Alfarizki, Muhammad Rona
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Etnomatematika pada Profile Gypsum di Toko Abidin Gypsum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Alfarizki, Muhammad Rona; Gazali, Rahmita Yuliana; Jabar, Abdul
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2023
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v10i1.4725

Abstract

Etnomatematika merupakan matematika yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dan sesuai dengan kebudayaan setempat yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Adanya etnomatematika memberikan pandangan bahwa pembelajaran matematika tidak hanya terpaku di dalam kelas tetapi dunia luar berupa budaya sekitar yang dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran matematika. Melalui bentuk produk dari profile gypsum di toko Abidin Gypsum dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengenalkan konsep matematika salah satunya konsep geometri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan konsep matematika berupa konsep geometri yang terdapat pada bentuk produk profile gypsum yaitu lis gypsum dan dum gypsum profile gypsum di toko Abidin Gypsum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi yaitu mendeskripsikan dan menganalisis tentang makna kebudayaan melalui penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.Hasil penelitian terdapat salah satu konsep matematika yaitu konsep geometri yakni bentuk bangun datar dan bentuk bangun ruang dari produk profile gypsum. Bentuk bangun datar  yang ditemukan berupa persegi panjang, persegi, belah ketupat dan lingkaran. Sedangkan bentuk bangun ruang yang ditemukan adalah berupa jaring-jaring limas segi delapan.