Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Hasil Penelitian Kompos Berbahan Baku Feses Kambing di Kelompok Peternak Muda Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Wiryameja, Jefri Haryo Putra; Setyaningrum, Agustinah; Haryoko, Imbang
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): IJPM - Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.449

Abstract

Tahun 2023 di Desa Melung tercatat memiliki ternak kambing sebanyak 1.503 ekor sehingga dapat menghasilkan kotoran ternak sebanyak 90.180 kg/ bulan. Kotoran kambing yang dihasilkan menjadi masalah di Desa Melung, kotoran kambing dari peternak biasanya hanya dijual Rp 60,00/ kg dalam satu karung dengan berat kurang lebih 50 Kg, setelah diolah menjadi kompos harga jual perkilogram mampu meningkat sebesar Rp 2.500,00/ kg. Kotoran ternak yang tidak ditangani dengan baik dan hanya langsung diterapkan ke tanaman maka kurang maksimal dalam memenuhi kebutuhan unsur hara pada tanaman. Kotoran ternak yang tadinya tidak diolah oleh peternak dan memiliki nilai harga yang rendah dengan kandungan N, P, K yang rendah juga sekarang sudah mampu dirubah oleh kelompok peternak muda. Kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terkususnya di desa Melung yaitu berupa ilmu atau pengalaman tentang cara pembuatan kompos dengan bahan baku utamanya berada dilingkungan sekitar. Standart Permentan mutu kompos untuk unsur hara makro N + P2O5 + K2O dalam satuan persen adalah minimum 2, sedangkan pada pembuatan pupuk oleh kelompok peternak muda yang dilaksanakan sebanyak 3 kali mendapatkan hasil yang melebihi dari standart Permentan.
Rumah Kompos: Transformasi Kotoran Kambing Berbasis Zero Waste di Desa Melung Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Jalalludin, Jalalludin; Wiryameja, Jefri Haryo Putra; Rinaldi, Devin Bayu; Pramudya, Muhammad Dimas; Gunawan, Farah Widya; Setyaningrum, Agustinah
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.245

Abstract

Desa Melung terletak 8,75 km dari pusat kota ke arah barat laut dengan luas wilayah 1.270 hektar. Masyarakat Desa Melung mayoritas memiliki 3-7 ekor ternak kambing. Setiap satu bulan dari seluruh populasi ternak kambing menghasilkan 90.180 kg kotoran yang tidak diolah, tercatat 97% kotoran tidak dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat peternak belum menjadikan kotoran ternak sebagai potensi berwirausaha. Satu karung kotoran ternak dengan berat 40 kg hanya dihargai lima ribu rupiah. Metode yang digunakan dalam pendekatan adalah metode ceramah dipilih berdasarkan efisiensi waktu dan penyesuain terhadap pengetahuan audiens, selanjutnya dikombinasikan dengan metode diskusi dan demontrasi. Pupuk kompos membutuhkan waktu sekitar 4 minggu. Hasil dari pembalikan dikatakan berhasil karena memenuhi syarat pembuatan kompos dengan mempertimbangkan suhu, kelembaban, pH, asap, warna, dan rendemen. Hasil dari Pretest setelah dilakukan tahap implementasi kegiatan dengan nilai rata-rata sebesar 46,25, sedangkan post-test dengan nilai rata-rata sebesar 90. Hasil tersebut dianggap mencapai dari tujuan dari konsep zero waste yaitu memanfaatkan limbah tanpa menghasilkan limbah.