Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBINAAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG TEPAT PADA PKK DESA SIDOMULYO, KOTA BATU Nugroho Wibisono; Achdan Sukmana; Dea Mailisa; Indah Zahrotul Mauludiyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi antibiotik, sebuah masalah kesehatan global, dapat mengancam keberhasilan pengobatan penyakit infeksi. Resistensi ini disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Kegiatan pembinaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu-ibu PKK Desa Sidomulyo, Kota Batu, tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Penyuluhan kesehatan digunakan dengan 21 responden. Dalam evaluasi, hasil pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur pengetahuan peserta. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta tidak tahu penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Sementara itu, hasil post-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta lebih memahami penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik setelah diberikan penyuluhan. Penyuluhan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada ibu-ibu PKK Desa Sidomulyo, Kota Batu tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan dampak resistensi antibiotik. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu penggunaan antibiotik yang tepat, yang dapat menurunkan risiko resistensi antibiotik di masyarakat.
Analisis Potensi Interaksi Obat pada Resep Penyakit Degeneratif di Klinik X, Kabupaten Malang Nugroho Wibisono; Dian Novita Wulandari; Mazrifa Sengaji; Husnul Fadilah; Nafisaturrohmah Romadhoni
Scientific Journal Vol. 4 No. 6 (2025): SCIENA Volume IV No 6, November 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i6.291

Abstract

Pendahuluan: Penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, dan dislipidemia merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Terapi kombinasi pada pasien penyakit ini sering menimbulkan risiko interaksi obat akibat polifarmasi. Interaksi obat yang tidak terdeteksi dapat mengurangi efektivitas terapi atau menimbulkan efek toksik, sehingga perlu dilakukan analisis menyeluruh terhadap potensi interaksi obat. Tujuan penelitian: Untuk menganalisis potensi interaksi obat pada resep pasien dengan penyakit degeneratif di Klinik X, Kabupaten Malang, serta mengidentifikasi jenis mekanisme interaksi dan tingkat keparahannya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif analitik terhadap 90 resep pasien hipertensi, diabetes melitus, dan dislipidemia yang diperoleh dari Instalasi Farmasi Klinik Rawat Inap Muslimat Singosari periode Januari–Maret 2022. Data dianalisis menggunakan Drug Interaction Checker (DIC) untuk mengidentifikasi jenis interaksi (farmakodinamik, farmakokinetik, dan nonspesifik) serta tingkat keparahan interaksi (mayor, moderat, dan minor). Hasil: Ditemukan total 229 potensi interaksi obat, dengan mekanisme farmakodinamik mendominasi sebesar 79,48%, diikuti farmakokinetik 13,98%, dan nonspesifik 4,36%. Sebagian besar interaksi ditemukan pada pasien hipertensi (75 kasus) dan dislipidemia (71 kasus). Berdasarkan tingkat keparahan, 69,64% interaksi tergolong moderat, 15,18% mayor, dan 15,18% minor. Interaksi paling umum terjadi pada kombinasi antihipertensi (ACE inhibitor, beta-bloker, diuretik) dan antihiperlipidemia (statin, fibrat) yang melibatkan mekanisme aditif atau antagonistik. Kesimpulan: Sebagian besar potensi interaksi obat pada pasien penyakit degeneratif terjadi melalui mekanisme farmakodinamik dengan tingkat keparahan sedang. Faktor utama penyebabnya adalah polifarmasi, khususnya pada pasien hipertensi dan dislipidemia. Diperlukan pemantauan terapi secara berkelanjutan, edukasi pasien, serta penerapan sistem pendukung keputusan klinis (CDSS) untuk mencegah interaksi obat yang merugikan dan meningkatkan keamanan terapi.