Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simbolisme Langit Yang Baru Dan Bumi Yang Baru Dalam Kitab Wahyu 21: Analisis Visi Dan Pesan Apokaliptik Untuk Konteks Kontemporer Talifuddin, Fiona Isaura; Lintong, Aurel Christania Alexandra; Panggulu, Sherly Leony
ORTHOTOMEO : Jurnal Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2024): ORTHOTOMEO: Jurnal Penelitian Ilmiah - Desember
Publisher : Gereja Alkitab Anugerah Kadoudan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71304/q3xqcv87

Abstract

Kitab Wahyu sebagai karya apokaliptik menawarkan berbagai simbol yang sering kali disalahpahami, termasuk simbol "Langit yang Baru dan Bumi yang Baru" dalam Wahyu 21. Simbol ini memiliki relevansi signifikan dalam konteks kontemporer, khususnya dalam isu-isu ekologi dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna simbolisme tersebut sebagai pesan eskatologis yang mencerminkan pengharapan akan pembaruan total di masa depan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur teologi, sejarah, dan sosial terkait. Simbol "Langit yang Baru dan Bumi yang Baru" ditafsirkan sebagai transformasi total yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi dan pesan apokaliptik dalam simbol ini relevan dalam menginspirasi tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman simbol apokaliptik ini tidak hanya memberikan pengharapan akan pemulihan di masa depan, tetapi juga mendorong tindakan nyata di masa kini untuk menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan lingkungan sebagai wujud respons terhadap kasih Allah.  
Mukjizat Dan Sihir: Analisis Pragmatik Dalam Kisah Para Rasul Serta Relevansinya Pada Konteks Kontemporer Talifuddin, Fiona Isaura; Lintong, Aurel Chirstania Alexandra
Views : Jurnal Teologi dan Biblika Vol. 3 No. 1 (2025): VIEWS: Jurnal Teologi dan Biblika Edisi April 2025
Publisher : Vieka Wahana Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63248/views.v3i1.63

Abstract

Miracles and magic are two things whose meanings are often related in people's lives. Both lead to a miraculous act that sometimes people find it difficult to distinguish which miracles are from miracles and which are from magic. This study analyzes the two words in the context of the Acts of the Apostles and their relevance in the contemporary context. The research method used is qualitative research with a pragmatic linguistic approach to understand the meaning that arises from the context at that time. The results showed that the use of the word "miracle" in the text of Acts is a miraculous event centered on the transformation of faith and aims to glorify God. Whereas the word "magic" is used for miraculous events but for wrong or evil purposes, reflecting spiritual perversion and exploitation, and incompatible with the teachings of Christianity. In addition, this research seeks to provide a clear understanding in dealing with issues in the contemporary context, such as magical practices using Tarot cards conducted through social media and various practices of "smart people" and "shamans" in Indonesia. Based on the pragmatics of Acts, only God has power over the future and miracles are the result of the relationship between humans and God, not from various mystical tools or practices.