Dahoklory, Andy S. K.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Potensi Wilayah Sektor Pertanian Di Kabupaten Maluku Barat Daya Dahoklory, Andy S. K.
Kalwedo Sains (KASA) Vol 1 No 2 (2020): Kalwedo Sains (KASA), September 2020
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav1i2p64-69

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis apakah kategori pertanian serta komoditi-komoditi yang tergolong dalam kategori pertanian merupakan kategori dan komoditi basis/potensial di kabupaten Maluku Barat Daya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kontribusi, analisis laju pertumbuhan dan analisis LQ (location Quotient). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pertanian merupakan kategori basis dan beberapa komoditinya juga merupakan komuditi basis/potensial di Kabupaten Maluku Barat Daya periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2015. Sektor/kategori lapangan usaha yang tergolong dalam sektor primer yaitu sektor pertanian dan pertambangan merupakan sektor basis di Kabupaten Maluku Barat Daya. Kemudian yang merupakan komoditi basis/unggulan pada subkategori tanaman pangan adalah komoditi Jagung, Kacang Hijau. Untuk subkategori Tanaman Hortikultura buah-buahan yang merupakan komoditi unggulan yaitu komoditi Jeruk, komoditi Mangga, komoditi Pisang dan juga komoditi Nanas. Untuk subkategori Tanaman Hortikultura Sayuran, yang merupakan komoditiunggulan adalah komoditi Bawang Merah dan Kacang Panjang. Kemudian yang merupakan komoditi unggulan pada subsektor/subkategori Tanaman Perkebunan adalah komoditi Jambu Mete dan komoditi Kelapa. Selanjutnya untuk subkategori Peternakan yang merupakan komoditi basis/unggulan adalah komoditi sapi, komoditi Kerbau, komoditi Babi dan komoditi Domba. Pada subkategori Perikanan, komoditi ikan pelagis besar, pelagis kecil dan juga komoditi ikan demersal megalami peningkatan produksi setiap tahunnya namun untuk komoditi rumput laut mengalami penurunan produksi pada tahun 2015 dimana pada tahun 2014 nilai produksi rumput laut sebesar 3.602,98 ton dan pada tahun 2015 menurun menjadi 119,28 ton.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ETNOMATEMATIKA ANYAMAN DAUN KOLI MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG Taihuttu, Sisilia Marcelina; Dahoklory, Andy S. K.; Sugiarto, Sigit; Rupilele, Karolina; Dadiara, Yuliyanti; Koupon, Edeleta
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7552

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika anyaman daun koli menggunakan aplikasi canva pada materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model 4D, meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas IXF (9 siswa) sebagai uji keterbacaan, IXA (29 siswa) sebagai uji coba lapangan, serta dua guru matematika dan satu dosen pendidikan matematika sebagai validator. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, lembar keterbacaan, angket respons siswa, dan tes hasil belajar. Hasil validasi ahli menunjukkan media berada pada kategori sangat valid dengan rata-rata 96%. Uji keterbacaan dan respon siswa memperoleh rata-rata 95,10% sehingga media dinyatakan praktis. Efektivitas media ditinjau dari peningkatan hasil belajar melalui perhitungan N-gain dengan nilai 0,76 (76,27%), termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis etnomatematika anyaman daun koli yang dikembangkan melalui canva efektif meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang sisi lengkung sekaligus mendukung pembelajaran kontekstual sesuai Kurikulum Merdeka. Media ini layak digunakan dan berpotensi dikembangkan pada materi matematika lainnya berbasis budaya lokal.