Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Manajemen Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Sekolah Muhammadiyah Naswardi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v6i1.18126

Abstract

This study aims to evaluate the integration between the 2013 curriculum and Muhammadiyah values ​​that have an impact on the branding of Muhammadiyah schools in Kebayoran Baru, South Jakarta. The selection of research subjects was based on the criteria of teaching experience, and active involvement in the integration between the curriculum and Muhammadiyah values. Analysis of research data began by eliminating inappropriate codes. The results of the study showed that Muhammadiyah schools in Kebayoran Baru were able to integrate Muhammadiyah values ​​with the government curriculum empirically and were able to improve school branding. The significant impact of creating strong school branding is the increase in the number of school students from elementary schools, junior high schools, and high schools which reached more than fifty percent. The increase in students that occurred was a very impressive result in the growth of the number of students amidst the fairly tight competition for quality private schools in Jakarta.   Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi integrasi antara kurikulum 2013 dan nilai – nilai kemuhammadiyahan yang berdampak pada branding sekolah Muhammadiyah di kebayoran baru, Jakarta Selatan. Pemilihan subjek penelitian didasarkan atas kriteria pengalaman mengajar, dan keterlibatan aktif dalam integrasi antara kurikulum dengan nilai Muhammadiyah. Analisis data penelitian dimulai dengan mengeliminasi kode-kode yang tidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah Muhammadiyah kebayoran baru mampu mengintegrasikan nilai kemuhammadiyahan dengan kurikulum pemerintah secara empiris mampu meningkatkan branding sekolah. Dampak yang signifikan yang terciptanya branding sekolah yang kuat, adalah bertambahnya jumlah murid sekolah dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas yang mencapai lebih dari lima puluh persen. Peningkatan siswa yang terjadi ini merupakan hasil yang sangat mengesankan dalam pertumbuhan jumlah murid ditengah persaingan sekolah swasta berkualitas yang cukup ketat di Jakarta.
Interaksi antara Gender dan Strategi Belajar dalam Pendidikan Biologi dan Science Berbasis Blended : Implikasi untuk Pedagogi Inklusif Murwitaningsih, Susanti; Naswardi; Baadilla, Irwan
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v7i1.19859

Abstract

Inclusive learning is a crucial element in any learning process, including biology. The purpose of this study is to explore the impact of gender interactions and biology learning strategies based on blended learning. The subjects were teachers implementing blended biology instruction. Data were collected through in-depth interviews, exploring all key information triangulated through source and time triangulation. The results indicate a positive impact on biology and science learning processes that respond to blended gender-based interaction. This learning impact will make science and biology learning more inclusive and responsive.   Pembelajaran yang inklusif menjadi elemen penting dalam proses pembelajaran tak terkecuali biologi. Tujuan penelitian ini ingin mengeksplorasi dampak interaksi gender dan strategi belajar biologi berbasis blended learning. Subjek penelitian ini diambil dari guru yang menerapkan pembelajaran biologi secara blended. Data diambil melalui wawancara mendalam dengan mengeksplorasi seluruh informasi – informasi utama yang ditriangulasi melalui triangulasi sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif yang terjadi pada proses pembelajaran biologi dan science yang merespons pembelajaran interaksi berbasis gender secara blended. Dampak pembelajaran ini akan menjadikan belajar science dan biologi menjadi lebih inklusif dan responsif.
Mendobrak stigma angka : perubahan persepsi guru dalam pembelajaran matematika dengan metode GASING Umam, Khoerul; Naswardi; Ahmad Said
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v7i2.19777

Abstract

Purpose: This study explores the extent to which GASING can contribute to a more creative quality of mathematics learning. Design Research: This study used a mixed-method approach to clarify quantitative data with qualitative data. Data analysis used descriptive data for quantitative data, while thematic analysis was used for qualitative data. The results show that teachers who have been trained and implemented the GASING method have a positive perspective on the quality of mathematics learning. Teachers view mathematics as no longer a matter of formulas and memorization, but rather a learning process structured around various activities that encourage students to be more active. The impact is evident in the increasingly enjoyable quality of mathematics learning because students are encouraged to move, sing, and learn mathematics simultaneously. This creates a fun and enjoyable mathematics learning experience.   Purpose : penelitian ini mengeksplorasi sejauhmana GASING dapat berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran matematika yang lebih kreatif. Design Research. Penelitian ini menggunakan mixed-method yang untuk mengklarifikasi data kuantitatif dengan data kualitatif. Analisis Data penelitian menggunakan data deskriptif untuk kuantitatif sedangkan tematik analisis digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru – guru yang telah dilatih dan mengimplementasikan metode GASING memiliki perspektif yang positif terhadap kualitas pembelajaran matematika. Guru memandang matematika tidak lagi rumus dan hafalan melainkan suatu pembelajaran yang dibungkus dalam kerangka berbagai kegiatan yang mendorong siswa untuk lebih aktif. Dampaknya terlihat dari kualitas pembelajaran matematika yang semakin menyenangkan karena siswa diajak bergerak, bernyanyi dan belajar matematika dalam kerangka waktu yang sama. Hal ini menimbulkan suatu pengalaman pembelajaran matematika yang asik dan menyenangkan.