Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Pesantren di Era Modern Hesim Muzedi; Muhammad Husni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.757

Abstract

Pesantren Sering Digambarkan Dengan Lingkungan Yang Tertutup Dari Dunia Luar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan kurikulum di era modern, fokus Utama penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar, Strategi Implementasi, dan tantangan yang dihadapi dalam merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional pesantren. Penelitian Ini Merupakan Penilitian Kepustakaan, teknik pengumpulan data melalui tela’ah literatur dari buku, jurnal, dan dokumen Terkait. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Pengembangan Kurikulum Pesantren Yang Ideal Memadukan Tiga Elemen Utama Yaitu: 1.Keutuhan Pembelajaran Kitab Kuning, 2. Penguatan Keterampilan Hidup (Life Skills),3. Integrasi Teknologi Digital. juga Bahasa Yang Sama Dari 3 Edialis Tersebut Yaitu: Salafiyah (Tradisional), Khalafiyah (Modern) Dan Konvergensi/ Konprehensif (Perpaduan Tradisional Dan Modern). Berdasarkan Tipologi Tersebut, Ternyata Pengembangan Kurikulum Pesantren Tetap Mampu Mengantarkan Santrinya Untuk Tetap Eksis Menghadapi Era Modern Selain Itu Ditemukan Bahwa Fleksibilitas Kurikulum Serta Keterlibatan Aktif Kiai Dan Santri Menjadi Kunci Keberhasilan Dalam Proses Berjalannya Kurikulum Pesantren. Penelitian Ini Diharapkan Dapat Memberikan Panduan Teoritis Bagi Pesantren Dalam Menyusun Kurikulum Yang Adaptif, Inovatif, Dan Tetap Berakar Pada Tradisi Islam.
Analisis Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam Islam Perpspektif Al-Qur’an Dan Hadis Lingga Fahrurrosi; M.Taufik Ismail Siregar; Abadullah Hilmi Az-Zuhdy; Hesim Muzedi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.834

Abstract

Agama Islam adalah agama yang sangat memberikan perhatian penuh terhadap ilmu pengetahuan. peneliti bertujuan untuk memberi gambaran tentang urgensi ilmu pengetahuan bagi manusia dan kewajiban mereka untuk menuntutnya, beserta tipologi kategori ilmu pengetahuan dalam hubungannya dengan orang mukallaf. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mencari ilmu merupakan kewajiban fundamental dalam Islam yang ditegaskan dalam Al-Quran dan hadis. Agama Islam sangat mendorong umatnya untuk senantiasa menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. Hal ini karena ilmu adalah kunci untuk memahami alam semesta, meningkatkan kualitas hidup, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menuntut ilmu, seorang Muslim dapat menjalankan perannya sebagai khalifah di muka bumi dengan lebih baik, serta berkontribusi dalam kemajuan peradaban manusia. Kewajiban mencari ilmu tidak hanya berlaku bagi individu, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama dalam masyarakat Islam. Masyarakat yang berilmu akan lebih maju, sejahtera, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Menejemen Kurikulum Pencegahan Bullying Edukasi Dan Intervensi Berbasis Agama Pondok Modern Al Rifaie 2 Malang Hesim Muzedi; Ari Abdi Widodo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1903

Abstract

Bullying merupakan fenomena global yang berdampak serius pada aspek psikologis, sosial, dan akademik peserta didik, terutama pada usia remaja yang memiliki kerentanan tinggi terhadap konflik dan perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen kurikulum pencegahan bullying melalui pendekatan edukasi dan intervensi berbasis agama di Pondok Modern Al Rifaie 2 Malang. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan menganalisis artikel ilmiah, laporan penelitian, dan sumber relevan dari basis data internasional Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal merupakan bentuk perundungan paling dominan, disebabkan rendahnya literasi empati, kurangnya pengawasan sekolah, dan tingginya kompetisi sosial antar-santri. Penerapan intervensi berbasis agama, seperti program pengucapan janji akhlakul karimah, pembinaan karakter, dan keterlibatan guru sebagai teladan, terbukti efektif menekan perilaku bullying dan meningkatkan kesadaran moral peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa model manajemen kurikulum pencegahan bullying berbasis nilai-nilai religius dan rekomendasi kebijakan pendidikan nasional yang menekankan integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkelanjutan