Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MEDIASI SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA MEDIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM KESEHATAN Hafid Ramadhon; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian sengketa medis melalui mediasi semakin dianggap sebagai alternatif yang efektif dalam menyelesaikan perselisihan antara dokter dan pasien. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi dalam penyelesaian sengketa medis dalam perspektif hukum kesehatan. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep mediasi sebagai proses penyelesaian yang lebih mengutamakan hubungan kooperatif dan saling percaya antara para pihak yang bersengketa, dibandingkan dengan prosedur litigasi yang sering kali berlarut-larut dan memperburuk hubungan antara dokter dan pasien. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis regulasi yang ada, khususnya Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, serta praktik mediasi dalam penyelesaian sengketa medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi dapat menjadi solusi yang lebih bijaksana dan efisien dalam mengatasi sengketa medis, asalkan proses mediasi dilakukan dengan prinsip imparsialitas, kesukarelaan, dan komunikasi yang terbuka antara para pihak. Penelitian ini juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi dalam implementasi mediasi, termasuk hambatan dalam kesepakatan bersama dan kurangnya pemahaman hukum di kalangan tenaga medis dan pasien. Diharapkan hasil analisis ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan penyelesaian sengketa medis yang lebih ramah dan berkeadilan.
PERAN LEMBAGA KESEHATAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIK Hafid Ramadhon; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa Medik Merupakan Salah Satu Isu Yang Kerap Muncul Dalam Pelayanan Kesehatan Akibat Adanya Dugaan Kelalaian, Pelanggaran Etika, Atau Ketidakpuasan Pasien Terhadap Layanan Yang Diterima. Penyelesaian Sengketa Medik Tidak Hanya Melibatkan Aspek Hukum, Tetapi Juga Dimensi Etika, Profesionalisme, Dan Regulasi Kesehatan Yang Kompleks. Lembaga Kesehatan, Seperti Rumah Sakit, Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (Mkdki), Dan Ikatan Dokter Indonesia (Idi), Memiliki Peran Strategis Dalam Memberikan Solusi Yang Adil Dan Efektif Untuk Sengketa Medik.Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Peran Lembaga Kesehatan Dalam Menyelesaikan Sengketa Medik, Mulai Dari Mediasi Hingga Tindakan Hukum. Selain Itu, Penelitian Ini Juga Mengidentifikasi Kendala Yang Sering Dihadapi Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Serta Menawarkan Rekomendasi Untuk Meningkatkan Efektivitas Mekanisme Penyelesaian Sengketa Medik. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Studi Normatif-Empiris Dengan Pendekatan Peraturan Perundang-Undangan, Analisis Kasus, Dan Wawancara Dengan Pihak Terkait. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Peran Lembaga Kesehatan Sangat Menentukan Keberhasilan Penyelesaian Sengketa Medik. Kendati Demikian, Berbagai Tantangan Seperti Kurangnya Pemahaman Masyarakat Terhadap Prosedur Penyelesaian Sengketa, Keterbatasan Sumber Daya, Serta Lemahnya Koordinasi Antar Lembaga Masih Menjadi Hambatan. Oleh Karena Itu, Diperlukan Peningkatan Regulasi, Edukasi Masyarakat, Dan Penguatan Kapasitas Lembaga Kesehatan Dalam Menangani Sengketa Medik.