Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Achieving Sustainable Consumer Protection in the Era of Social Media Prastyanti, Rina Arum; Prattana Srisuk
Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues (JSDERI) Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues
Publisher : Lembaga Contrarius Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53955/jsderi.v3i1.52

Abstract

The endorsement problem on Instagram is related to the rampant practice of non-transparent influencer marketing, which can mislead consumers and damage public trust in brands. Therefore, there are challenges and opportunities to achieve sustainable consumer protection in the era of social media, especially Instagram. This research explores how existing regulations can be updated to protect consumers more effectively and analyzes the role of influencers in maintaining advertising transparency in realizing Sustainable Consumer Protection. The method used is normative juridical with a conceptual approach, legislation, case studies, and comparative. The research results show that, first the development of technology and social media has influenced how entrepreneurs interact with consumers but also carries the risk of misleading marketing practices. Strengthening the legal framework and more effective law enforcement are needed to protect consumers from losses. In Indonesia, sustainable consumer protection can be achieved by encouraging ethical marketing practices and transparency, which align with the Sustainable Development Goals (SDGs). Second, in Thailand, despite challenges, existing regulations can support a balance between marketing innovation and sustainable consumer rights protection. Third, expanding regulations in Indonesia is also essential to improve consumer protection in the digital era. While endorsement practices on Instagram often lead to ethical violations, Indonesia does not yet have a specific policy regarding influencers. Therefore, increasing awareness and clear regulations will ensure more transparent, fair, and ethical marketing practices on social media platforms like Instagram.
Pemanfaatan Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Umkm Desa Jambearum Dalam Masa Pandemi Covid 19 Lukman Zaini Abdullah; Dwi Astarani Aslindar; Prattana Srisuk
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45681/jamet.v1i2.10

Abstract

Munculnya pandemi covid 19, menyebabkan perubahan pada kondisi masyarakat. Berdasarkan data dari  Badan Pusat Statistik dalam Survei Angkatan Kerja Nasional menunjukkan, Covid-19 berimbas pada sektor ketenagakerjaan. Sebanyak 14,28 persen dari 203,97 juta orang penduduk usia kerja terdampak pandemi. Jumlah pengangguran meningkat sejumlah 2,56 juta orang menjadi 9,77 juta orang. Salah satu dampak pandemi covid 19 juga dirasakan oleh penduduk Desa Jambearum,  yang harus beralih profesi menjadi wirausaha akibat terkena PHK. Dari fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Desa Jambearum berprofesi sebagai wirausaha dengan mendirikan UMKM baik usaha yang berskala kecil maupun menengah. Keberadaan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) mempunyai peranan diantaranya adalah pemerataan pembangunan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan kesempatan kerja dan memperluas lapangan kerja dalam menyerap tenaga kerja. Namun masih banyak UMKM yang belum mampu mengembangkan potensi dan perananya secara maksimal. Hal ini terjadi karena keterbatasan kemampuan pengelolaan keuangan, pemasaran produk dengan menggunakan teknologi internet. Kegiatan pengabdian di Desa Jambearum dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan (1) pengajuan kerjasama dengan mitra, (2) penyusunan jadwal kegiatan, (3) menentukan tempat pelaksanaan kegiatan, (4) merumuskan susunan acara, (5) konsep materi yang akan disampaikan, (6) pembagian kerja anggota tim. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media online. Antusiasme terlihat dari awal sampai akhir kegiatan pengabdian. Tim pelaksana memberikan pengetahuan secara lebih fokus tentang pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media online sebagai strategi pemasaran meliputi beberapa tahapan :(1) Tahap pemberian materi tentang digital marketing dengan metode ceramah (2) Tahap diskusi dan tanya jawab(3) Tahap Simulasi
Pemanfaatan Digital Marketing Sebagai Strategi Pemasaran Umkm Desa Jambearum Dalam Masa Pandemi Covid 19 Lukman Zaini Abdullah; Dwi Astarani Aslindar; Prattana Srisuk
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45681/jamet.v1i2.10

Abstract

Munculnya pandemi covid 19, menyebabkan perubahan pada kondisi masyarakat. Berdasarkan data dari  Badan Pusat Statistik dalam Survei Angkatan Kerja Nasional menunjukkan, Covid-19 berimbas pada sektor ketenagakerjaan. Sebanyak 14,28 persen dari 203,97 juta orang penduduk usia kerja terdampak pandemi. Jumlah pengangguran meningkat sejumlah 2,56 juta orang menjadi 9,77 juta orang. Salah satu dampak pandemi covid 19 juga dirasakan oleh penduduk Desa Jambearum,  yang harus beralih profesi menjadi wirausaha akibat terkena PHK. Dari fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Desa Jambearum berprofesi sebagai wirausaha dengan mendirikan UMKM baik usaha yang berskala kecil maupun menengah. Keberadaan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) mempunyai peranan diantaranya adalah pemerataan pembangunan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan kesempatan kerja dan memperluas lapangan kerja dalam menyerap tenaga kerja. Namun masih banyak UMKM yang belum mampu mengembangkan potensi dan perananya secara maksimal. Hal ini terjadi karena keterbatasan kemampuan pengelolaan keuangan, pemasaran produk dengan menggunakan teknologi internet. Kegiatan pengabdian di Desa Jambearum dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan (1) pengajuan kerjasama dengan mitra, (2) penyusunan jadwal kegiatan, (3) menentukan tempat pelaksanaan kegiatan, (4) merumuskan susunan acara, (5) konsep materi yang akan disampaikan, (6) pembagian kerja anggota tim. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media online. Antusiasme terlihat dari awal sampai akhir kegiatan pengabdian. Tim pelaksana memberikan pengetahuan secara lebih fokus tentang pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media online sebagai strategi pemasaran meliputi beberapa tahapan :(1) Tahap pemberian materi tentang digital marketing dengan metode ceramah (2) Tahap diskusi dan tanya jawab(3) Tahap Simulasi