Udin, Tamsik
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan Profesionalisme Guru MI Berbasis Nilai-Nilai Profetik Melalui Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Terintegrasi Udin, Tamsik; Rusman, Maman; Alfiani, Dwi Anita
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v6i2.18474

Abstract

PROFESSİONAL DEVELOPMENT OF MI TEACHERS BASED ON PROPHETİC VALUES THROUGH INTEGRATED CLASSROOM ACTİON RESEARCH TRAİNİNG AND MENTORİNG. Classroom Action Research (PTK) produced by Madrasah Ibtidaiyah (MI) teachers currently tends to be subject-based, while 80% of learning in MI is thematic. In addition, the content of the PTK is less related to prophetic values in accordance with the MI Teacher profession.The objectives of this community service are (1) Providing professionalism coaching for MI teachers based on prophetic values about class action research (2) Improving writing skills to MI teachers about preparing class action research designs (3) Providing solutions to the obstacles faced by teachers in preparing class action research.The method used in this community service is the action research method. Action research is research that aims to see the impact of action and assess the actions taken so as to improve the quality of practice carried out.The results of this community service are (1) Professionalism development activities for teachers based on prophetic values through integrated class action research training in Madrasah Ibtidaiyah Cirebon City have been carried out through Focus Group Discussion (FGD) activities and PTK Making Assistance. (2) Teachers' understanding of Classroom Action Research has increased significantly as seen from the average pretest score of 45.65 and the average post-test score of 81.73. meaning that the training activities carried out have a positive impact on teacher understanding (3) The ability of teachers to design class action research is included in the good category with an average score of 75, which means that through this training and mentoring activity teachers are able to design and carry out class action research.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) Anjani, Vanesa; udin, tamsik
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v9i1.22303

Abstract

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual.Kemampuan komunikasi merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan pada peserta didik, termasuk dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, bertanya, maupun menjawab pertanyaan di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi siswa dalam mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di MIN 1 Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% siswa masih bersikap pasif selama proses pembelajaran. Faktor penyebabnya meliputi penggunaan metode ceramah, keterbatasan media visual, dan rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara. Guru menyatakan perlunya media yang lebih interaktif dan kontekstual untuk menumbuhkan keberanian siswa berkomunikasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran SKI memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan berbasis visual.