Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Struktur Pekerjaan dan Keterampilan Tenaga Kerja di Sumatera Utara Simamora, Jesika Melina; Januardani, Fandra Dikhi; Sipayung, Rosintan
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i1.689

Abstract

This study aims to determine the impact of the industrial revolution 4.0 on the job structure and skills of the workforce in North Sumatra. In this study, the approach used is a qualitative method. The results of the research obtained to overcome the challenges of unemployment and skills gaps, retraining and reeducation are very important solutions. Training programs designed to upskill the workforce should be structured with the current and future needs of the industry in mind. For example, governments and educational institutions can work together to develop training programs that focus on digital skills, programming, and data analysis, which are urgently needed in the era of the Industrial Revolution 4.0. Several companies in North Sumatra have started implementing internal training programs to improve the skills of their employees. For example, a manufacturing company in Medan has launched a competency-based training program that aims to improve the technical and managerial skills of employees. The program not only helps employees to adapt to new technologies, but also improves the company's overall productivity and efficiency.
Pemberdayaan Generasi Gen Z Melalui Kerajinan Tangan Tenun Ulos Tradisional sebagai Warisan Budaya Sumatera Utara Warwuwu, Hubertus Badodo; Hulu, Charles Widianto; Nazara, Krisman Jaya; Yusmalinda, Yusmalinda; Januardani, Fandra Dikhi
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/te3mch86

Abstract

Empowering Gen Z in preserving local culture presents both a challenge and an opportunity in the digital era. One cultural heritage with high historical and philosophical value is the traditional Ulos weaving from North Sumatra. Ulos is not only a traditional Batak cloth but also a symbol of identity, prayer, and social values passed down through generations. However, interest in traditional crafts among the younger generation tends to decline due to globalization and technological advancements. This study aims to analyze strategies for empowering Generation Z through training and developing Ulos weaving skills as an effort to preserve culture while increasing economic independence. The method used is a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques with youth groups in several Ulos artisan communities. The results show that integrating traditional weaving training with the use of digital media and technology-based marketing can increase the interest, creativity, and entrepreneurial spirit of Gen Z. Furthermore, collaboration between senior artisans, educational institutions, and local governments plays a crucial role in maintaining the sustainability of the program.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Ecobricksebagai Solusi Pengurangan Sampah Plastik di Desa Meat, Kecamatan Tampahan Purba, Prendi; Siahaan, Elfan Michael; Anggara, Aliva; Yusmalinda, Yusmalinda; Januardani, Fandra Dikhi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wajgtg93

Abstract

Masalah sampah plastik menjadi tantangan lingkungan yang semakin serius, tidak hanya di daerah perkotaan tetapi juga di daerah pedesaan, termasuk Desa Meat, Kecamatan Tampahan. Praktik pengelolaan sampah konvensional, seperti pembakaran dan pembuangan sembarangan, menunjukkan rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam perlindungan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan strategi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ecobrick sebagai solusi alternatif untuk mengurangi sampah plastik. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik pembuatan ecobrick secara langsung, serta evaluasi melalui tes pra dan pasca untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan konsep 3R (kurangi, gunakan kembali, daur ulang), dengan lebih dari 50% peserta mengalami peningkatan skor pemahaman mereka. Pelatihan ecobrick dianggap efektif sebagai alat pendidikan dan langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Meskipun perubahan perilaku belum sepenuhnya terwujud secara konsisten, kegiatan ini telah meletakkan dasar penting untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dengan pendampingan dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa, ecobrick berpotensi menjadi strategi pemberdayaan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Penerapan Digital Marketing untuk Pengembangan UMKM Stagnan di Nagori Sinaksak Beringin Melalui Program Kampus Berdampak Nurasyid, Amin; Fisher Sinaga, Michael Bobi; Suryani, Irma; Januardani, Fandra Dikhi; Yusmalinda, Yusmalinda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y5b9cq43

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran UMKM stagnan melalui penerapan digital marketing di Nagori Sinaksak Beringin. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya literasi digital, promosi yang masih konvensional, dan terbatasnya jangkauan pasar. Kegiatan dilaksanakan selama 16 minggu melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan literasi digital, pembuatan dan optimalisasi akun media sosial bisnis, pemanfaatan Platform E-Commerce (Kaigo), serta monitoring dan evaluasi. Program melibatkan lima UMKM sebagai mitra pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha dalam penggunaan media digital, kemampuan mengelola konten promosi secara mandiri, serta pergeseran pola pemasaran menuju sistem berbasis digital. Visibilitas dan interaksi produk secara daring juga mengalami peningkatan. Meskipun dampak terhadap penjualan belum signifikan dalam jangka pendek, program ini berhasil membangun fondasi transformasi digital dan mendorong kemandirian UMKM dalam pengelolaan pemasaran berbasis teknologi