Djaali , Nur Asniati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Hubungan Sikap terhadap Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 pada Perawat Pelaksana di Puskesmas Kabupaten Karawang Putri, Shinta Andika; Prahastuti, Brian Sri; Djaali , Nur Asniati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v4i2.2491

Abstract

Latar Belakang : Pedoman sementara yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 adalah dengan menekan beberapa hal tindakan, diantaranya menerapkan kewaspadaan standar untuk semua pasien dan petugas kesehatan, memastikan triase awal, dan memakai masker untuk tindakan pencegahan tambahan. Perilaku penggunaan alat pelindung diri yang baik merupakan salah satu unsur dalam kewaspadaan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 diharapkan dapat menurunkan risiko penularan virus melalui darah dan droplet. Adanya risiko penularan yang cukup tinggi inilah yang menjadi dasar diperlukannya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang mencakup handscoon (sarung tangan), masker medis, kaca mata pelindung, dan pakaian pelindung diri. Perawat berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan, kolaborator, pendidik, agent of change, dan peneliti di era pandemi. Hal ini dilakukan karena perawat sebagai garda terdepan dunia kesehatan dalam menghadapi pandemi. Tujuan : Hasil laporan penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model perilaku perawat pelaksana Puskesmas dan mengetahui hubungan sikap dan perilaku perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang dalam Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 setelah dikontrol oleh variabel lain. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang, menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 208 perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang tahun 2022. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada perawat pelaksana puskesmas di kabupaten karawang 62,3% responden berperilaku baik dan 37,7% responden berperilaku buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 vaiabel yang memiliki hubungan yang bermakna terhadap Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 pada perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang meliputi sikap, masa kerja dan riwayat keterpaparan COVID-19.
Analisis Hubungan Sikap terhadap Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 pada Perawat Pelaksana di Puskesmas Kabupaten Karawang Putri, Shinta Andika; Prahastuti, Brian Sri; Djaali , Nur Asniati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v4i2.2491

Abstract

Latar Belakang : Pedoman sementara yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 adalah dengan menekan beberapa hal tindakan, diantaranya menerapkan kewaspadaan standar untuk semua pasien dan petugas kesehatan, memastikan triase awal, dan memakai masker untuk tindakan pencegahan tambahan. Perilaku penggunaan alat pelindung diri yang baik merupakan salah satu unsur dalam kewaspadaan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 diharapkan dapat menurunkan risiko penularan virus melalui darah dan droplet. Adanya risiko penularan yang cukup tinggi inilah yang menjadi dasar diperlukannya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang mencakup handscoon (sarung tangan), masker medis, kaca mata pelindung, dan pakaian pelindung diri. Perawat berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan, kolaborator, pendidik, agent of change, dan peneliti di era pandemi. Hal ini dilakukan karena perawat sebagai garda terdepan dunia kesehatan dalam menghadapi pandemi. Tujuan : Hasil laporan penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model perilaku perawat pelaksana Puskesmas dan mengetahui hubungan sikap dan perilaku perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang dalam Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 setelah dikontrol oleh variabel lain. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang, menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 208 perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang tahun 2022. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada perawat pelaksana puskesmas di kabupaten karawang 62,3% responden berperilaku baik dan 37,7% responden berperilaku buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 vaiabel yang memiliki hubungan yang bermakna terhadap Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) COVID-19 pada perawat pelaksana Puskesmas di Kabupaten Karawang meliputi sikap, masa kerja dan riwayat keterpaparan COVID-19.
The Effect of Hypnotherapy on Students’ Anxiety Levels and Learning Motivation in Mathematics at SMPN 252 Jakarta Noviyanti, Adhe; Endarti, Ajeng Tias; Djaali , Nur Asniati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v6i1.3345

Abstract

Mathematics anxiety and low learning motivation are psychological factors that may hinder students’ academic achievement. Emotional-based learning approaches are needed to create a more effective and humanistic learning process. This study aimed to analyze the effect of hypnotherapy on students’ anxiety levels and learning motivation in mathematics at SMPN 252 Jakarta. A quantitative method with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed. The sample consisted of 52 students divided into an intervention group (26 students) and a control group (26 students). Data were collected through questionnaires administered before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon test and paired sample test. The results showed a significant decrease in anxiety levels in the intervention group from 9.346 to 5.250 (p = 0.000) and a significant increase in learning motivation from 54.827 to 76.173 (p = 0.000). The control group showed no significant changes in anxiety (p = 0.180) or motivation (p = 0.745). It can be concluded that hypnotherapy is an effective psychoeducational intervention to reduce mathematics anxiety and enhance students’ learning motivation.