Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of the Use of Gen Z Terminology on the Purchase of Fashion Trends of Jims Honey Products on the Tiktok Platform Napitu, Christin; Pinem, Dhea; Hutagalung, Sondang Lamsarina; Marpaung, Agung; Irawan, Desi; Zahra, Atika; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3956

Abstract

The study aims to find out the level of use of the term gen z in the TikTok platform towards the purchase of Jims Honey fashion products. The research was also made to find out what words Jims Honey uses in their fashion content on TikTok. The information in this study was obtained by listening to words or terms written on TikTok social media videos. The method used in the study is the Qualitative Descriptive Method. Information processing is carried out using documentation on the TikTok platform. This study was also made to determine the influence of the use of the term gen z or slank language on costumer purchase decisions. The results of this study show that the level of use of the term gen z in the TikTok platform increases the attractiveness and interest of consumers or costumers in purchasing fashion trends on Jims Honey products.
Resiliensi dan Tantangan Bisnis Kuliner Selebritas: Studi Kasus pada Donat Pinkan Mambo Hasyim, Hasyim; Napitu, Christin; Butarbutar, Della; Rachel, Dinda
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk resiliensi bisnis serta tantangan yang dihadapi usaha kuliner selebritas dengan mengambil studi kasus Donat Pinkan Mambo. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana viralitas, ekspektasi publik, dan dinamika media sosial memengaruhi keberlanjutan usaha kuliner yang dikelola figur publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui sumber-sumber sekunder seperti pemberitaan media, ulasan publik, artikel ilmiah, dan literatur terkait celebrity entrepreneur serta resiliensi bisnis. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun popularitas mampu memberikan lonjakan perhatian pada tahap awal, keberlanjutan usaha sangat ditentukan oleh kualitas produk, kesiapan operasional, dan kemampuan pemilik usaha merespons kritik secara profesional. Penelitian ini menegaskan bahwa bisnis kuliner selebritas membutuhkan lebih dari sekadar viralitas, melainkan juga konsistensi, strategi manajerial, dan ketangguhan mental dalam menghadapi dinamika pasar.
Etika Pemasaran dan Kepercayaan Konsumen Dalam Industri Kosmetika Lokal: Studi Kualitatif pada Kasus Produk Shella Saukia Saputra, Hendra; Hasugian, Anastasia; Napitu, Christin; Butarbutar, Della; Rachel, Dinda; Maharani, Dini; Anggiani, Eka; Lamsarina, Sondang
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7477

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis penerapan etika pemasaran pada produk kosmetika shella saukia dan dampaknya terhadap kepercayaaan konsumen. Industri kosmetika local di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, menjadikan etika, yang meliputi kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sebagai aspek krusial untuk menjaga kepercayaan konsumen. Hasil temuan menunjukan adanya pelanggaran etika pemasaran pada produk shella saukia, yang meliputi overclaim (claim berlebihan terhadap kandungan), relabeling (mengganti label produk lain), manipulasi harga, dan pelanggaran legalitas (tidak memliki izin BPOM). Pelanggaran prinsip kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan transparansi ini secara langsung menyebabkan penurunan drastis kepercayaan konsumen terhadap kepercayaan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa etika pemasaran adalah pondasi utama untuk membangun integritas merek, loyalitas, dan keberlanjutan hubungan jangka Panjang dengan konsumen, khususnya dalam industriyang sesitif terhadap keamanan.