Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Tentang Dampak Buruk Pergaulan Bebas pada Remaja Irma; Asnia Zainudin; Renni Meliana Sari; Muhammad Iqbal; Aulia Maghfirah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.65

Abstract

Saat ini fenomena pergaulan bebas pada kalangan remaja menjadi masalah yang cukup serius dan harus mendapat perhatian dari berbagai pihak karena akan merusak masa depan generasi muda. Kurangnya kontrol individu dan rendahnya pengetahuan remaja tentang pergaulan bebas menjadi salah satu pemicu dari terjadi pergaulan bebas pada remaja yang berdampak buruk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan peningkatan pengeta remaja tentang dampak buruk pergaulan bebas. Kegiatan pengabdaian ini dilaksanakan di SMPN Konawe Selatan pada tanggal 25 sampai dengan 26 Juli 2023. Peserta atau subjek dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dilakuakn dengan beberapa tahapan yaitu persiapan (persuratan dan koordinasi dengan pihak sekolah); pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dalam beberapa tahapan yaitu (1) pre test;; (2) kegiatann penyluhan, diskusi dan tanya jawa; (3) Evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang dampak buruk pergaulan bebas setelah dilakukan sosialisasi/ penyuluhan  dengan mayoritas (64,0%) responden memiliki pengetahuan yang kurang dan setelah mengikuti sosialisasi pengetahuan siswa mayoritas (76,0%) menjadi baik. Perlu upaya yang intens tentang sosialisasi dampak negatif pergaulan bebas bagi remaja terutam pada sekolah – sekolah setingkat SMP dan SMA.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pengolahan Limbah Medis di Rumah Sakit Umum Aliyah Kota Kendari: Analysis of Factors Related to Medical Waste Treatment in Rumah Sakit Umum Aliyah Kendari City Al Edy Dawu; Ramadhan Tosepu; Adius Kusnan; Asnia Zainudin; Jafriati; Mubarak
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2636

Abstract

Latar belakang: Limbah Medis adalah hasil buangan dari Aktifitas Medis pelayanan Kesehatan. Pengolahan limbah medis pelayanan kesehatan berbasis wilayah adalah upaya pengolahan limbah medis pada fasilitas pelayanan kesehatan yang seluruh tahapannya dilakukan di suatu Wilayah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah (Permenkes RI NO.18 Tahun 2020). Sampah rumah sakit memiliki potensi dampak penting terhadap penurunan kualitas maupun secara langsung memiliki potensi bahaya bagi kesehatan masyarakat seperti infeksi nosokomial, gangguan kesehatan, pencemaran lingkungan, serta gangguan pekerjaan, oleh karena itu perlu adanya pengelolaan limbah medis padat secara benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Analisis Faktor yang berhubungan dengan Pengelolaan Limbah Medis Di Rumah Sakit Umum Aliyah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitain sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel mengunakan Total sampling. Hasil: Analisis data menggunakan analisis statistik secara univariat bivariat dan multivariat, hasil menujukkan bahwa 64 orang (64%) petugas Kesehatan memiliki pengetahuan yang baik, 28 orang (28%) tenaga Kesehatan memiliki pengetahuan yang sedang dan 8 orang (8%) petugas Kesehatan memiliki pengetahuan kurang.91 orang (91%) petugas Kesehatan menyatakan baik untuk sarana dan prasarana sedangkan 9 orang (9%) tenaga Kesehatan meyatakan kurang untuk sarana dan prasarana rumah sakit. Kemudian untuk yang memiliki perilaku baik sebanyak 78 orang (78%) berperilaku sedang 6 orang (6%) dan berperilaku kurang sebanyak 16 orang (16%). Berdasarkan hasil uji statistic di ketahui bahwa P-Value =0,006< 0.05, ada hubungan antara pengetahuan petugas Kesehatan dengan pengolahanl limbah medis rumah sakit. Kemudian diperoleh P-Value = 0,005<0,05, ada hubungan antara sarana dan prasarana dengan pengolahan limbah medis rumah sakit. Dan diperoleh P-Value =0,005<0,05, ada hubungan antara perilaku petugas Kesehatan dengan pengelolaan limbah rumah sakit. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sarana dan prasarana serta perilaku dengan pengolahan limbah medis di rumah sakit umum Aliyah. Dan yang paling mempengaruhi pengelolaan limbah medis dari ketiga variabel yang diteliti adalah variabel sarana dan prasarana.