Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kekerasan Oleh Aparat Kepolisian Terhadap Warga Di Desa Wadas : Perspektif Penegakan Hukum Alfaher, Ibnu Syukron; Saputri, Adhalia Septia
Jurnal Hukum Sasana Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hukum Sasana: December 2024
Publisher : Faculty of Law, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/sasana.v10i2.2419

Abstract

perlindungan hak asasi manusia (HAM) dalam kasus kekerasan oleh aparat kepolisian terhadap warga di Desa Wadas, dari perspektif penegakan hukum. Kasus kekerasan yang terjadi di Desa Wadas menjadi sorotan karena melibatkan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penegakan hukum dalam melindungi hak-hak asasi warga Desa Wadas dan mengevaluasi respons aparat penegak hukum terhadap insiden kekerasan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan warga yang menjadi korban kekerasan, aktivis HAM, dan pihak berwenang, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah pelanggaran HAM yang signifikan dalam kasus ini, termasuk penggunaan kekuatan berlebihan oleh aparat kepolisian, penangkapan sewenang-wenang, dan kurangnya akuntabilitas dalam penanganan insiden kekerasan. Upaya penegakan hukum, namun masih terdapat kendala dalam implementasinya, seperti kurangnya transparansi, lambatnya proses hukum, dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi dalam tubuh kepolisian, peningkatan pelatihan tentang HAM bagi aparat penegak hukum, dan penguatan mekanisme pengawasan independen untuk memastikan penegakan hukum yang adil dan transparan.
Penilai Berintegritas Serta Beretika Rais, Effendri; Alfaher, Ibnu Syukron; Rahmawati, Rizqa; Vouziah, Ika
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v4i2.101

Abstract

Negara Indonesia adalah negara hukum yang mengakui bahwa hukum dan konstitusi adalah yang paling penting. Melalui penilaian, sumber daya alam, dan bisnis, para penilai memainkan peran penting dalam mendorong perekonomian Indonesia. Penilai terdiri dari berbagai tingkatan, termasuk Tenaga Penilai, Penilai Bersertifikat, dan Penilai Publik. Regulasi yang ketat seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan bertujuan untuk memastikan kompetensi, kualitas, dan integritas penilai. Integritas merupakan salah satu kode etik utama bagi penilai, yang melibatkan kejujuran, konsistensi, dan tanggung jawab profesional. Penilai yang berintegritas tinggi memberikan penilaian yang objektif dan akurat, menjaga kepercayaan publik, dan memastikan proses penilaian berjalan transparan dan adil. Tanpa integritas, penilaian dapat dimanipulasi, menyebabkan kerugian finansial, merusak reputasi, dan menimbulkan masalah hukum.
Peningkatan Kesadaran Hukum Melalui Penyuluhan Pencegahan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Obat di Cijengkol Alfianna, Wiwin; Harlanto, Alief Bayu; Purnama, Aditya Eka; Alfaher, Ibnu Syukron; Wiliam, Jonathan; Akbar, Rahmat Fadli; Kurohman, Taufik; Kamal, Ushy Awalia
Abdi Bhara Vol. 4 No. 2 (2025): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v4i2.4324

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dengan tujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya dalam pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat di Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Penyuluhan hukum dilakukan melalui pendekatan partisipatif-edukatif kepada siswa tingkat SMP dengan materi yang mencakup bentuk-bentuk kenakalan remaja, risiko penyalahgunaan obat, sanksi hukum yang berlaku, serta upaya preventif melalui pemahaman norma dan peraturan hukum. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya kepatuhan terhadap hukum, yang ditandai dengan inisiatif pembentukan kelompok “Remaja Sadar Hukum” sebagai tindak lanjut program. Selain itu, kegiatan pendukung berupa pembangunan taman membaca juga berhasil direalisasikan guna mendukung literasi anak dan remaja serta memperkuat kesadaran hukum melalui media edukatif nonformal. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya hukum dan literasi di tingkat desa melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa.