Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Atas Tri Bhakti Pekanbaru Amikha Eriska Putri; Chindy Aulia Putri; Diah Ayu Pratiwi; Eka Aprillia Rahmi; Jihan Rahmayanti; Nadya Hafizah; Siti Kholizah; Ilham Hudi
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i2.253

Abstract

Indonesia   merupakan  salah  satu  negara  terkorup  di  Asia  Tenggara  saat  ini.  Tindak  pidana  korupsi tidak  hanya  dilakukan  oleh  pejabat  pusat,  tapi  ke  tingkat  paling  rendah  seperti  desa/kelurahan  juga sudah  marak  kasus  korupsi.  Pendidikan  anti  korupsi  harus  dilakukan  sejak  dini,  yakni  pada  usia sekolah  sebagai  Upaya  preventif  dalam  penanggulangan  kasus  korupsi.  Sosialisasi  ini bertujuan  untuk  mensosialisasikan  integritas  anti  korupsi  kepada  pelajar  SMA Tri Bhakti Pekanbaru. Metode  dalam  kegiatan  pengabdian  melalui  tahapan:  berkoordinasi  dengan  pihak  sekolah,  kemudian melakukan  kegiatan  sosialisasi  Pendidikan  anti  korupsi  kepada  pelajar  SMA Tri Bhakti Pekanbaru.  Hasil  dari  sosialisasi ini  menunjukkan  bahwa  kegiatan  sosialisasi  dan  edukasi anti  korupsi  ini  cukup  efektif  dalam  meningkatkan  pemahaman  siswa  terhadap  bahaya  korupsi  dan pentingnya penanaman sikap anti korupsi pada diri pelajar. Implikasi yang dapat diambil adalah kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai korupsi dan dampak negatifnya. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa dalam menjelaskan definisi korupsi, memberikan contoh-contoh konkret perilaku korupsi di lingkungan sekolah, dan memahami tujuan dari sosialisasi antikorupsi
Peran Konfederasi Kasbi dalam Menolak Undang-Undang Cipta Kerja: Penelitian Eji Maulana; Diah Ayu Pratiwi; Endayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5158

Abstract

In opposing the Job Creation Law, a government policy seen as harmful to workers' rights and weakening the position of both workers and employers. The research does not only focus on individuals but also includes objects and other things involved in the social change process. The study reveals that the Job Creation Law has caused controversy since it was enacted, and KASBI, as an alternative confederation, has used various forms of struggle such as mass actions, advocacy, and building solidarity with civil society networks. The purpose of this study is to understand KASBI's role in fighting for workers' interests, the forms of mobilization used, and the challenges faced during the process of rejecting the Job Creation Law. This study uses a qualitative descriptive approach, including in-depth interviews with KASBI members and leaders, field observations during protest actions, and analysis of documents related to the policy and official statements from the organization. The findings show that KASBI is not just a platform for representing workers, but also a consistent social movement actor in expressing opposition through various forms of demonstrations, critical campaign efforts, and strategies for consolidation at the grassroots level. However, KASBI also faces several challenges such as limited resources, political pressure, and attempts at discrediting from parties that support the Job Creation Law. KASBI is a symbol of workers' resistance to free market policies in Indonesia.