Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktualisasi Adab Pembelajar di Era Digital Dalam Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 66 Firyala Meitsa Mona; Nurul Awwaliyatus Sa’adah; Vina Oktavia Arriza; Mohammad Syaifuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.462

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai permasalahan adab pembelajar di era digital, dengan fokus pada aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Surat Al-Kahfi ayat 66. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep adab dalam menuntut ilmu dan merumuskan strategi pembelajaran yang dapat menjaga etika dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang melibatkan analisis berbagai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan adab, seperti sikap rendah hati, kesabaran, dan penghormatan kepada guru, sangat penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi teknologi bagi pendidik dan pemberdayaan peserta didik dalam pembelajaran mandiri. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai adab dalam pendidikan di era digital dapat menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana.
Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Membentuk Etika Dan Akhlak di Era Modern Firyala Meitsa Mona; Farida Restu Safita; Nurul Awwaliyatus Saadah; Faidatul Faseha; Muhlisin
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fondasi utama dalam pembentukan etika dan akhlak yang tangguh di era modern, serta mengusulkan model kurikulum yang komprehensif. Perubahan sosial dan pesatnya teknologi digital, yang ditandai dengan fenomena defisit moralitas seperti cyberbullying dan penyebaran hoaks, menunjukkan kegagalan sistem pendidikan karakter tradisional dan menegaskan kebutuhan adaptasi kurikulum yang relevan dengan kondisi saat ini. Penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan analisis interpretatif-deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur, khususnya jurnal dan buku dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa transformasi kurikulum PAI harus dilakukan dengan memodifikasi tiga elemen utama: (1) tujuan (menanamkan nilai moral dan spiritual), (2) materi (mengintegrasikan materi yang relevan, lintas disiplin dan berbasis teknologi), serta (3) metode pembelajaran (menggunakan pendekatan aktif, partisipatif dan reflektif). Model transformasi yang berkelanjutan ini diprediksi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai Islam dan partisipasi keagamaan, menjadikannya langkah strategis untuk menciptakan generasi Muslim yang unggul secara etika dan akhlak di abad ke-21.