Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Asas-Asas Perjanjian dalam Hukum Perjanjian Islam Ubaidullah Muayyad
'Anil Islam: Jurnal Kebudayaan dan Ilmu Keislaman Vol 8 No 1 (2015): Juni
Publisher : Institut Ilmu Keislaman Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.519 KB)

Abstract

This paper explains that the agreement is basically contained the principle of freedom of contract should not be restricted by anyone even including legislation. But subsequent developments, the Indonesian legal practice, the agreement is based on this principle in the form of their failure to intervene parliament through legislation on freedom of contract. While in Islamic law, the principle of freedom of contract is not absolute, but limited. In principle, not much different from the limitations under positive law. In the Islamic Shari'a law are the principles of the agreement are divided into several basic principles, namely the principle of tawhid, the permissibility, freedom of contract, justice, equality, honesty, trust, benefit and welfare, konsensualisme, binding promise, achievement of balance, legal certainty, and personality.
Analisis Tingkat Pemahaman Masyarakat pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus di Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep) Ubaidullah Muayyad Ubaid; Halimi Al Mahdi; Ahmad Wahidi
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v3i2.348

Abstract

Abstrak Penelitian ini muncul berdasarkan perhatian penulis terhadap Desa Karduluk Kecamatan Pragaan yang notabennya beragama islam dan mayoritas orang berpendidikan, akan tetapi dalam pemahamannya pada lembaga keuangan syariah lemah atau minim. Maka dari itu peneliti memperoleh beberapa rumusan masalah yaitu:1. Apa saja lembaga keuangan syariah yang diketahui oleh masyarakat desa Karduluk? 2. Bagaimana tingkat pemahaman masyarakat desa Karduluk pada lembaga keuangan syariah? 3. Faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat pemahaman masyarakat desa Karduluk untuk melakukan transaksi di lembaga keuangan syariah ?. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif. Dan teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Masyarakat Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Sementara untuk analisa datanya menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Karduluk tentang lembaga kauangan syariah masih kurang hal ini dibuktikan bahwa masih banyak masyarakat karduluk yang belum tahu apa itu lembaga keuangan syariah, salah satu bukti yang terjadi di lapangan adalah masyarakat karduluk banyak yang melakukan pembiayaan atau bertransaksi dengan lembaga keuangan non syariah. Selain memang tidak paham pada LKS (lembaga keuangan syariah) masyarakat karduluk juga beranggapan bahwa ketika melakukan transaksi di LKS (lembaga keuangan syariah) prosesnya terlalu sulit, biayanya mahal dan jangkauannya jauh. Kata Kunci: Pemahaman, Masyarakat, Anggapan, Lembaga Keuangan Syariah. Abstract This research emerged based on the author's attention to Karduluk Village, Pragaan District, which incidentally is Muslim and the majority of people are educated, but in their understanding of Islamic financial institutions it is weak or minimal. Therefore, the researchers obtained several problem formulations, namely: 1. What are the Islamic financial institutions that are known by the people of Karduluk village? 2. What is the level of understanding of the Karduluk village community in Islamic financial institutions? 3. What factors affect the level of understanding of the Karduluk village community to conduct transactions at Islamic financial institutions?. This type of research uses qualitative methods. And data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The subject of this research is the Karduluk Village Community, Pragaan District, Sumenep Regency. Meanwhile, for data analysis using data presentation, data reduction, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the understanding of the people of Karduluk Village about sharia financial institutions is still lacking, it is proven that there are still many karduluk people who do not know what sharia financial institutions are, one of the evidences that occurs in the field is that many karduluk people do financing or transact with institutions non-sharia finance. Apart from not really understanding the LKS, the Karduluk community also thought that when making transactions at LKS the process was too difficult, the costs were expensive and the reach was far. Keywords: Understanding, Society, Assumptions, Islamic Financial Institutions
Strategi Kerjasama Pedagang di Pasar Tradisional Pakong Pamekasan dalam Meningkatkan Pendapatan Muayyad, Ubaidullah; Alief Rifky, Nuzulul; Maksum
Al-Musthofa: Journal of Sharia Economics Vol. 6 No. 1 (2023): Al-Musthofa : Journal of Sharia Economics
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-musthofa.v6i1.1679

Abstract

Abstract Cooperation between merchants has actually been going on for a long time but it runs naturally. We can see things that naturally happen, namely cooperation in terms of helping to promote, assisting in terms of funding and the like that we can find in people's markets. In the Pakong Pamekasan market, such a condition has occurred, a condition where the cooperation of traders has carried out natural cooperation, some of which are through contracts, some are also due to the existence of associations that encourage such cooperation. Therefore, researchers are interested in conducting research in traditional markets in the district. Pakong kab. Pamekasan aims to find out and analyze whether the cooperation carried out by traders can increase income. This research is a field research using a qualitative approach. To get the data, the writer uses the media of interview, observation and documentation.The result of this research is that the cooperation carried out by traders in the Pakong market is dominated by a cooperation system based on mutual assistance and mutual assistance, namely spontaneous cooperation, such as combining capital, taking goods or stocking up. goods first and then pay later according to the agreement, and also help each other promote, this is intended to increase sales intensity and increase revenue. One of the factors that influence the income of traders in the Pakong market is the cooperation system. Cooperation more or less has a very significant impact on most traders. Cooperation helps with systems and agreements that are mutually beneficial for both parties. The agreement is the key to the cooperation system, how in the agreement no one is harmed. Keywords: Cooperation, Merchant, Income Increase
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Tanggung Jawab Kurir Shopee Express Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus pada Masyarakat Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep): (Studi Kasus pada Masyarakat Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep) Ubaidullah Muayyad; Ach. Nuris Shobah; Mohammad Sholahuddin Wahid
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2024): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v6i1.2363

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada masyarakat yang ada di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Tujuannya adalah untuk menilai bagaimana kualitas pelayanan dan tanggung jawab Kurir Shopee Express mempengaruhi kepuasan pelanggan di Desa Gadu Barat. Dengan menggunakan teknik kuantitatif, penelitian ini melibatkan populasi 150 individu dari masyarakat Gadu Barat yang telah melakukan transaksi dengan Kurir Shopee Express. Non-probability sampling digunakan untuk menentukan populasi. Pengumpulan atas data atas penelitian yaitu dengan menyebar kuesioner menggunakan skala likert, yang semuanya diuji secara ketat untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Dalam menganalisis data, metode yang digunakan ialah regresi berganda. Hasil analisis dari pengujian regresi berganda, seperti yang ditunjukkan oleh uji-F, mengungkapkan variabel dependen yaitu kualitas pelayanan dan tanggung jawab secara parsial berdampak pada variabel independen yaitu kepuasan pelanggan. Pernyataan ini didukung oleh nilai F yang dihitung sebesar 157,216 serta tingkat nilai signifikansi 0,000, yang kurang dari 0,05. Setelah memeriksa hasil uji t parsial, menjadi jelas bahwa semua dari variabel independen yang terdiri dari dua variabel yaitu kualitas pelayanan dan tanggung jawab secara signifikan berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu kepuasan pelanggan. Hal ini dikonfirmasi oleh nilai signifikansi yang dihasilkan dalam uji-T ialah 0,014 untuk variabel kualitas pelayanan dan 0,000 untuk variabel Tanggung jawab, keduanya lebih kecil dari 0,05. Hal itu dapat diartikan bahwa kualitas pelayanan dan tanggung jawab Kurir Shopee Express berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumene. Efek kumulatif dari kedua variabel ini berjumlah 67,7%, sedangkan 32,3% sisanya dikaitkan dengan faktor-faktor lainnya yang tidak di angkat dalam penelitian ini.
Analisis Efektivitas Keamanan dan Resiko Penggunaan Layanan ATM Cardless dalam Meningkatkan Kepuasan Transaksi Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Cabang Pragaan nauval, Noer Hasanah; Ubaidullah Muayyad
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i1.3668

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang praktis dan aman khususnya dalam menghadapi maraknya kejahatan siber, inovasi layanan ATM Cardless yang diterapkan oleh BPRS Bhakti Sumekar cabang Pragaan menjadi solusi baru untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas keamanan dan resiko layanan ATM Cardless terhadap tingkat kepuasan nasabah, dengan mengacu pada lima dimensi SERVQUAL, serta mengkaji penerapan prinsip keamanan informasi melalui pendekatan CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada karyawan dan nasabah, serta dokumentasi. Alasan pemilihan lokasi di BPRS Bhakti Sumekar cabang Pragaan didasarkan pada tingkat penggunaan layanan ATM Cardless yang cukup tinggi dan kesiapan infrastruktur digital perbankannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan ini memberikan pengalaman transaksi yang efisien, aman, dan mudah digunakan. Dari total 6.786.000 nasabah, sekitar 1.087.000 atau 16,02% telah memanfaatkan layanan ini tanpa mengalami kasus penyalahgunaan data atau kehilangan saldo. Selain kemudahan dalam bertransaksi, keamanan menjadi faktor utama yang meningkatkan kepercayaan nasabah. Layanan ini juga memenuhi kelima aspek SERVQUAL serta didukung sistem keamanan berlapis seperti PIN permanen, OTP, dan fitur pemblokiran otomatis. Layanan ATM Cardless berkontribusi besar terhadap kepuasan nasabah dan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan berbasis digital.
PENGARUH SOSIAL MEDIA, CITA RASA DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Fatina Helmania; Ubaidullah Muayyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5vtfsx09

Abstract

Era digital saat ini banyak perusahaan merubah metode pemasarannya dari metode pemasaran tradisional menjadi metode pemasaran elektronik (emarketing), Dalam menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian, perusahaan harus mampu menerapkan konsep pemasaran yang tepat sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Persaingan yang sangat ketat antara pengusaha kuliner tersebut menyebabkan semakin banyaknya pilihan bagi konsumen sehingga menyebabkan kecendrungan selera konsumen untuk berubah-ubah. Meningkatnya penjualan geprek disini karena banyak konsumen yang menganggap bahwa harganya yang terjangkau dan rasanya yang lezat. Sehingga konsumen merasa puas dengan hal tersebut. Dari latar belakang tersebut maka dapat diketahui bahwa penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau menguji pengaruh Media Sosial, Cita Rasa Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelnggan Pada Usaha Geprekku Di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Baik secara parsial atau pervariabel maupun secara simultan atau bersama-sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 80 responden berdasarkan tekhnik Purposive Sampling. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Sementara untuk tekhnik uji dan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Media Sosial, Cita Rasa Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelnggan Pada Usaha Geprekku. Hal ini dapat dilihat dari hasil Uji T, dengan nilai pada variabel Media Sosial thitung 3.793 > ttabel 1.664, Cita Rasa thitung 2.947 > ttabel 1.664 dan harga thitung 2.999 > ttabel 1.664. Pada uji F dapat dilihat bahwa fhitung lebih besar dari ftabel (42.451 > 2,72) yang berarti variabel Media Sosial, Cita Rasa, dan Harga secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi terhadap Kepuasan Pelanggan.
Penggunaan Digital Marketing di PT. Bank Syariah Indonesia dengan Pendekatan Search Engine Optimization (SEO) Annadafah; Muayyad, Ubaidullah
Alkasb: Journal of Islamic Economics Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics Study Program, Faculty of Sharia and Islamic Economics, Universitas Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/alkasb.v1i1.164

Abstract

Promotions using digital marketing are expected to reach more customers. The increasingly massive use of digital marketing aims to measure the increase in the consumer movement from various digital platforms. The tool to measure digital marketing performance in this research is by using Search Engine Optimization (SEO). It is an approach used by companies to increase position or sales in natural or organic results listings to search for selected keywords or phrases. This research is exploratory qualitative research with secondary data sources through the digital marketing network of PT. Bank Syariah Indonesia. The data collection technique is documentation, while the data analysis technique uses the Miles and Huberman model which uses the stages: a) data reduction; b) data presentation; and c) drawing conclusions or verification. The findings of this study are PT. Bank Syariah Indonesia carries out digital promotions with several concepts such as digital devices, digital platforms, digital media, digital data, and digital technology. Digital marketing conducted by PT. Bank Syariah Indonesia through the search engine optimization (SEO) approach is said to be successful based on observations over the last three months, which shows that there has been a significant increase in marketing. This indicates that digital marketing campaigns are getting a good response from internet user customers. Thus, PT. Bank Syariah Indonesia through digital marketing can meet customer expectations and satisfaction.
Work Ethics, Wage Systems, and Bonuses: Examining Construction Worker Performance in Developing Economies Zahrotun Nafisah; Ubaidullah Muayyad Ubaid; Lailatul Hasanah
Asian Journal of Law and Islamic Finance Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Sharia and Islamic Economic, Universtas Annuqayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/alif.v1i2.981

Abstract

The construction sector remains a critical employment source in developing economies, yet understanding the determinants of worker performance in this informal labor market remains limited. This study addresses the gap by examining how work ethics, wage systems, and bonus provisions simultaneously influence construction worker performance in rural Indonesia. Using a quantitative approach with saturated sampling, we surveyed 97 construction workers in Gapurana Village, Talango District, Sumenep Regency. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression in IBM SPSS 23. Results reveal that work ethics (t = 2.892, p = 0.005), wage systems (t = 3.439, p = 0.001), and bonus provisions (t = 2.006, p = 0.048) each significantly and positively influence worker performance. The simultaneous effect of all three variables was highly significant (F = 33.965, p < 0.001), explaining substantial variance in performance outcomes. These findings demonstrate that performance enhancement in informal construction sectors requires multidimensional interventions beyond mere financial compensation. The study contributes to Islamic economics literature by providing empirical evidence on labor justice and welfare enhancement mechanisms. For policymakers and contractors, results suggest that integrating ethical development programs with fair wage systems and performance-based incentives creates synergistic effects on worker productivity, aligning with Islamic principles of just compensation and human dignity in employment relationships. Keywords: work ethics, wage systems, bonuses, construction worker performance