Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Signifikansi Nilai-Nilai Pancasila pada Sila ke Lima Bagi Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat Yakob Pai Tiba; Yakobus Adi Saingo; I Made Suardana
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i1.2936

Abstract

The country of Indonesia is blessed with great natural wealth so that every citizen should be able to enjoy prosperity, but the facts show that there are still many members of society who are detected as still living below the poverty line. The main objective is to review the significance of Pancasila values ​​in the fifth principle for justice and social welfare. The method used in this research is a literature study with a descriptive analytical approach, the results of which reveal that even though Pancasila as the basis of the Indonesian state emphasizes the importance of social justice, the practice of social justice in the field still faces various significant challenges. This research reveals that there is striking inequality in various aspects of people's lives, including access to the economy, education, health and infrastructure. Even though various policies have been implemented, the results often do not meet expectations, resulting in inequality that continues to widen. Therefore, more inclusive and sustainable policy reforms are needed to overcome social injustice. Some concrete steps that can be taken include fair economic redistribution, increasing access to education and health services, and equitable infrastructure development. All of these efforts must be carried out by involving community participation to ensure that the policies implemented truly reflect the needs and aspirations of all levels of society.
Pengaruh Variasi Tes terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Agama Kristen Jessintha Filardin Laukapitang; Hemi D.Bara Pa; Delsi Oktoviana Oematan; Yasinta Emalia Waang; Jeanne Paula Konay; Agustina Ha’e; Deciana Mese Baok; Yakob Pai Tiba; Korne Amelia Haba Ito
Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sabar.v2i3.1166

Abstract

This study aims to examine the impact of test variations on students’ motivation and academic achievement in Christian Religious Education subjects. Traditional evaluations that focus only on cognitive aspects often fail to capture students' full spiritual and character development. Using a qualitative descriptive approach through literature review, this article emphasizes the importance of varied assessmentssuch as written tests, oral exams, practical applications, service projects, portfolios, and personal faith reflectionsin creating meaningful, contextual, and transformative evaluations. The findings indicate that diverse testing methods enhance students’ learning motivation by accommodating different learning styles and have a positive effect on academic achievement, not only in knowledge mastery but also in the application of Christian values in daily life.
Sosialisasi Pemuda Bukan Masalah tetapi Harapan: Menggali Kekuatan dan Mengatasi Kelemahan di GMIT Jemaat Imanuel Baumata Fenetson Pairikas; Jessintha Filardin Laukapitang; Delsi Oktoviana Oematan; Yasinta Emalia Waang; Jeanne Paula Konay; Agustina Ha’e; Deciana Mese Baok; Yakob Pai Tiba; Korne Amelia Haba Ito
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jbkyr175

Abstract

Tulisan ini membahas pentingnya sosialisasi pemuda dalam konteks kehidupan bergereja, khususnya di GMIT Jemaat Imanuel Baumata, dengan menekankan bahwa pemuda bukanlah masalah, melainkan harapan gereja masa depan. Pemuda memiliki potensi besar dalam hal kreativitas, energi, semangat, dan idealisme yang dapat menjadi kekuatan transformatif dalam pelayanan dan masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen dan mahasiswa melakukan sosialisasi dan pendampingan secara partisipatif, edukatif, dan dialogis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemuda menghadapi tantangan serius seperti krisis identitas, ketidakstabilan emosi, dan minimnya pembinaan rohani. Namun, melalui pendekatan mentoring antar generasi, pemuridan, serta pendidikan karakter Kristiani, potensi pemuda dapat diberdayakan secara efektif. Alkitab sendiri mencatat bagaimana Tuhan memakai pemuda untuk misi-Nya. Oleh karena itu, paradigma gereja perlu diubah: dari melihat pemuda sebagai beban, menjadi melihat mereka sebagai mitra strategis dalam pelayanan dan pembangunan rohani jemaat.
Analisis Pendekatan Deep Learning dalam meningkatkan Kualitas Manajemen Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 3 Rote Barat Lao, Hendrik A E; Umar Ali; Yakob Pai Tiba
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v3i1.56-73

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kontribusi pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode penelitian kuantitatiif, responden dalam penelitian ini Adalah 40 orang guru dengan teknik pengumpulan data yaitu angket atau kusioner serta dianalisis dengan statistic inferensia berbantuan SPSS 27 untuk mengetahui pengaruh dari implementasi pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil temuan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 3 Rote Barat memiliki pengaruh yang cukup siginifikan dari pendekatan deep learning terhadap kualitas manajemen pembelajaran sebesar 40,3 persen yang artinya kontribusi pendekatan deep learning terhadap kualitas manajemen pembelajaran memiliki pengaruh yang cukup siginifikan, hal ini disebabkan oleh faktor lain seperti kesiapan guru dalam mengajar, penggunaan media, strategi pembelajaran yang digunakan serta metode pembelajaran yang kurang tepat. Maka guru perlu melakukan inovasi dalam pembelajaran sehingga kualitas manajemen pembelajaran di kelas mencapai tujuan yang telah ditetapakan yaitu mutu pembelajaran yang baik.