Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK INTERAKSI INKLUSI Bhala, Dolorestin Monika; Romadhon, Romadhon; Kukuh Widijatmoko, Engelbertus
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i1.21514

Abstract

Multicultural education is a progressive approach in the education system aimed at identifying, addressing, and eliminating inequalities, failures, and discriminatory practices. In the context of higher education, multicultural education plays a crucial role in developing understanding and appreciation of cultural diversity among students. This study reveals that although multicultural education has been integrated into education policies in many countries, its implementation is often uneven and ineffective in addressing the gaps between ethnic or cultural groups. The primary factor hindering the effectiveness of multicultural education is the lack of a deep understanding of the culture and specific needs of each ethnic group. Additionally, the gaps and discrimination that still occur on campuses reflect the need for stronger commitment from educators, policymakers, and the entire academic community to create an inclusive learning environment. Through sustained commitment and a holistic approach, multicultural education can have a significant positive impact in shaping a more tolerant, just, and harmonious society
Implementasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Mendorong Interaksi Inklusif Bhala, Dolorestin Monika; Romadhon, Romadhon; Wajiadmoko, Engelbertus Kukuh
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1699-1704

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan transformatif dalam dunia pendidikan yang berupaya membangun kesetaraan, mengatasi praktik diskriminatif, dan memperkuat penerimaan terhadap keberagaman. Dalam konteks perguruan tinggi, peran pendidikan multikultural sangat vital dalam menumbuhkan sikap saling menghargai dan membangun pemahaman lintas budaya di antara mahasiswa. Penelitian ini menyoroti bahwa meskipun nilai-nilai multikultural telah menjadi bagian dari kebijakan pendidikan, implementasinya di lingkungan kampus masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu hambatan utamanya adalah belum meratanya pemahaman mendalam mengenai kebutuhan dan latar budaya masing-masing kelompok mahasiswa. Ketimpangan dalam interaksi serta kecenderungan eksklusivitas yang masih terjadi mencerminkan perlunya upaya yang lebih konkret dari seluruh elemen kampus—baik dosen, mahasiswa, maupun pemangku kebijakan—untuk menciptakan ruang belajar yang inklusif dan adil. Melalui penguatan implementasi pendidikan multikultural dan strategi yang adaptif terhadap dinamika sosial kampus, diharapkan dapat terwujud interaksi yang lebih humanis, setara, dan harmonis di lingkungan perguruan tinggi
Implementasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Mendorong Interaksi Inklusif Bhala, Dolorestin Monika; Romadhon, Romadhon; Wajiadmoko, Engelbertus Kukuh
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.198-208

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan transformatif dalam dunia pendidikan yang berupaya membangun kesetaraan, mengatasi praktik diskriminatif, dan memperkuat penerimaan terhadap keberagaman. Dalam konteks perguruan tinggi, peran pendidikan multikultural sangat vital dalam menumbuhkan sikap saling menghargai dan membangun pemahaman lintas budaya di antara mahasiswa. Penelitian ini menyoroti bahwa meskipun nilai-nilai multikultural telah menjadi bagian dari kebijakan pendidikan, implementasinya di lingkungan kampus masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu hambatan utamanya adalah belum meratanya pemahaman mendalam mengenai kebutuhan dan latar budaya masing-masing kelompok mahasiswa. Ketimpangan dalam interaksi serta kecenderungan eksklusivitas yang masih terjadi mencerminkan perlunya upaya yang lebih konkret dari seluruh elemen kampus—baik dosen, mahasiswa, maupun pemangku kebijakan—untuk menciptakan ruang belajar yang inklusif dan adil. Melalui penguatan implementasi pendidikan multikultural dan strategi yang adaptif terhadap dinamika sosial kampus, diharapkan dapat terwujud interaksi yang lebih humanis, setara, dan harmonis di lingkungan perguruan tinggi