Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dalam Menguatkan Sikap Religius Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Irfiana, Aulia; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.3666

Abstract

Religius perlu dibentuk dan ditingkatkan dengan baik untuk tercapainya tujuan menciptakan generasi yang cerdas dan bertaqwa. Religius tidak hanya berpengaruh pada sikap taat pada agamanya tetapi juga memperbaiki karakter dan moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas strategi yang diterapkan dalam membentuk karakter religius peserta didik, serta menggali berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan datanya berupa wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Analisis data yang dipakai adalah model Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk strategi guru dalam penguatan karakter religius peserta didik kesantunan  meliputi: a) membiasakan mengucapkan salam kepada guru, b)  Membiasakan 3 S Melalui kegiatan S3 (Senyum, Sapa, Salam) diharapkan mampu membentuk nilai-nilai karakter peserta didik yang berbudi luhur dalam kehidupan sehari-hari, c) membiasakan menyapa jika, d) membiasakan berbicara dengan menggunakan bahasa jawa krama ketika berinteraksi, kegiatan, e) mendisiplinkan sholat, f) pelaksanaan jum’at berkah.
Implementasi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Sebagai Solusi Disinformasi Pada Masyarakat Desa Sobontoro Karas Magetan Irfiana, Aulia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7sg3kc51

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya penyebaran disinformasi. Disinformasi berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas sosial, budaya, dan nasional, terutama pada masyarakat pedesaan yang masih memiliki keterbatasan dalam literasi digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan sebagai upaya pencegahan disinformasi pada masyarakat Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, pelaksanaan sosialisasi, dan wawancara terhadap masyarakat peserta kegiatan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2025 dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, sebagian besar masyarakat cenderung belum memiliki kemampuan yang memadai dalam memilah dan memverifikasi informasi digital, sehingga berpotensi menyebarkan informasi yang tidak benar. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi, memahami bahaya disinformasi, serta menginternalisasi nilai-nilai budaya, etika bermedia, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta mencegah penyebaran disinformasi di wilayah pedesaan.