Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Relationship of Mother's Behavior with Basic Immunization at Public Health Center Pekanbaru City Aspiati; Julianty Singarimbun, Ristika
Journal of Advances in Medicine and Pharmaceutical Sciences Vol 2 No 2: November 2023
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36079/lamintang.jamaps-0202.528

Abstract

Immunization is a way to actively increase a person's immunity against an antigen, so when he is later exposed to a similar antigen, disease does not occur. The purpose of immunization is prevent the occurrence of certain diseases in group of people or even eliminate certain diseases from world, such as measles immunization. Mother's behavior about immunization form a positive attitude towards immunization activities. With the good knowledge, attitudes and actions that mother has, the awareness to immunize the baby will increase. The knowledge, attitudes and actions possessed by mother will raise the mother's confidence in health of baby and affect status of immunization in Indonesia. The research conducted is correlational quantitative data with a cross sectional design. The research was conducted at Pekanbaru City Health Center in August - December 2021. The study population was mothers who visited Pekanbaru City Health Center to immunize their babies, namely as many as 60 people. Sampling was done total sampling. The data collected in this research is of primary data which is collected directly from the respondents using a questionnaire. The results showed that mother's behavior regarding basic immunization was good for 20 people 33.3%, sufficient behavior for 13 people 21.7%, and poor behavior for 27 people 45.0%. From the results of study it is hoped that the Public Health Center can provide information about immunization to mothers who have babies and visit the Pekanbaru City Health Center to be more active and many mothers are enthusiastic about bringing their children to Integrated Healthcare Center every month.
Pengabdian Masyarakat Dalam Partisipasi Kader Dalam Kegiatan Posyandu Di Kecamatan Medan Tuntungan Aspiati, Aspiati; Julianty Singarimbun, Ristika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.3061

Abstract

Posyandu di Kecamatan Medan Tuntungan. Tujuan kegiatan pengabdian pemberdayaan kader Posyandu adalah : 1) Meningkatkan pemahaman kader terhadap antisipasi gagal tumbuh pada anak usia balita dengan penerapan konsep 2BS-AH (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman dan Halal), 2) Meningkatkan pemahaman kader terhadap kebutuhan gizi balita dan ibu hamil, 3) Meningkatkan tingkat kepatuhan ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe, 4) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pembuatan MP-ASI berbasis bahan pangan lokal, 5) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pembuatan biskuit berprotein tinggi 6) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pembuatan minuman fungsional berprotein tinggi, dan 7) Menambah tersedianya sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan Posyandu. Hasil kegiatan pemberdayaan kader posyandu menunjukkan rata-rata pengetahuan awal kader posyandu terhadap berbagai aspek yang diberikan penyuluhan sebesar 38,33%; rata-rata pengetahuan akhir kader posyandu terhadap berbagai aspek yang diberikan penyuluhan dan dilatihkan sebesar 97,67%; sehingga peningkatan hasil evaluasi akhir sebesar 59,34% (tergolong pada kategori sedang). Bantuan peralatan yang diberikan mampu menunjang kelancaran penyelenggaraan kegiatan posyandu di Kecamatan Medan Tuntungan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pola Hidup Sehat Penyakit Hipertensi Agar Meminimalisasi Serangan Stroke di Kecamatan Medan Tuntungan Juliana Sihombing, Reni; Julianty Singarimbun, Ristika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.3063

Abstract

Orang yang telah mengalami serangan stroke lebih mudah terkena serangan ulang stroke dan dampaknya lebih parah dari serangan pertama dimana angka kematian dan kecacatan lebih tinggi. Karena itu, akan lebih mudah jika serangan ulang stroke dicegah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam deteksi tanda dan gejala stroke, pencegahan stroke berulang dan perubahan perilaku modifikasi gaya hidup. Hal ini karena hipertensi, DM merupakan penyakit terbanyak di Kecamatan Medan Tuntungan yang merupakan faktor risiko stroke. Metode kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pendidikan kesehatan, pemeriksaan kesehatan untuk mengidentifikasi faktor risiko hipertensi agar meminimalisasi serangan stroke stroke, pemberdayaan keluarga untuk mengenali tanda dan gejala stroke, pengendalian faktor risiko stroke dan modifikasi gaya hidup. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas responden memiliki jumlah serangan stroke 1 kali (60%), mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup (60%) tentang pencegahan stroke berulang, mayoritas responden memiliki resiko rendah (50%). Peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dalam deteksi tanda pencegahan faktor risiko stroke ditargetkan terjadi perubahan perilaku dan meningkatkan pola hidup sehat untuk mencegah stroke berulang.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Cegah Stunting Pada Anak di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Julianty Singarimbun, Ristika; Juliana Sihombing, Reni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.3064

Abstract

Program edukasi cegah stunting merupakan program pencegahan stunting pada bayi, balita dan anak. Metode pelaksanaan dalam program pencegahan stunting kepada masyarakat melalui Pemberdayaan Kader Posyandu Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan, Pendampingan Kehamilan, serta Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Kesehatan Masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu-Ibu Kader Posyandu Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan, Ibu-Ibu di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan yang memiliki bayi dan balita, dan Ibu-Ibu Hamil di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan. Pemahaman mengenai apa itu stunting perlu lebih ditekankan didalam masyarakat serta Penguatan dan Keaktifan Kader perlu dimasifkan untuk terwujudnya program yang aktif dan baik.
Pemberdayaan Masyarakat Pintar Cegah Penyakit Stroke Di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Julianty Singarimbun, Ristika; Juliana Sihombing, Reny
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v2i3.3068

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke merupakan penyakit kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Menurut Data World Stroke Organization bahwa setiap tahunnya ada 13,7 kasus baru stroke dan sekitar 5,5 juta kematian akibat penyakit stroke. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2021). Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2021 sebesar 25,8%. Sementara itu, kasus stroke meningkat 12,1% pada tahun 2021 menjadi 14,9% pada tahun 2022. Dalam kasus ini, Keperawatan mempunyai peran dalam proses penyembuhan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Dengan adanya kegiatan komunitas ini, kami sebagai Mahasiswa DIII Keperawatan Stikes Darmo berharap dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait dengan apa itu stroke, faktor risiko dari stroke, tanda dan gejala stroke, cara mencegah stroke, serta edukasi untuk keluarga. Adapun daerah yang kami jadikan sebagai lahan untuk komunitas ini, yaitu Kecamatan Medan Tuntungan dengan dasar karena di lahan tersebut kesadaran masyarakat akan pengetahuan terkait dengan stroke masih cukup rendah atau masih membutuhkan pengetahuan yang lebih.
Pengabdian Masyarakat Dalam Pelatihan Peran Ibu Dalam Pelaksanaan Imunisasi Dasar Di Kecamatan Medan Tuntungan Aspiati, Aspiati; Julianty Singarimbun, Ristika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v2i3.3071

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap cukup banyak. Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Tujuan diberikan imunisasi adalah diharapkan anak menjadi kebal terhadap penyakit sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas serta dapat mengurangi kecacatan akibat penyakit. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu bayi di Kecamatan Medan Tuntungan mengenai imunisasi dasar lengkap. Jenis pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian adalah ibu yang memiliki bayi di Kecamatan Medan Tuntungan yang berjumlah 13 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengabdian kepada masyrakat ini, yaitu leaflet. Seorang ibu berperan penting pada program imunisasi, sehingga pengetahuan tentang imunisasi sangat dibutuhkan. Tindakan dan perilaku seseorang atau masyarakat terkait kesehatan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap, kepercayaan, tradisi, pekerjaan, dan lainnya dari orang ataupun masyarakat yang bersangkutan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Cegah Stroke Pada Lansia Di Kecamatan Medan Tuntungan Juliana Sihombing, Reny; Julianty Singarimbun, Ristika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v2i3.3073

Abstract

Lanjut usia merupakan salah satu faktor risiko stroke yang tidak dapat dihindari. Masih banyak lansia di Kecamatan Medan Tuntungan yang belum mengetahui penyakit stroke dan pencegahannya. Oleh karena itu para lansia sangat memerlukan edukasi tentang penyakit stroke dan pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lansia tentang penyakit stroke dan pencegahannya. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi dengan pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan kesehatan dan cegah stroke. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Oktober 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang pengertian, tanda dan gejala, faktor risiko, komplikasi dan pencegahan stroke. Salah satu pencegahan stroke yang dilakukan pada kegiatan ini adalah cegah stroke. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi pengetahuan stroke dan mengukur tekanan darah lansia. Hasilnya semua peserta telah mengetahui pengertian, faktor risiko, gejala dan pencegahan stroke dengan kisaran nilai 80–100. Tekanan darah lansia setengahnya (50%) dalam batas normal. Penyuluhan kesehatan memberikan pengetahuan lansia mengenai penyakit stroke dan pencegahannya. Senam anti stroke dapat dilakukan sebagai upaya pengendalian tekanan darah sehingga dapat mencegah stroke.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelayanan KB Terhadap Keikutsertaan PUS Ber-KB di Kecamatan Medan Tuntungan Julianty Singarimbun, Ristika; Juliana Sihombing, Reny
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v1i3.3077

Abstract

Pelayanan KB terhadap keikutsertaan PUS dalam Ber-KB berpengaruh pada program KB (Keluarga Berencana). Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menekan penularan virus ini dengan memberikan pelayanan KB. Selain itu PUS (Pasangan Usia Subur) dianjurkan untuk menunda kehamilan. Akan tetapi bila kebijakan tersebut tidak diikuti dengan ketepatan penggunaan alat kontrasepsi serta terjadinya penurunan kepesertaan KB maka akan terjadi lonjakan jumlah penduduk. Oleh karena itu perawat sebagai edukator memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi sehingga tingkat pengetahuan tentang KB meningkat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) mengenai KB dan penggunaan alat kontrasepsi yang tepat. Metode yang digunakan dengan memberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang KB melalui media leaflet pada WUS di Kecamatan Medan Tuntungan yang berjumlah 12 orang. Untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan maka dilakukan pretest dan posttest menggunakan kuesioner dalam meningkatkan pengetahuan PUS. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan nilai rata-rata sebelum Pendidikan kesehatan KB yaitu 58 (kurang) dan nilai rata-rata setelah Pendidikan kesehatan yaitu 88 (baik). Penggunaan alat kontrasepsi sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan yaitu 17 orang (44%) tidak memakai alat kontrasepsi. WUS yang menggunakan alat kontrasepsi mayoritas menggunakan kontrasepsi hormonal yaitu 8 orang (35%) dari 23 WUS.