Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Associated Factors Due Satisfaction of BPJS Services in Hospital Hikmah of Makassar Andi Nailah Amirullah; Yuliani; Nurhidayat
MIRACLE Journal Of Public Health Vol 4 No 2 (2021): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph/Vol4.Iss2/253

Abstract

Health care facilities are expected to provide satisfactory services in hospitals. Have not being able to provide the maximum service expected by service users is the problem often faced by hospitals. Where the main assessment of the quality of health services is patient satisfaction. Based on a preliminary study at the RS Hikmah Makassar, it was found that more people were dissatisfied with health services. The purpose of this study was to find out the factors related to BPJS service satisfaction in BPJS Health participants at Hospital Hikmah of Makassar. The research design used Cross-Sectional. The population is 426 people. The sample in this study were some participants who used BPJS cards in Hospital Hikmah Of Makassar as many as 81 people, taking samples by purposive sampling technique. This research was conducted in May - June 2019. Data was collected with Questioner and analysed with the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between BPJS administration services, doctors and nurses services, supporting examination services and drug services with the satisfaction of BPJS services for BPJS Health participants in Hospital Hikmah of Makassar. The study suggested to health workers provide patients with a more friendly attitude and attention to patients recipients of health services.
Survival Analisis Kapplan Meier Pasien COVID-19 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Salki Sasmita; Andi Nailah Amirullah
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i5.p280-288.2021

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo berdasarkan faktor umur, jenis kelamin, komorbiditas, dan penggunaan ventilator. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Retrospective Cohort. Sebanyak 138 data pasien dengan kriteria inklusi mengalami minimal dua gejala saat terkonfirmasi COVID-19 diambil sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan dengan menelusuri rekam medis pasien COVID-19 tahun 2021 berdasarkan variabel umur, jenis kelamin, komorbiditas, dan penggunaan ventilator. Penelitian dimulai dengan pengusulan Ethical Clearance pada bulan Mei tahun 2021 dilanjutkan dengan pelaksanaan penelitian di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada bulan Juni-Agustus tahun 2021. Data dianalisisn dengan menggunakan analisis survival Kapplan Meier untuk mengetahui perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19. Selanjutnya, dilakukan analisis Cox Regresi untuk mengetahui besar risiko variabel independen terhadap kematian. Hasil: Dari analisis survival Kapplan Meier, ditemukan ada perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19 berdasarkan faktor umur, komorbiditas, dan penggunaan ventilator dengan nilai (p=0.022) (p=0.000) dan (p=0.000) secara berturut-turut. Pada analisis Cox Regresi, ditemukan besar risiko umur, komorbiditas, dan penggunaan ventilator terhadap kematian pasien COVID-19 yaitu (HR=1.847) (HR=10.231) dan (HR=15.143) secara berturut-turut. Kesimpulan: Faktor survival diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan teknologi atau metode prediksi prognosis penyakit COVID-19.
Relationship Between Service Quality and Patient Loyality In The Installation of Labuang Baji Hospital Makassar Mangindara; Dian Ekawaty; Sriyani Windarti; Andi Nailah Amirullah; Nurul Azizyah Aksha
Miracle Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2023): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v6i1.303

Abstract

Service quality is measured by how well it meets the target audience's expectations. There seems to be some variation in the number of inpatients, as the number of re-hospitalized patients at Labuang Baji Makassar Hospital fell from 6,245 in 2019 to 5,448 in 2020 and 6,145 in 2021. The hospital is faced with a dilemma with the declining number of outpatient visits. The hospital's ability to operate and the quality of services provided to inpatients over the past year will be affected by the decrease in the number of patients treated at the hospital. Researchers at Labuang Baji General Hospital in Makassar set out to explore this question in order to better serve inpatients. This study used a cross-sectional descriptive quantitative research design. A total of 512 participants and 225 replies were included in the analysis. Bivariate analysis using Chi-Square test. With a p-value of 0.042 for professionalism and skill, a p-value of 0.042 for attitude and behavior, a p-value of 0.049 for reliability and trust, a p-value of 0.047 for service recovery, and p-value 0.027 for communication, this study found a correlation between service quality and patient loyalty. With a p value of 0.057, physical variables are considered unimportant. The conclusion in this study is that there is a relationship between professionalism and skill, attitude and behavior, reliability and trustworthiness, service recovery, communication with patient loyalty.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PRA-NATAL PERAN POSYANDU KESEHATAN IBU DAN ANAK DI DESA RANNALOE KECAMATAN BUNGAYA KABUPATEN GOWA TAHUN 2023 Mudrika; Salki Sasmita; Arini Purnama Sari; Andi Nailah Amirullah; Muh Yunus
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 1 No 2 (2024): 10 Juni 2024
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupengmas.v1i2.81

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan pra-natal melalui optimalisasi peran Posyandu Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa pada tahun 2023. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya perawatan pra-natal, yang berpotensi meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi langsung tentang praktik perawatan pra-natal.Data dikumpulkan melalui kuesioner pra dan pasca intervensi untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu hamil tentang perawatan pra-natal setelah mengikuti program. Kesimpulannya, Posyandu berperan krusial dalam memberikan edukasi kesehatan, dan optimalisasi fungsinya dapat secara signifikan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di komunitas pedesaan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan program serupa di daerah lain.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN Anastasia A. Basir; Herlina; Andi Nailah Amirullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.363

Abstract

Penyakit gagal ginjal merupakan masalah kesehatan dunia dilihat dari peningkatan insidensi, prevalensi, dan tingkat morbiditas. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) ada 25-30 juta orang mengalami penurunan fungsi ginjal. Pada tahun 2013, penyakit gagal ginjal menempati penyebab kematian ke 4 dengan pravalensi 32%. Pada tahun 2014 Rumah Sakit Universitas Hasanuddin memiliki 2358 pasien penderita gagal ginjal kronis, tahun 2015 ada 4066 pasien, yang menjalani hemodialisa baik dari rawat inap maupun rawat jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa dalam kurang lebih selama 4 bulan dengan frekuensi 2 – 3 kali seminggu dengan hemodialisa teratur yang berjumlah 50 orang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi tertinggi dari pasien penderita CKD berusia 45 – 65 tahun sebanyak 24 responden (53,3%), berjenis kelamin laki – laki 30 responden (60%), Diet dengan pisang 25 responden (58,3%), riwayat penyakit hipertensi 25 responden (42%), kebiasaan meminum minuman instan dan alcohol ada 35 responden (70%), Berdasarkan penelitian ini, maka perlu diperhatikan tentang faktor-faktor penyebab gagal ginjal kronis yang memerlukan tindakan hemodialisa.
Host Determinants on Death of Covid-19 Patients Amirullah, Andi Nailah; Sasmita, Salki; Nurmala, Dewi Rizki
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.496 KB)

Abstract

The 2019 corona virus infection (COVID-19) pandemic is a problem that is being faced in more than 200 countries in the world. The number of deaths from COVID-19 also increased to 33,673 in the world. The number of positive cases of COVID-19 worldwide has reached 1,936,700 people. Comorbid hypertension and diabetes mellitus, male gender, and active smoking are risk factors for SARS-Cov-2 infection. The purpose of this study was to determine the host determinants (age, sex and comorbidities) in the death of Covid-19 patients in the hospital. Wahidin Sudirohusoso, Makassar City. This study uses a quantitative approach with a case control research design using secondary data sources from medical record data. Data analysis was carried out by univariate, bivariate, and multivariate analysis. The population in this study were all Covid-19 patients diagnosed and receiving treatment at RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. The minimum required sample size for each case-control group is 68, with a ratio of 1:1. The results of the OR calculation showed that respondents aged 46 years had 5,958 times more deaths due to Covid-19 compared to the age group <46 years (95% CI 2,817-12,6042,817-12,604). The results of the Chi Square test show that there is no significant relationship between gender and the death of Covid-19 patients (P Value 0.195), so that respondents with male sex do not necessarily experience death from Covid-19 compared to female sex. The results of the OR calculation show that respondents who have comorbidities are 38,400 times more likely to die from Covid-19 than respondents who do not have comorbidities (95% CI 38,400 (12,319-119,694)). The variable that was significantly related to the death of Covid-19 patients was comorbidity with an OR of 3.648, meaning that Covid-19 patients with comorbidities had 3. There is a significant relationship between age and comorbidities with the death of Covid-19 patients and there is no significant relationship between gender and the death of Covid-19 patients. The results of the multivariate analysis showed that the variable that was significantly related to the death of Covid-19 patients was comorbid with an OR of 3.648. The active role of health workers is to carry out the socialization of Covid-19 prevention, so that it is hoped that the community will be able to take preventive measures and can reduce the death rate due to Covid-19.
ANALISIS PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIJI NANGKA KABUPATEN SINJAI Elyanovianti; Sainal, Andi Asliana; Andi Nailah Amirullah; Sejerawati, Sejerawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26404

Abstract

Upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, diantaranya meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar. Peran Puskesmas dan jaringannya sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dijenjang pertama yang terlibat langsung dengan masyarakat menjadi sangat penting. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, jarak pelayanan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Biji Nangka Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Rumus Slovin dengan jumlah sampel 323 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,000), jarak pelayanan (p = 0,009) dan dukungan keluarga (p = 0,000) dengan pemanfaatan Pelayanan kesehatan di wilayah Kerja Puskesmas Biji Nangka Kabupaten Sinjai. Disarankan agar Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat memberikan edukasi kepada masyarakat dengan melakukan penyuluhan guna menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat terutama tentang pemanfaatan pelayanan Kesehatan.
Efektivitas Aromaterapi Lemon dalam Mengurangi Mual Dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Poli Kebidanan Rumah Sakit Umum Yapika Makassar Putri, Yusma; Amirullah, Andi Nailah; Sasmita, Salki
Journal of Health Quality Development Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v2i2.852

Abstract

Kehamilan biasanya disertai dengan rasa ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil terutama pada trimester pertama kehamilan adalah mual dan muntah. Salah satu terapi yang aman dan bisa diberikan pada ibu hamil yang mengalami mual muntah dengan memberikan aroma terapi lemon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aroma terapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada Ibu hamil Trimester I di Poli Kebidanan RSU Yapika Makassar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimen dalam satu kelompok (one group pre test post test). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 16 Ibu hamil dan pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar frekuensi mual muntah sebelum intervensi adalah berat (50%) dan sebagian besar frekuensi mual muntah setelah intervensi adalah ringan (75%), p value = 0,003 (p < 0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas aroma terapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada Ibu hamil Trimester I di Poli Kebidanan RSU Yapika Makassar. Disarankan kepada ibu hamil yang mengalami mual muntah mengkonsumsi aromaterapi lemon untuk menurunkan frekuensi mual muntah.
Penatalaksanaan Efikasi Diri yang Kurang dalam Menyusui Asi pada Ibu Nifas Fisiologis Hari 3-7 Pada TPMB Bd Hj. Irma Kusuma Dewi, S.ST.,SH di Kota Makassar Hasrianti, Hasrianti; Nursyahfitri, Nursyahfitri; Amirullah, Andi Nailah
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i1.854

Abstract

Efikasi diri menyusui (breastfeeding self-efficacy) merupakan keyakinan seorang ibu terhadap kemampuannya dalam menyusui bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penatalaksanaan efikasi diri yang rendah dalam menyusui di TPMB Bd HJ. Irma Kusuma Dewi, S.ST.,SH. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan dua partisipan ibu nifas primigravida yang memiliki efikasi diri rendah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi dengan keluarga partisipan dan tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan keluhan utama pada kedua partisipan. Partisipan pertama merasa takut payudaranya kendor, sedangkan partisipan kedua kurang memahami manfaat ASI. Berdasarkan interpretasi data, kedua partisipan memiliki diagnosis yang sama yaitu P1 0001 pada masa postpartum (hari ketiga dan keempat) dengan kondisi ibu baik. Masalah utama yang ditemukan adalah efikasi diri rendah dalam menyusui, tanpa adanya masalah potensial maupun kebutuhan segera. Intervensi dilakukan dengan menganjurkan peningkatan pengetahuan tentang ASI, dukungan keluarga, dan perhatian terhadap proses menyusui. Implementasi berjalan sesuai rencana, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efikasi diri serta proses pemulihan yang baik pada hari ketiga postpartum.
Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Muhammad Asrul Taufiq Arifuddin; Andi Nailah Amirullah; Salki Sasmita; Elya Novianti; Andi Asliana Sainal; Bustang Bustang; Andi Nur Arifah Apriani Azis; Hidayat Asikin; Edmundus Emanuel Lalong Tabur; Mutiara Salipure Uleng
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2418

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan upaya nasional untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Rendahnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat, termasuk di Desa Bontomangape, masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Kondisi awal menunjukkan terbatasnya informasi kesehatan, rendahnya aktivitas fisik, serta belum terbentuknya budaya hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, diskusi interaktif, dan pendampingan dengan melibatkan 30 peserta. Pendekatan partisipatif diterapkan sejak tahap perencanaan dengan melibatkan kader dan tokoh masyarakat. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 83,3% serta penguatan sikap positif terhadap perilaku hidup sehat. Perubahan sosial terlihat dari meningkatnya aktivitas fisik bersama, kebersihan lingkungan, serta dukungan warga terhadap penerapan GERMAS. Selain itu, terbentuk tiga kader kesehatan masyarakat yang mulai melakukan edukasi rutin dan menyusun rencana keberlanjutan berupa pemantauan perilaku hidup sehat tingkat RT. Hasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas lokal dan tumbuhnya budaya kesehatan yang lebih berkelanjutan.