Orthotomeo: Jurnal Penelitian Ilmiah
Vol. 1 No. 2 (2024): ORTHOTOMEO: Jurnal Penelitian Ilmiah - Desember

Simbolisme Langit Yang Baru Dan Bumi Yang Baru Dalam Kitab Wahyu 21: Analisis Visi Dan Pesan Apokaliptik Untuk Konteks Kontemporer

Talifuddin, Fiona Isaura (Unknown)
Lintong, Aurel Christania Alexandra (Unknown)
Panggulu, Sherly Leony (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2024

Abstract

Kitab Wahyu sebagai karya apokaliptik menawarkan berbagai simbol yang sering kali disalahpahami, termasuk simbol "Langit yang Baru dan Bumi yang Baru" dalam Wahyu 21. Simbol ini memiliki relevansi signifikan dalam konteks kontemporer, khususnya dalam isu-isu ekologi dan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna simbolisme tersebut sebagai pesan eskatologis yang mencerminkan pengharapan akan pembaruan total di masa depan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur teologi, sejarah, dan sosial terkait. Simbol "Langit yang Baru dan Bumi yang Baru" ditafsirkan sebagai transformasi total yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi dan pesan apokaliptik dalam simbol ini relevan dalam menginspirasi tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman simbol apokaliptik ini tidak hanya memberikan pengharapan akan pemulihan di masa depan, tetapi juga mendorong tindakan nyata di masa kini untuk menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan lingkungan sebagai wujud respons terhadap kasih Allah.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ort

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Orthotomeo adalah jurnal penelitian ilmiah yang fokus pada publikasi penelitian di bidang Teologi, pendidikan, sosiologi, studi agama, dan moderasi beragama. Nama Orthotomeo berasal dari bahasa Yunani yang berarti "memotong dengan lurus" atau "menyampaikan dengan benar." Filosofi ini tidak hanya ...