta juga berperan menyebarkan pengetahuan kepada UMKM lain. Program ini menekankankemasan sebagai identitas produk sekaligus strategi pemasaran, sehingga memperkuat daya saingdan keberlanjutan usaha lokal.Kata Kunci :Edukasi pengemasan, Pembuatan Teh herbal, Sumber Gede.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Herbal sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat Desa Sumbergede Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito syawal zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; putri aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.5655

Abstract

Teh merupakan salah satu jenis minuman yang sangat digemari oleh orang-orang di Indonesiakarena memiliki bau dan rasa yang unik. Namun masyarakat Desa Sumbergede masih memilikiketerbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman herbal lokal menjadi produksiap konsumsi. Kegiatan edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal serta keterampilan teknis dalam pembuatan simplisia,pengemasan, dan pelabelan produk. Metode pelaksanaannya meliputi pretest, penyampaianmateri, praktik langsung pembuatan simplisia, pengemasan pelatihan dan pelabelan, serta posttestsebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal meningkat hingga 93,75% pada kategori tinggi,dan keterampilan pembuatan simplisia mencapai 100% pada kategori tinggi setelah pelatihan.Kesimpulan menegaskan bahwa metode berbasis praktik mampu memperkuat pengetahuansekaligus keterampilan teknis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong budidayatanaman herbal lokal menjadi produk teh herbal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapijuga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi.Kata kunci : Edukasi, Herbal, Pelatihan, Pisang, Teh.
Promosi Kesehatan Berbasis Keluarga melalui Sekolah Perempuan Desa Sumbergede Wringinanom Gresik Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito Syawal Zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; Putri Aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.5657

Abstract

Promosi kesehatan berbasis keluarga melalui Sekolah Perempuan merupakan pendekatan strategisdalam pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga secara menyeluruh.Keluarga sebagai unit sosial terkecil memiliki peran sentral dalam mengelola kesehatananggotanya melalui dukungan emosional, edukasi, dan pengawasan pola hidup sehat. SekolahPerempuan berfungsi sebagai wahana edukasi yang memperkuat kapasitas perempuan dalammenerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) serta menjaga kesehatan reproduksi.Artikel ini menggali peran keluarga dan perempuan, permasalahan kesehatan masyarakat,metodologi pelaksanaan, hasil analisis, serta kesimpulan dari implementasi promosi kesehatanberbasis keluarga melalui Sekolah Perempuan.Kata kunci : Promosi kesehatan, keluarga, pemberdayaan perempuan, SekolahPerempuan, Perilaku Hidup Bersih Dan SehatABSTRACTFamily-based health promotion through Women's Schools is a strategic approach in empoweringwomen to improve family health comprehensively. The family, as the smallest social unit, plays acentral role in managing the health of its members through emotional support, education, andsupervision of healthy lifestyle patterns. Women's Schools serve as educational platforms thatstrengthen women's capacity to implement clean and healthy living behaviors (PHBS) andmaintain reproductive health. This article explores the role of family and women, communityhealth issues, methodology, analytical results, and conclusions from the implementation of familybasedhealth promotion through Women's Schools.Keyword : health promotion, family, women's empowerment, Women's School, cleanand healthy living behavior
EDUKASI DAN PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN TEH HERBAL BERBASIS E-COMMERCE DI ERA DIGITAL DI DESA SUMBER GEDE,KEC.WRINGINANOM Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito Syawal Zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.5658

Abstract

Artikel ini membahas edukasi dan pelatihan strategi pemasaran teh herbal berbasis e-commercedi era digital di Desa Sumber Gede, Kecamatan Wringinanom. Fokus utama adalah mengatasi tigapermasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu kurangnya pengetahuan tentang digital marketingdan e-commerce, belum tersedianya identitas produk dan branding yang kuat, serta kurangnyapemahaman dalam perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Metodologi yang diterapkan berupapelatihan langsung dan pendampingan kepada para pelaku usaha di desa tersebut. Hasilnyamenunjukkan peningkatan pemahaman digital marketing, penguatan branding, dan kemampuanmenghitung HPP secara tepat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan penjualanproduk teh herbal secara online.Kata kunci: UMKM,teh herbal, e-commerce , pemasaran digital, marketplace
Edukasi Gizi dan Peran Herbal dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Desa Sumbergede Wringinanom Gresik Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito Syawal Zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; Putri Aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.5660

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, kanker, penyakit jantung, dan strokemenjadi masalah kesehatan yang terus meningkat di Indonesia. Edukasi gizi dan pemanfaatanherbal sebagai bagian dari pengobatan dan pencegahan berperan penting dalam mengurangi risikodan komplikasi PTM. Studi ini mengkaji peran edukasi gizi dan herbal dalam kontekspemberdayaan perempuan melalui Sekolah Perempuan di Desa Sumbergede, Wringinanomsebagai model komunitas yang aktif meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakatterhadap pencegahan PTM. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur, wawancara, danobservasi partisipatif dengan menganalisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman gizi seimbang dan penggunaan tanamanherbal lokal yang efektif sebagai imunomodulator. Sinergi edukasi gizi dan pemanfaatan herballokal mendukung strategi berkelanjutan dalam pencegahan PTM di masyarakat pedesaan.Kata kunci : Penyakit Tidak Menular, Edukasi Gizi, Tanaman Herbal, SekolahPerempuan, Pencegahan PTM