Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitatif Persepsi Pengunjung Terhadap Dampak Renovasi Pasar Baru Encik Puan Perak Tanjungpinang: Sebuah Pendekatan SWOT Afriyadi, Afriyadi; Melia Andriyani; Feradha Nur Larasati; Rudi Herdiawan; Septy Lia Lestari; Megi, Ruth
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17756

Abstract

Pasar adalah tempat berkumpulnya pembeli dan penjual yang terlibat dalam transaksi yang melibatkan produk dan jasa. Peresmian Pasar Encik Puan Perak di Jalan Gambir Tanjungpinang, yang dilakukan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menandai langkah penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, serta pejabat lainnya, dan ditandai dengan penekanan tombol sirine serta penandatanganan prasasti. Renovasi Pasar Baru Encik Puan Perak merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah tersebut. Dalam analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), pasar ini memiliki kekuatan dalam hal lokasi strategis dan dukungan pemerintah, namun juga menghadapi tantangan seperti persaingan dengan pasar lain dan kebutuhan untuk menarik pengunjung. Penelitian ini mengaplikasikan metode kualitatif, yang meliputi observasi dan wawancara. Metode kualitatif digunakan untuk meneliti objek dalam kondisi yang alami. SWOT merupakan metode perencanaan strategis dan pengembangan usaha yang digunakan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau spekulasi bisnis. Dari analisis ini, penting bagi pengelola Pasar Baru Encik Puan Perak untuk merumuskan strategi yang dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, sambil mengatasi ancaman yang dihadapi.
Strategies to Face the Challenges of the Digital Era Developer Gap at SMAN 5 Kota Tanjung Pinang Rudi Herdiawan; Panca Ari Pamungkas; Muhamad kurnia Bintan; Ibnu Agus Irawan; Satriadi Satriadi
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.7024

Abstract

This study aims to formulate strategies in facing the challenges of the digital era development gap at SMAN 5 Tanjungpinang City. The digital era has brought significant changes in the world of education, requiring schools to adapt to rapidly developing information and communication technology. SMAN 5 Tanjungpinang has taken strategic steps such as implementing a Learning Management System (LMS), providing fast and stable internet facilities, and developing technology-based learning methods to support effective teaching and learning processes. In addition, the school optimizes quality educators who are experts in the field of information technology to ensure that students receive education that is relevant to the needs of the 21st century., SMAN 5 Tanjungpinang strives to create a learning environment that supports digital transformation holistically, in line with the school's vision to become a creative, innovative, and independent institution. This study concludes that adaptation to the digital era requires synergy between technological infrastructure.