Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urban Vibrancy Sebagai Faktor Daya Tarik Kawasan Di Kecamatan Genteng, Surabaya Rambe, Aisyah Ronawan; Wibisono, Bambang Hari
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 22, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.vi.4577

Abstract

Vibrancy menganalisis dampak positif dari kehidupan perkotaan terhadap perspektif masyarakat. Mengetahui sejauh mana kota mengalami kehidupan yang dinamis, kaya akan budaya, dan menarik. Mengacu pada tingkat aktivitas manusia dan interaksinya didalam kota.  Kehidupan perkotaan didefinisikan dan diukur secara berbeda dalam literatur. Awalnya, digambarkan sebagai jumlah orang di sekitar jalan atau lingkungan. Sekarang, umumnya dikaitkan dengan intensitas aktivitas, keragaman penggunaan lahan, dan aksesibilitas. Dalam konteks penelitian ini, Urban Vibrancy dianggap sebagai faktor utama yang membentuk daya tarik suatu kawasan. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis sejauh mana keberagaman dan intensitas interaksi dalam Urban Vibrancy berkontribusi terhadap daya tarik kawasan. Penelitian ini memanfaatkan sumber utama melalui data Open Street Map (OSM), data ini dapat membantu dalam menjelajahi keberagaman aktivitas di suatu wilayah. Menggunakan metode Kernel Density Estimation dan Observasi lapangan untuk menganalisis hasil. Hasilnya menunjukkan Kawasan dengan intensitas aktivitas padat dan ramai yang sebagian besar terdistribusi di area pusat kota terutama Kecamatan Genteng, Surabaya.
Analysis of image-forming elements in the urban service center area of Pangkalpinang City Nugraha, Rifqi Adi; Rambe, Aisyah Ronawan; Zuhdi, Ahmad; Putri, Diti Artanti Utami; Mujiburrakhman, Muhammad
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i12.1125

Abstract

Pangkalpinang City is one of the municipalities in Indonesia that was planned to transform into a developed urban environment by 2030. To help achieve the city’s development goal, this study presents an analysis of the spatial structure of the urban service center of Pangkalpinang City, which comprises the Rawa Bangun, Gedung Nasional, Masjid Jamik, Pasar Padi, and Bintang sub-districts, using Kevin Lynch’s image-forming elements, that is, path, edge, district, node, and landmark. A qualitative descriptive method was used to interpret users’ spatial experiences through field observations and supporting secondary data. The results show that the urban service center area is shaped by a complex hierarchical path, natural and artificial edges, diverse functional districts, many nodes in the form of intersections, bridges, a public transport terminal, and ten cultural and non-cultural landmarks. These findings highlight how Pangkalpinang City’s spatial structure and functional patterns may interact to support the city’s public services, and they can guide future spatial planning of the city towards a more integrated and citizen-friendly city.