Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BAGI PENGERAJIN PEMPEK DI KELURAHAN KREO LARANGAN TANGERANG Farida; Ariyanti, Silvy; Prabowo, Herry Agung
ABDIMAS Vol 5 No 03 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v5i03.1988

Abstract

Dengan makin maju dan berkembangnya sistem penjualan makanan/minuman secara online maka terjadi peningkatan permintaan pesanan makanan/mnuman, salah satunya adalah Pempek yang aslinya dari Palembang namun saat ini sudah menjadi makanan yang mudah dijumpai dimana-mana. Bapak Sukirman adalah salah satu pengerajin Pempek di Kelurahan Kreo. Pada saat ini Pempek yang dibuat oleh pak Sukirman cukup diminati oleh masyarakat. Kendala yang dihadapi Pak Sukirman adalah kemampuan untuk membuat adonan pempek yang membutuhkan tenaga yang sangat besar, sehingga Pak sukirman hanya mampu memproduksi 5 kg pempek per hari. Hal ini menyebabkan banyak permintaan pempek yang tidak dapat terpenuhi. Berdasarkan kondisi dan persoalan yang dihadapi oleh mitra maka solusi permasalahan yang dapat diberikan adalah dengan menerapkan teknologi tepat guna yaitu mesin pembuat adonan yang berfungsi untuk membuat adonan dengan waktu yang lebih capat, menghemat tenaga dari operator dan pengadukan yang lebih baik dan merata.
Pengabdian Berbasis Teknologi Tepat Guna: Kandang Ayam Closed House Berbasis TKDN untuk Peternakan Berkelanjutan Prabowo, Herry Agung; Farida, Farida; Ariyanti, Silvy
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.153

Abstract

Peningkatan permintaan protein hewani dan dampak perubahan iklim menuntut penerapan sistem pemeliharaan ayam broiler yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Sistem kandang closed house menawarkan keunggulan teknis dalam pengendalian mikroklimat, namun adopsinya di Indonesia masih terbatas akibat tingginya biaya investasi yang didominasi komponen impor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan kandang ayam closed house system berbasis peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk meningkatkan akses teknologi bagi peternak rakyat. Metode yang digunakan adalah pendekatan rekayasa sistem melalui pembangunan dan integrasi subsistem kandang, dilanjutkan dengan uji pemeliharaan ayam broiler selama 30 hari. Hasil menunjukkan kandang closed system dengan TKDN 65%  seluruh sistem berfungsi optimal, dengan mortalitas 3,68%, nilai konversi pakan (FCR) 1,43, pertambahan bobot badan 55 g/ekor/hari, dan indeks pemeliharaan 363. Dibandingkan sistem open house, teknologi ini memberikan kinerja produksi yang lebih stabil dan efisien. Selain itu, kapasitas mitra meningkat melalui transfer teknologi dan pendampingan. Kegiatan ini membuktikan bahwa closed house berbasis TKDN layak diterapkan sebagai solusi teknis, ekonomis, dan sosial yang berkelanjutan serta berpotensi direplikasi.