Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan UMKM: Meningkatkan Daya Saing Dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Desa Petatal Kecamatan Datuk Tanah Datar Daulay, Mhd Nurhusein; Pulungan, Muhammad Alfi Syahrin; Andini, Zyhan Risty; Daulay, Syahraini Puspa; Damanik, Anisa Risanda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4171

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan strategi ekonomi lokal untuk meningkatkan daya saing UMKM berbasis ekonomi kreatif di Desa petatal Kecamatan Datuk tanah Datar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan data primer dan skunder yang didapat melalui metode observasi, dokumentasi. Adapun analisis datanya melalui pendekatan deskriptif analisis. Hasil pengembangan penelitian strategi menunjukkan bahwa ekonomi lokal dalam meningkatkan daya saing adalah: pertama, dengan cara memilih bahan baku berkualitas dan mudah didapatkan serta inovasi terhadap motif yang bervariasi sesuai dengan trend kekinian. Kedua, teknik pemasaran yaitu dengan melakukan promosi penjualan secara langsung maupun publikasi, pemasaran informasi pasar, dan pembangunan jaringan pemasaran. Pameran dan event mendorong peningkatan kualitas penjualan yaitu pembaharuan aset. Upaya strategi peningkatan daya saing melalui publikasi, mass selling dan personal selling telah mampu meningkatkan daya saing usaha mikro, dibuktikan dengan meningkatnya omzet dan aset pelaku usaha mikro kerajinan pembuatan Sabun Sunlight.
Legal Protection for Wives due The Annulment of A Marriage: A Maqasid Al-Shari'ah Perspective A Study of Religious Court Rulings in Indonesian Pulungan, Muhammad Alfi Syahrin; Lubis, Syaddan Dintara
KALOSARA: Family Law Review Vol. 6 No. 1 (2026): Kalosara: Family Law Review
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kalosara.v6i1.14100

Abstract

The study examines the legal protection afforded to good-faith wives in marriage annulment cases and explores the integration of maqāṣid al-sharīʿah principles into judicial reasoning. Although the Indonesian Marriage Law and the Compilation of Islamic Law regulate the grounds for annulment, previous studies have not addressed the normative gap concerning the post-annulment rights of wives. This gap namely, the absence of substantive protection for wives who suffer harm due to identity fraud or deception constitutes the central focus of the research. Using a normative juridical method supported by statutory, doctrinal, and case law analysis, the study finds that judicial practice remains predominantly formalistic. Marriage annulment is treated as nullifying all legal consequences from the outset, which ultimately disadvantages wives acting in good faith. An analysis based on maqāṣid al-sharīʿah, particularly the principle of ḥifẓ al-nafs, indicates that annulment decisions should account for humanitarian considerations, prevention of harm, and the preservation of women's dignity. This research contributes to the development of Islamic family law discourse by proposing a more progressive interpretive framework that incorporates maqāṣid al-sharīʿah into judicial decision-making. The findings carry practical implications for religious courts in Indonesia, emphasizing the need to recognize and protect the rights of wives more comprehensively in annulment cases, as well as encouraging the development of regulations that respond more effectively to women's vulnerability.   Keywords: Hifz Al-Nafs; Maqasid Al-Shariah; Marriage Annulment.