Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PKM Pelatihan Penulisan Bahan Ajar IPS Bagi Guru-Guru SD Jauhar, Sitti; Rukaya, Rukaya; Asmah, Sitti
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.281 KB) | DOI: 10.31100/matappa.v2i1.336

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam proses pembelajaran adalah kurangnya memanfaatkan media pembelajaran sebagai sarana belajar siswa. Salah satu media yang sering digunakan dalam proses pembelajaran di SD adalah media LKS dan Diktat pembelajaran. Banyak dikalangan para guru belum paham bagaimana cara membuat dan mengembangkan media LKS dan Diktat. Guru lebih cenderung memanfaatkan LKS atau diktat pembelajaran yang diperoleh dari penerbit bukan dibuat sendiri oleh guru sehingga berakibat materi yang diberikan dalam bahan ajar tersebut kurang sesuai dengan materi yang diajarkan oleh guru. Kondisi di atas terjadi karena kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar khususnya bahan ajar IPS masih sangat rendah. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi; 1) belum dipahaminya cara pembuatan dan pengembangan bahan ajar IPS oleh guru, 2) masih minimnya penyelenggaraan pelatihan tentang peulisan bahan ajar, 3) belum diketahuinya manfaat menjadi penulis sebagai profesi alternatif selain sebagai tenaga pengajar oleh guru. Untuk memberikan solusi terhadap masalah tersebut, maka Tim PKM  mengadakan pelatihan penulisan bahan ajar IPS bagi guru-guru di SD Negeri 13 Biru. Hasil yang dicapai dalam pelatihan ini adalah sebagai berikut: a) Guru-guru peserta pelatihan menjadi paham dan mengetahui cara penyusunan maupun pengembangan bahan ajar IPS di SD yang sesuai dengan Kurikulum serta karakteristik materi pelajaran IPS di SD; b) Motivasi pengetahuan dan keterampilan bagi guru-guru lebih meningkat untuk menyusun sendiri dan mengembangkan bahan ajar IPS; dan c) Wawasan mengenai peluang dikembangkannya profesi baru sebagai penulis Bahan Ajar IPS di SD untuk jangka panjang semakin terbuka di kalangan para guru-guru SD Negeri 13 Biru.
An analysis on children of prostitute’s confidence and efforts to deal with the problem (a case study at kompleks butung) Rukaya .
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 7 Number 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v7i2.23637

Abstract

The aim of this research was to investigate: (i) the confidence of children of prostitute (COP) at Kompleks Butung such as: prefer being alone, full of doubt, uncompetitive, unsupportive, very sensitive, attention seeker, and afraid of making mistakes. (ii) The causing factors of the COP’s lack of confidence at Kompleks Butung are; (a) Internal Factors such as self-concept, physical condition, and life experience. (b) External Factors such as education, and environment. (iii) The impacts of confidence problem of the COP on ID and IR; (a) Academic Impact such as low grades, (b) Social Impact such as self-withdraw, (c) Personal Impact such as hatred to parents, anxiety, loneliness, depression, and even intention to commit suicide, and (iv) School counselors have done some efforts to solve the problems through: project work, environment acknowledgment, and classical guideline services.
An analysis on children of prostitute’s confidence and efforts to deal with the problem (a case study at kompleks butung) Rukaya .
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 7 Number 2 Desember 2021
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.819 KB) | DOI: 10.26858/jppk.v7i2.23637

Abstract

The aim of this research was to investigate: (i) the confidence of children of prostitute (COP) at Kompleks Butung such as: prefer being alone, full of doubt, uncompetitive, unsupportive, very sensitive, attention seeker, and afraid of making mistakes. (ii) The causing factors of the COP’s lack of confidence at Kompleks Butung are; (a) Internal Factors such as self-concept, physical condition, and life experience. (b) External Factors such as education, and environment. (iii) The impacts of confidence problem of the COP on ID and IR; (a) Academic Impact such as low grades, (b) Social Impact such as self-withdraw, (c) Personal Impact such as hatred to parents, anxiety, loneliness, depression, and even intention to commit suicide, and (iv) School counselors have done some efforts to solve the problems through: project work, environment acknowledgment, and classical guideline services.
Pengaruh Layanan Bimbingan dan Konseling Terhadap Moral Peserta Didik Rukaya; Abdi Alam , Andi Fiptar
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i2.3637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap moral Peserta Didik di SMAN 3 Barru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Peserta didik SMAN 3 Barru yang terdaftar pada tahun 2023. Prosedur pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 105 Peserta Didik. Data hasil penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara layanan bimbingan dan konseling terhadap moral Peserta didik di SMAN 3 Barru dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 atau kurang dari 0,05 (p<0,05).
Guidance and Counseling Strategies to Overcome Students English Speaking Problems at SMA DDI Babussalam Boddie Rukaya, Rukaya
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v4i2.846

Abstract

This study explores the guidance and counseling strategies applied to overcome anxiety of speaking English among high school students of DDI Babussalam Boddie. Anxiety about speaking English can hinder a student's ability to communicate effectively and impact their academic performance. The research method used is a qualitative approach with case study techniques and in-depth interviews. Data were collected through direct observation of guidance and counseling sessions, as well as interviews with students, counselors, and teachers. Data analysis is carried out with a thematic approach to identify the main patterns and themes in the applied strategy. The findings suggest that interventions such as relaxation techniques, speaking skills training, and emotional support are highly effective in improving students' confidence and communication skills.
Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam Danial, Muhammad; Rukaya, Rukaya; Hamsudi, Alfaridzi
FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM Vol 6, No 2 (2025): Fastabiq: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47281/fas.v6i2.256

Abstract

The limited internalization of religious values and information in Islamic Religious Education learning in schools is often caused by insufficient consideration of neuroscience and cultural aspects in the learning process. This research aims to discover an appropriate Islamic Religious Education learning model with a Deep Learning approach that aligns with efforts to strengthen cultural values embedded in the learning process, adapting this learning model in Islamic Religious Education with a cultural approach implemented based on neuroscience knowledge. This research employs a mixed methods research model, utilizing qualitative data with a phenomenological approach to identify students' learning style tendencies in schools, while quantitative data is used to confirm and test findings from the qualitative data. The results of this research demonstrate that 1) the three dimensions of the deep learning approach are interconnected and influence Islamic Religious Education learning at every educational level, 2) adapting the Deep Learning approach based on Cultural Neuroscience into the learning process supports the existence of cultural values in learning implementation, 3) the implementation of Islamic Religious Education learning through the Deep Learning approach with the Cultural Neuroscience concept not only has implications for improving Islamic Religious Education learning competencies, but also for developing cognitive abilities and students' capacity to contextualize Islamic Religious Education learning.Keywords: Learning approach, Deep learning, Cultural neuroscience, Islamic education
KONSELING BERBASIS NARATIF UNTUK MEMULIHKAN CITRA DIRI DAN MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DARI LINGKUNGAN STIGMATIS Rukaya, Rukaya
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.630

Abstract

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang dipenuhi dengan indikator sosial negatif, seperti daerah kumuh, wilayah yang rawan kejahatan, atau keluarga dengan latar belakang stigma, sering kali mengalami gangguan dalam pengembangan citra diri dan rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling berbasis narasi dalam memperbaiki citra diri dan membangun rasa percaya diri anak-anak dari lingkungan yang terstigma. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima anak berusia 10-14 tahun yang tinggal di daerah yang padat penduduk dan terstigma, dengan latar belakang sosial yang rentan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi naratif (cerita dan autobiografi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling naratif efektif dalam membantu anak-anak mengubah makna dari pengalaman hidup mereka. Anak-anak menunjukkan pergeseran dalam narasi mereka dari yang awalnya negatif menjadi lebih positif dan reflektif. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam rasa percaya diri anak-anak, yang ditunjukkan oleh keberanian mereka untuk tampil, mengungkapkan pendapat, dan mengekspresikan diri secara terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling naratif adalah pendekatan yang relevan dan memberdayakan untuk intervensi psikososial bagi anak-anak dari kelompok rentan. Pendekatan ini menyediakan ruang aman untuk menyuarakan pengalaman, membangun identitas positif, dan membebaskan diri dari narasi sosial yang menindas.