Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH FLASH SALE, GRATIS ONKGIR, DAN VIRAL MARKETING TERHADAP IMPLUSIF BUYING PADA E-COMMERCE TIKTOK SHOP Hidayah, Mahabbatul; Arqy Ahmadi , Mirzam
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen & Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/svyd6y65

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh flash sale, gratis ongkir, dan viral marketing terhadap impulsif buying di e-commerce TikTok Shop. Latar belakang penelitian ini didorong oleh transformasi digital yang mempercepat pertumbuhan platform e-commerce dan mempengaruhi perilaku konsumen, terutama di kalangan milenial dan Gen Z. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana ketiga variabel ini berkontribusi terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari 10 studi terdahulu yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa flash sale dan gratis ongkir memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap impulsif buying, dengan flash sale cenderung meningkatkan keputusan pembelian karena rasa urgensi, sedangkan gratis ongkir mengurangi biaya total yang dirasakan konsumen. Sementara, viral marketing meskipun tidak selalu signifikan, namun dapat meningkatkan niat beli ketika dikombinasikan dengan elemen lain seperti flash sale. Diskusi menunjukkan bahwa kombinasi ketiga faktor ini menciptakan efek sinergis yang memperkuat keputusan pembelian impulsif di TikTok Shop. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang terintegrasi untuk mendorong impulsif buying, memberikan wawasan praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang kampanye pemasaran yang lebih efektif. Meskipun penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh dari ketiga variabel terhadap impulsif buying, tidak ada pengujian kausal yang dilakukan untuk menentukan hubungan sebab-akibat secara eksperimental. Ini membuat kesimpulan tentang pengaruh variabel-variabel tersebut bersifat deskriptif.
PENGARUH BRAND IMAGE, BRAND AWARENESS, DAN BRAND AMBASSADOR DALAM PROMOSI K-POP TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG PADA PRODUK SCARLETT DENGAN SIKAP MEREK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Hidayah, Mahabbatul; Kussudyarsana, Kussudyarsana
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL LENTERA BISNIS, JANUARI 2026
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v15i1.2092

Abstract

The purpose of this study is to examine how brand image affects, brand awareness, and brand ambassadors on repurchase intention of Scarlett products, with brand attitude as a mediating variable. This research used a causal research design with a quantitative approach. Data was gathered using questionnaires given out to 180 individuals who regularly use Scarlett products in Indonesia.had made repeat purchases, and were aware of Scarlett’s promotions involving K-Pop brand ambassadors. Purposive sampling was the method of sampling that was employed. Using SmartPLS 4 software, partial least squares–structural equation modeling, or PLS-SEM, was used to analyze the data. The findings show that while brand awareness and image have a favorable and considerable impact on brand attitude, they do not significantly affect repurchase intention. Both brand attitude and repurchase intention are significantly and favorably impacted by brand ambassadors. Additionally, repurchase intention is positively and significantly impacted by brand sentiment. Brand attitude strongly mediates the association between brand image and brand ambassador on repurchase intention, according to mediation tests, but it does not mediate the impact of brand awareness. These findings emphasize the crucial role of brand attitude in encouraging repurchase intention, particularly through positive brand perceptions and the effectiveness of K-Pop brand ambassadors.