Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transplantasi Stem Cell Sebagai Pengobatan Kelainan Darah Wika Sepiwiryanti; Sagita Darma Sari
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sel punca atau stem cell adalah sebutan untuk sel yang belum memiliki fungsi khusus, sehingga dapat mengubah, menyesuaikan, dan memperbanyak diri tergantung lokasi sel tersebut berada. Karena sifatnya tersebut, sel punca kerap digunakan sebagai bahan transplantasi dalam pengobatan medis. Prosedur transplantasi sel punca dilakukan dengan menanam sel punca di organ tubuh tertentu untuk menggantikan sel yang rusak akibat suatu penyakit. Penelitian terhadap fungsi sel punca masih terus dilakukan dan dikembangkan. Salah satunya adalah untuk menggantikan sel yang rusak akibat penyakit tertentu seperti kanker, stroke, diabetes, dan penyakit degeneratif seperti osteoarthritis dan penyakit Parkinson. Sel punca juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu penanganan untuk penyakit sel plasma. Keberadaan sel punca diharapkan dapat berkembang menjadi sel dewasa dan jaringan baru. Selain itu, sel punca juga digunakan untuk mengetahui efektivitas dan keamanan suatu obat. Ada dua metode transplantasi sel punca yang umum digunakan. Transplantasi sel punca autolog yaitu Metode transplantasi yangmenggunakan sel-sel punca yang berasal dari tubuh pasien sendiri. Sel tersebut kemudian dibekukan, disimpan, dan baru akan digunakan saat pasien membutuhkannya, yaitu ketika sel punca alami mengalami kerusakan. transplantasi sel punca allogenik merupakan Metode menggunakan sel punca pendonor, seperti dari relawan atau kerabat. Transplantasi ini biasanya digunakan bila transplantasi autolog tidak berhasil atau penyakit bersifat lebih agresif.
PENGARUH AKUPRESURE PC 6 (Pericardium 6) TERHADAP DERAJAT EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI POSKESDES MARGO MULYO 20 KABUPATEN BANYUASIN Wika Sepiwiryanti; Ria Andreinie; Vivi Dwi Putri; Nora Dwi Apriyanti
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Abudurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v15i1.314

Abstract

During pregnancy, women will experience various changes that will occur psychologically and physiologically, causing discomfort. Emesis gravidarum is caused by increased estrogen, progesterone, and the release of human chorionic gonadotropin placenta, causing nausea and vomiting. Handling nausea and vomiting during pregnancy can be done through non-pharmacological measures, namely using acupressure therapy. The purpose of this study was to determine the effect of giving PC 6 (Pericardium 6) acupressure on emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester at the Margo Mulyo 20 Health Post, Banyuasin Regency. The research sample was pregnant women with emesis gravidarum at the Margo Mulyo 20 Health Post, with as many as 20 respondents. The research design used a pretest-posttest with a control group design. The results of the analysis showed that giving PC 6 (Pericardium 6) acupressure had an effect on reducing emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester with a p-value = 0,002.