Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model-Model Penelitian Kualitatif Yasukma Amanda; Meyniar Albina
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 6 (2025): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i6.1657

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian konseptual (conceptual research). Penelitian konseptual adalah jenis penelitian non-empiris yang bertujuan untuk mengembangkan dan memperluas pemahaman terhadap suatu konsep atau teori melalui kajian literatur dan analisis pemikiran para ahli, bukan melalui pengumpulan data lapangan secara langsungArtikel Ini Membahas Secara Khusus Model-Model Penelitian Kualitatif, Dengan Fokus Pada Fenomenologi, Termasuk Tujuan, Fokus Kajian, Metode Yang Digunakan, Dan Contoh Penerapannya. Selain Itu, Dibahas Pula AlatAlat Pengumpulan Data Yang Umum Digunakan Dalam Penelitian Kualitatif Seperti Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi, Serta Analisis Data Yang Meliputi Naratif, Tematik, Hingga Grounded Theory Dan Etnografi. Validitas Data Dalam Penelitian Ini Dibangun Melalui Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, Dan Konfirmabilitas. Kajian Ini Menunjukkan Bahwa Model-Model Penelitian Kualitatif Sangat Berguna Untuk Menggali Kompleksitas Sosial Yang Tidak Dapat Dijelaskan Secara Statistik, Serta Memberikan Wawasan Yang Kaya Dan Mendalam Bagi Dunia Akademik Dan Praktis.
Implementasi Metode Snowball Throwing Dalam Meningkatkan Partisipasi dan Pemahaman Siswa di Elsusi Meldina Bunga Sari Siagian; Arlina; Nidia Luthfianti; Yasukma Amanda
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.748

Abstract

Pendidikan saat ini menghadapi tantangan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, interaktif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Snowball Throwing dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa di Elsusi Meldina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengajaran langsung pada siswa kelas 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa melalui aktivitas kelompok yang melibatkan pembuatan pertanyaan, diskusi, dan lempar bola salju. Selain meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, metode ini juga melatih keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti kebutuhan waktu yang panjang, potensi gangguan di kelas, dan ketergantungan pada kompetensi ketua kelompok. Kesimpulannya, metode Snowball Throwing memberikan dampak positif pada partisipasi dan pemahaman siswa, dengan catatan bahwa guru perlu mengelola kelas secara efektif untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran.
Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pendidikan Rinda Sari; Abdul Fattah Nasution; Rida Haniyah Siregar; Nur Hafiza Sibarani; Selvira; Yasukma Amanda
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6997

Abstract

Komite sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan melalui penguatan partisipasi masyarakat dan penerapan tata kelola sekolah yang akuntabel. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran komite sekolah serta strategi optimalisasinya dalam mendukung pengelolaan pendidikan yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), yaitu menelaah berbagai artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan peran dan fungsi komite sekolah dalam pengelolaan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa komite sekolah berperan sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator antara sekolah dan masyarakat. Optimalisasi peran komite sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas anggota, keterlibatan aktif dalam perencanaan dan pengawasan program sekolah, penguatan kolaborasi dengan pihak sekolah, serta pemanfaatan teknologi dan jejaring kemitraan. Namun demikian, pelaksanaan peran komite sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman tugas dan fungsi, keterbatasan waktu, serta belum optimalnya transparansi pengelolaan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk memperkuat peran komite sekolah agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan.