Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Penegakan Hukum Peradilan Pajak Terhadap Industri Rokok Ilegal dI Indonesia Aulana, Muhammad Saukhan; Salsabila, Aulia; Hardini, Farantika Dwi; Aji, Azahra Wulandari; Putra, Aditya Amarta
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Perpajakan (Bijak) Vol. 7 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The enforcement of tax justice laws against the illegal cigarette industry in Indonesia is an increasingly urgent issue in line with the increasing practice of tax smuggling and evasion. This article aims to analyze the challenges faced by law enforcement officials in tackling the illegal cigarette industry, as well as its impact on state revenue and public health. Through a qualitative approach, this study. Collected data from various sources, including journal articles, government reports, and relevant current news. The analysis showed that the main challenges include weak inter-agency coordination, lack of trained human resources, and corruption that hampers the effectiveness of law enforcement. In addition, socio-economic factors also play an important role in exacerbating the situation. This research is expected to provide recommendations for policymakers to improve law enforcement strategies and create a more conducive environment for the legal tobacco industry.
Analisis yuridis terhadap kasus tawuran pada tahap penuntutan di Kejaksaan Negeri Pati Salsabila, Aulia; Aulana, Muhammad Saukhan; Rofiq, Nur
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v5i2.1504

Abstract

Pentingnya penerapan diversi dalam penanganan kasus anak yang berhadapan dengan hukum pada tahap penuntutan di Kejaksaan Negeri Pati. Artikel ini membahas permasalahan hukum terkait tawuran yang melibatkan anak di bawah umur, khususnya pada tahap penuntutan di Kejaksaan Negeri Pati. Gap hukum yang diidentifikasi adalah kegagalan proses diversi yang seharusnya dapat menghindarkan anak dari stigma hukum dan memfasilitasi reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab kegagalan tersebut serta menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang berkaitan dengan posisi Jaksa Penuntut Umum. Metode yang digunakan adalah yuridis normative dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, di mana data dikumpulkan melalui studi kepustakaan untuk mengkaji regulasi yang relevan dalam konteks perlindungan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan diversi disebabkan karena ketidakhadiran korban selama proses diversi di Kejaksaan sehingga diversi tidak dapat berjalan. Kesimpulan dari penelitian ini mengharuskan perlunya evaluasi dan peningkatan peran Jaksa dalam proses diversi, serta saran untuk memperkuat regulasi perlindungan anak agar lebih efektif dalam mencegah terulangnya tawuran dan melindungi hak-hak anak.