Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemantauan intensitas lahan terbangun dan dampaknya terhadap albedo dan suhu permukaan lahan di Jakarta Dibyanti Danniswari; Rian Adetiya Pratiwi; Olivia Seanders
Jurnal Arsitektur Lansekap Vol. 11, No. 2 Oktober 2025
Publisher : Prodi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JAL.2025.v11.i02.p10

Abstract

Urban expansion significantly alters surface characteristics, leading to changes in albedo and land surface temperature (LST) that contribute to the urban heat island phenomenon. This study aims to monitor the intensity of built-up land in Jakarta using the Modified Built-up Index (MBUI) and to analyze its relationship with surface albedo and LST over a ten-year period (2014–2024). Landsat-8 data were processed in Google Earth Engine to retrieve MBUI, albedo, and LST. The results reveal that MBUI and LST are negatively correlated, as expected, while MBUI–albedo and LST–albedo exhibit positive correlations, which contradict many previous studies. These findings suggest that built-up materials in Jakarta generally have higher albedo compared to vegetation and water bodies, a condition that may differ from other urban contexts. This highlights the unique role of material composition and urban morphology in shaping the city’s thermal environment. Overall, the study demonstrates the effectiveness of MBUI for monitoring urban built-up intensity and highlights the importance of integrating material properties, vegetation, and urban form to better understand and mitigate UHI impacts.
PENATAAN RUANG LUAR DI PERMUKIMAN EMPLASEMEN PERKEBUNAN TEH PASIR MALANG, PANGALENGAN Qurrotu Aini Besila; Nur Intan Simangunsong; Diana Irvindiaty Hendrawan; Dibyanti Danniswari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39137

Abstract

Tantangan utama yang dihadapi masyarakat pemetik teh di emplasemen Perkebunan Pasir Malang adalah kurangnya penataan ruang luar di sekitar emplasemen, sehingga fungsinya belum optimal dalam mendukung aktivitas sehari-hari para penghuni. Selain itu, kondisi ini turut mempengaruhi potensi pengembangan wisata, mengingat wisatawan tidak hanya tertarik pada proses produksi teh, tetapi juga ingin merasakan dan melihat kehidupan sehari-hari para pemetik teh. Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui perancangan ruang luar yang fungsional dan produktif. Melalui kegiatan ini, kami menyusun rekomendasi desain ruang luar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuni emplasemen dan mendukung pengembangan sektor pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan di mana dilakukan pemaparan desain penataan lingkungan luar emplasemen yang telah dibuat berdasarkan kebutuhan warga dan pemaparan tentang kesehatan lingkungan. Hasil dari PkM ini adalah warga menerima wawasan tentang jenis-jenis tanaman yang dapat ditanam di pekarangan mereka, bagaimana penataan ruang luar yang efektif dan efisien, serta wawasan mengenai kesehatan lingkungan. Peserta yang hadir menunjukkan antusiasme terhadap materi yang telah dipaparkan. Warga tertarik untuk memanfaatkan pekarangannya untuk ditanami tanaman hias, sayur, atau obat untuk dikonsumsi dan dijual.
Edukasi Pemanfaatan Lahan Terbatas untuk Urban Farming di SMA Negeri 78 Jakarta Rini Fitri; Reza Fauzi; Dibyanti Danniswari; Tazkiaturrizki; Soffan Isro Faina
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v5i1.2433

Abstract

Lahan terbatas yang terdapat di SMAN 78 Jakarta saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan urban farming. Edukasi urban farming adalah salah satu upaya yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan, dan ketrampilan bagi pelajar di SMAN 78 Jakarta dalam mengembangkan urban farming. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan mengenai urban farming baik dari segi desain lanskap lahan terbatas, pemilihan jenis tanaman pangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan atau penyampaian materi, diskusi, dan praktik lapangan. Materi yang disampaikan yaitu pengenalan urban farming, pemanfaatan lahan terbatas, cara budidaya tanaman dan pentingnya pelestarian lingkungan sekolah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan peningkatan pemahaman pelajar terhadap urban farming, dan menimbulkan minat dan ketrampilan pelajar dalam praktik urban farming dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program Adiwiyata di SMAN 78 Jakarta dan memotivasi pelajar dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah melalui penerapan urban farming.