Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The Influence of Unemployment Rate and Labor Structure on Economic Growth in West Java for the Period 2019-2024 Rohadin; Muhafidin, Didin; Setiadi, Ade; Nurcahyo, Arif
International Journal of Science and Society Vol 7 No 1 (2025): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v7i1.1328

Abstract

This study aims to analyze the effect of unemployment rate and workforce structure on economic growth in West Java during the period 2019-2024. The method used is path analysis with secondary data obtained from various official sources. The results of the analysis show that the relationship between unemployment rate (X1) and workforce structure (X2) on economic growth (Y) tends to be weak, with an R-squared value of 2.8%, indicating that the model is only able to explain 2.8% of the variation in economic growth. This study concludes that unemployment rate and workforce structure do not have a significant effect on economic growth in West Java during the study period. Other factors not included in the model are likely to contribute more to economic growth. This finding underscores the importance of considering additional variables and improving research methods in regional economic analysis.
The Influence of the Implementation of the Policy on the Implementation of Regional Government Affairs on the Regional Government Administration Report Setiadi, Ade; Muhafidin, Didin; Rohadin; Melliyanawati, Dwi
International Journal of Science and Society Vol 7 No 1 (2025): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v7i1.1342

Abstract

Implementing policies related to regional government affairs significantly impacts the administration and reporting processes within local governance structures. This study investigates the influence of such policies on the Regional Government Administration Report (LPPD) at the Governance Section of the Regional Secretariat of Indramayu District. By employing a mixed-methods approach, combining both quantitative and qualitative data collection techniques, the research aims to understand how policy implementation affects the effectiveness and accuracy of the LPPD. A comprehensive literature review was conducted to establish a theoretical framework, drawing on critical concepts in policy implementation and regional governance. The study's population includes officials and administrators within the Governance Section, with data collected through surveys and interviews. The findings reveal that effective policy implementation positively correlates with the quality of the LPPD, highlighting key factors such as resource allocation, training, and stakeholder engagement. However, challenges such as bureaucratic inertia and limited technical capacity were also identified as barriers to optimal implementation. The study concludes by providing practical recommendations for enhancing policy implementation processes and improving the LAPD's role in regional governance. Future research directions are suggested to explore further the dynamics between policy implementation and administrative reporting in other regional contexts.
Challenges in Implementing the Makan Bergizi Gratis (MBG) Program in West Bandung Regency: Between Policy Goals and Field Realities Setiadi, Ade; Muhafidin, Didin; Rohadin
International Journal of Science and Society Vol 7 No 4 (2025): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v7i4.1547

Abstract

Makan Bergizi Gratis (MBG) is one of the government’s initiatives to improve school children’s nutrition and reduce stunting rates in Indonesia. However, its implementation in West Bandung Regency still faces various challenges. The occurrence of mass food poisoning among students after consuming MBG meals highlights weak food quality monitoring, limited resources, and suboptimal coordination between schools, food providers, and related agencies. This study aims to analyze the implementation of the MBG program in West Bandung Regency using a descriptive qualitative approach. The findings reveal that the MBG program has not been fully implemented in accordance with the expected standards. The main inhibiting factors include weak monitoring systems, lack of food safety education, and inadequate cross-sectoral collaboration. Therefore, strengthening monitoring mechanisms, enhancing implementers’ capacity, and encouraging community involvement are essential to ensure that the MBG program is safe, healthy, and sustainable.
PENGARUH KINERJA PEGAWAI TERHADAP PELAYANAN PEMBUATAN BUKU PELAUT MELALUI ONLINE PADA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II CIREBON Dedi Herdisah Permana; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Investasi April 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i2.56

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh kinerja aparatur sebagai pelaksana pelayanan. Dalam sektor kepelabuhanan, pelayanan pembuatan Buku Pelaut merupakan salah satu bentuk pelayanan administrasi yang memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan legalitas dan mobilitas tenaga kerja pelaut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja pegawai terhadap pelayanan pembuatan Buku Pelaut melalui sistem online pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat pemohon Buku Pelaut melalui sistem online dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Variabel kinerja pegawai diukur melalui indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan tanggung jawab, sedangkan variabel pelayanan diukur berdasarkan kemudahan prosedur, kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, dan kepuasan pengguna layanan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap pelayanan pembuatan Buku Pelaut melalui online dengan koefisien determinasi sebesar 65,42%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme pegawai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pembuatan Buku Pelaut berbasis online.
PENGARUH IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 17 TAHUN 2021 TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DALAM PENERBITAN IZIN ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KUNINGAN Sukirman; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Investasi Januari 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i1.99

Abstract

Implementasi kebijakan publik merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik. Salah satu kebijakan yang berperan strategis dalam pengendalian dampak transportasi adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 terhadap efektivitas kerja dalam penerbitan izin Analisis Dampak Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat pelaku usaha di Kabupaten Kuningan yang mengajukan izin Andalalin, dengan jumlah responden sebanyak 26 orang dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi literatur. Variabel implementasi kebijakan diukur melalui dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap, dan struktur birokrasi, sedangkan efektivitas kerja diukur berdasarkan pencapaian tujuan, ketepatan prosedur, dan ketepatan waktu pelayanan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 17 Tahun 2021 berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja dalam penerbitan izin Andalalin dengan koefisien determinasi sebesar 70,73%. Dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi kebijakan, kecukupan sumber daya, sikap pelaksana, serta kejelasan struktur birokrasi.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR UNIT PENYELENGGARA PELABUHAN KELAS III INDRAMAYU Poso Hairo Sukarsono; Guntoro; Rohadin
Jurnal Investasi Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Investasi April 2022
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v8i2.101

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dalam memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat. Pada sektor kepelabuhanan, pelayanan administrasi memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas pelayaran, kepastian hukum, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan jasa administrasi terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Indramayu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 20 orang pengguna jasa administrasi dan seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi kepustakaan. Variabel kualitas pelayanan diukur berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy), sedangkan kepuasan masyarakat diukur berdasarkan tingkat kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan jasa administrasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan koefisien determinasi sebesar 88,08%. Dimensi empati dan jaminan merupakan faktor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan administrasi yang berorientasi pada sikap aparatur, kepastian prosedur, dan perhatian terhadap kebutuhan pengguna layanan merupakan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan masyarakat di lingkungan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Indramayu.
EFEKTIVITAS DAN IMPLEMENTASI PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH DALAM UPAYA MEMENUHI TARGET PERDA INISIASI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2020 – 2023 Arifin, Awan; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8326

Abstract

Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) merupakan fungsi strategis DPRD dalam menjalankan peran legislasi di tingkat daerah. Indikator kinerja DPRD dapat dilihat dari pencapaian target Perda inisiasi yang telah ditetapkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan implementasi pencapaian Perda inisiasi DPRD Kabupaten Indramayu tahun 2020–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi dokumen resmi DPRD Indramayu, wawancara, serta observasi. Data menunjukkan adanya kesenjangan antara target dan realisasi Perda inisiasi pada setiap periode tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembentukan Perda inisiasi dipengaruhi oleh rendahnya kapasitas pembentukan peraturan, lemahnya koordinasi antara DPRD dan perangkat daerah, keterbatasan naskah akademik, serta perencanaan kebijakan yang kurang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan Perda inisiasi masih belum mencapai hasil yang optimal dan memerlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reformasi dalam sistem legislasi daerah. Penelitian ini memberikan rekomendasi dalam kerangka penguatan fungsi legislatif daerah guna meningkatkan efektivitas perumusan kebijakan publik.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KETAHANAN PANGAN, PERTANIAN DAN PERIKANAN KOTA CIREBON Gunatama, Kukuh; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8327

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada organisasi publik. Budaya organisasi membentuk pola perilaku kerja, motivasi, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan birokrasi dalam pelaksanaan fungsi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 82 orang pegawai sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dokumentasi sebagai sumber data primer, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi, regresi linier sederhana, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana Y = 2,185 + 0,498X, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan satu satuan budaya organisasi akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 0,498 satuan. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,687 menunjukkan hubungan yang kuat antara budaya organisasi dan kinerja pegawai, sedangkan koefisien determinasi sebesar 47,10% menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan kinerja pegawai, dengan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Uji hipotesis melalui uji t menghasilkan nilai t-hitung sebesar 8,446 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang menegaskan bahwa budaya organisasi secara statistik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai budaya organisasi, seperti inovasi, kerja sama tim, profesionalisme, tanggung jawab kerja, dan orientasi pada hasil, perlu menjadi prioritas dalam pengelolaan sumber daya manusia pada instansi pemerintah daerah guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
PENGARUH FUNGSI KOORDINASI PENGAWASAN MELALUI TELAAH SEJAWAT INTERNAL TERHADAP KUALITAS HASIL PENGAWASAN PADA INSPEKTORAT DAERAH KOTA CIREBON Achmanudin, Maman; guntoro; rohadin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 22 No 3 (2024): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v22i3.8328

Abstract

Telaah sejawat internal merupakan instrumen penting dalam koordinasi pengawasan yang berperan dalam peningkatan kualitas hasil pengawasan pada instansi pemerintah daerah. Selain berfungsi sebagai mekanisme pengendalian mutu dokumen pengawasan, telaah sejawat juga menjadi sarana pembinaan auditor dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk memastikan kesesuaian proses pengawasan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar audit intern pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh telaah sejawat internal sebagai bagian dari fungsi koordinasi pengawasan terhadap kualitas hasil pengawasan pada Inspektorat Daerah Kota Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh pegawai Inspektorat Daerah Kota Cirebon yang terlibat dalam kegiatan pengawasan, dengan teknik pengambilan sampel sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, dan uji signifikansi. Variabel telaah sejawat internal diukur melalui indikator kompetensi auditor, mekanisme telaah dokumen, koordinasi antarunit pengawasan, dan efektivitas komunikasi audit. Sementara itu, kualitas hasil pengawasan diukur melalui akurasi temuan, kepatuhan terhadap ketentuan audit, ketepatan rekomendasi, dan efektivitas tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telaah sejawat internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hasil pengawasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pelaksanaan telaah sejawat internal mampu memperkuat profesionalisme auditor, meningkatkan kualitas rekomendasi pengawasan, serta mendorong akuntabilitas pelaksanaan pengawasan. Oleh karena itu, telaah sejawat internal perlu dioptimalkan sebagai bagian integral dari sistem pengawasan intern pemerintah daerah.