Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disease Perception and Duration of Suffering with Self-Care Management in Patients with Diabetes Mellitus Wibowo, Wibowo; Suprapto, Suprapto; Kamaruddin, Muh Ihsan; Nurlina, Nurlina; Mangaya Takke, Jessy Andre
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v14i1.1248

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder requiring continuous medical care and patient self-management to prevent complications. Perception of disease and the duration of suffering may influence how patients manage their condition through self-care behaviors. Understanding this relationship is crucial for developing targeted interventions to improve patient outcomes. This study examines the relationship between disease perception and duration of illness with self-care management in patients with diabetes mellitus. Research Methodology: This quantitative analytical study employed a cross-sectional design involving 150 patients diagnosed with diabetes mellitus at a public health center. Data were collected using validated questionnaires assessing disease perception and self-care management, along with patient medical records to determine the duration of the disease. Statistical analysis was performed using Pearson correlation and multiple regression tests to examine the relationship between disease perception, duration of suffering, and self-care management. Result: The study found a significant positive correlation between disease perception and self-care management (r = 0.62, p < 0.01). Additionally, patients with a longer duration of suffering demonstrated better self-care practices (r = 0.45, p < 0.05). Multiple regression analysis revealed that disease perception was a stronger predictor of self-care management than duration of illness (β = 0.58, p < 0.01). Conclusion: A higher perception of the seriousness and controllability of diabetes mellitus positively influences patients' self-care management. Duration of illness also contributes, though to a lesser extent. Health practitioners should enhance patients’ understanding and perception of their disease to improve self-care outcomes.
Tingkat Pendidikan Berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Perawat Suprapto, Suprapto; Mulat, Trimaya Cahya; Kamaruddin, Muh Ihsan
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 2 (2023): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6009

Abstract

Pendahuluan: Tingkat pendidikan yang lebih tinggi biasanya memberikan perawat pengetahuan yang lebih mendalam tentang praktek perawatan kesehatan, perkembangan terkini, dan meningkatkan kemampuan analitis dan pemecahan masalah perawat, memungkinkan mereka untuk memberikan perawatan yang lebih efektif. Tujuan: Tujuan penelitian mengetahui tingkat pendidikan pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja perawat. Metode: Desain penelitian adalah penelitian deksriptif analitik kualitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah seluruh perawat yang bekerja pada ruang perawatan interna sebanyak 26 respon dengan menggunakan teknik pengambilan sample adalah total sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05, diperoleh nilai p = 0,003, hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pretasi kerja perawat pelaksana. Kesimpulan: Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pretasi kerja perawat pelaksana. Perawat dengan pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki pengetahuan dan keterampilan klinis yang lebih baik, memungkinkan mereka memberikan perawatan dengan kualitas yang lebih tinggi.